Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH FINANCIAL DISTRESS, OWNERSHIP, CG INDEX TERHADAP ACCURAL EARNING MANAGEMENT; STOCK LIQUIDITY SEBAGAI VARIABEL MODERASI Mardianto, Mardianto; Simdy, Vivian
MEASUREMENT : Jurnal Program Studi Akuntansi Vol 18, No 2 (2024): MEASUREMENT : JURNAL AKUNTANSI DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/mja.v18i2.7031

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh kesulitan keuangan, struktur kepemilikan, dan Corporate Governance Index (CGI) terhadap manajemen laba akrual pada perusahaan LQ45 di Bursa Efek Indonesia. Selain itu, penelitian ini mengkaji peran likuiditas saham sebagai variabel moderasi sebelum dan setelah pandemi COVID-19. Hasil menunjukkan bahwa kesulitan keuangan, kepemilikan institusional, dan kepemilikan konsentrasi memiliki hubungan signifikan terhadap manajemen laba akrual terutama setelah pandemi. Temuan ini menunjukkan bahwa pandemi COVID-19 memperkuat pengaruh faktor-faktor tersebut terhadap praktik manajemen laba perusahaan. CGI ditemukan tidak memiliki pengaruh signifikan, sementara likuiditas saham menjadi faktor moderasi yang signifikan pada beberapa variabel
Penerapan Sistem VHP (Visual Hotel Program Pada Hotel Aston Batam & Residences Egnes, Egnes; Jennifer, Jennifer; Angelica, Jecelyn; Edly, Jenny; Ardiyanti, Windy; Simdy, Vivian; Suhardjo, Iwan
SEIKO : Journal of Management & Business Vol 6, No 2.1 (2023)
Publisher : Program Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/sejaman.v6i2.4632

Abstract

Kemajuan teknologi saat ini memberikan kemudahan bagi setiap perusahaan dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, hal ini dikarenakan adanya sistem ERP yang handal dan dapat terintegrasi secara real time. Salah satu perusahaan dibidang perhotelan yang memanfaatkan sistem ERP berupa sistem VHP (Visual Hotel Program) yaitu Aston Hotel Batam & Residences yang terletak di pusat Nagoya, kota Batam, provinsi Kepulauan Riau. Penerapan sistem VHP pada Aston Hotel Batam & Residences dikarenakan perusahaan ingin memberikan kemudahan bagi setiap department dalam melakukan aktivitas proyek di perhotelan tersebut. Oleh karena itu, penulis tertarik untuk melakukan metode berupa wawancara dan dokumentasi mengenai pengerjaan proyek mengunakan penerapan sistem VHP pada Aston Hotel Batam & Residences. Setelah dilakukan metode penelitian, penulis dapat menyimpulkan bahwa tidak dapat dipungkiri sistem software tentu memiliki kelebihan dan kekurangan. Tetapi dibalik itu, hingga saat ini pengunaan sistem VHP pada perusahaan membuat keberhasilan dalam menjalan proyek yang dilakukan. Dikarenakan keunggulan dari sistem VHP yang membantu kinerja dari masing-masing department, sehingga proyek serta kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan memberikan perkembangan yang positif bagi perusahaan. Kata Kunci: Aston Hotel Batam & Residences, VHP (Visual Hotel Program), Proyek, Metode.
Analisis Kasus PT Bumi Resources Tbk Dengan Teknik Cash Flow Shenanigans Christian, Natalis; Istiqomah, Nurul; Simdy, Vivian; Dharmawan, Caesar; Angel, Angel
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13377

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyebarkan wawasan dan mengedukasi auditor dan investor tentang potensi rekayasa arus kas yang dilakukan manajemen PT Bumi Resources, Tbk (BUMI). Jenis penelitian ini menggunakan teknik penulisan yang didasarkan pada studi kasus penipuan. Metode penelitian ini menggunakan metode campuran yaitu gabungan metode kualitatif dan kuantitatif dimana data berbentuk angka dan pengungkapan dari laporan keuangan PT Bumi Resources, Tbk tahun 2019 sampai dengan tahun 2023. Hasil Penelitian ini menunjukkan adanya kegiatan bertujuan untuk memanipulasi laporan keuangan dengan melakukan kejahatan arus kas ke-2 dimana adanya perubahan drastis pada angka belanja modal yang dapat mengindikasikan upaya manipulasi laporan keuangan dan kejahatan arus kas ke-3 dimana BUMI dengan intensi penuh menunda pelunasan kewajibannya sehingga meningkatkan arus kas operasinya. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi informasi yang berguna dan relevan bagi auditor, investor dan peneliti lainnya dalam mendeteksi rekayasa laporan keuangan.
Analysis of Sharia Bank Financial Reports on Industrial Accounting Instruments Rosana, Jackie; Jessica, Jessica; Pangestu, Krisnawati Yeni; Shelsy, Shelsy; Simdy, Vivian; Dewi, Sari
Jurnal Ekonomi Balance Vol. 20 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : Perpustakaan dan Penerbitan Unismuh Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jeb.v20i1.15327

Abstract

This research aims to analyze accounting instruments in the financial reports of PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) and classify the types of instruments based on the social requirements pyramid. The research method uses quantitative analysis by reviewing BSI's financial reports for the 2020-2022 period. Data is analyzed to identify murabahah, istishna, ijarah receivables, as well as mudharabah and musyarakah financing. The research results show that murabahah, istishna and ijarah receivables experience significant changes from year to year. In 2020, Murabahah receivables amounting to 86,564,664 million rupiah, increased to 98,333,857 million rupiah in 2021, and 120,700,195 million rupiah in 2022. Istishna receivables showed a decrease from 607 million rupiah in 2020 to 131 million rupiah in 2022. receivables Ijarah also experienced fluctuations with a total of 23,917 million rupiah in 2020, decreasing to 1,653 million rupiah in 2022. Mudharabah and musyarakah financing also showed a changing trend, with mudharabah financing falling from 2,598,787 million rupiah in 2020 to 1,001,957 million rupiah in 2022, while musyarakah financing increased from 50,896,175 million rupiah in 2020 to 66,450,946 million rupiah in 2022. The conclusion of this research states that BSI has fulfilled its economic, legal and ethical responsibilities in accordance with the pyramid of social requirements. The classification of financial instruments shows that mudharabah and musyarakah are included in the sharia-based category, while ijarah, istishna, and murabahah are included in the sharia compliance category. These findings show that BSI operates in accordance with sharia financial principles, making a positive contribution to national economic development and community welfare