This Author published in this journals
All Journal Hipotesa
Umar , Munazar
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Tindakan Pihak Luar Berkaitan Dengan Insider Trading Dalam Perdagangan Saham Umar , Munazar
HIPOTESA - Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 18 No 1 (2024): HIPOTESA
Publisher : STIA Abdul Azis Kataloka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu jenis kejahatan dalam pasar modal adalah insider trading. Dalam insider trading pihak tidak langsung sebagai pihak luar yang memperoleh informasi rahasia perusahaan dari insider. Pihak luar merupakan pihak yang menerima informasi rahasia perusahaan dari insider baik secara pasif maupun aktif melawan hukum maupun tidak melawan hukum demi keuntungan pribadi dalam perdagangan saham. Hal inilah yang sangat merugikan investor dalam melakukan perdagangan saham. Oleh karena itu maka dibutuhkan perlindungan bagi investor terhadap tindakan pihak luar tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normative. Hasil penelitian menunjukan bahwa bentuk tindakan pihak luar tersebut dapat dilakukan secara aktif dan pasif. Secara aktif dengan melakukan perbuatan melawan hukum seperti mengancam, membujuk orang dalam dan mencuri. Sedangkan secara pasif tanpa melakukan perbuatan melawan hukum yang mana dalam hal ini orang dalam secara sadar tanpa tekanan apapun meupun tidak sengaja memberikan informasi rahasia perusahan kepada pihak luar tersebut dan upaya perlindungan hukum terhadap investor terhadap tindakan pihak luar berkaitan dengan insider trading dalam pasar modal dapat dilakukan dengan 3 cara yaitu memberikan kepastian hukum, pengawasan dan penegakan.
Implementasi Smart Contract Dalam Bisnis Digital: Prespektif Hukum Perdata Dan Perlindungan Pihak Terlibat Umar , Munazar
HIPOTESA - Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 19 No 1 (2025): HIPOTESA
Publisher : STIA Abdul Azis Kataloka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi blockchain telah menghadirkan terobosan berupa smart contract, yaitu protokol digital yang secara otomatis melaksanakan isi suatu perjanjian. Kendati menawarkan efisiensi dan keamanan dalam transaksi, penerapan smart contract menghadirkan tantangan hukum, khususnya dalam konteks hukum perdata indonesia yang masih mengacu pada kuh perdata. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kesesuaian smart contract dengan unsur-unsur sahnya perjanjian sebagaimana tercantum dalam pasal 1320 kuh perdata, serta menganalisis bentuk perlindungan hukum yang layak bagi para pihak yang terlibat. Melalui pendekatan yuridis normatif, penelitian ini menemukan bahwa belum terdapat landasan hukum yang memadai untuk mendukung implementasi smart contract secara optimal. Tidak adanya regulasi khusus, ketimpangan dalam penguasaan teknologi, serta keterbatasan dalam mekanisme penyelesaian sengketa menjadi hambatan utama. Oleh karena itu, diperlukan pembaruan hukum yang bersifat progresif melalui penyusunan regulasi khusus, penetapan standar transparansi algoritmik, serta penguatan sistem e-court dan online dispute resolution demi menjamin kepastian dan keadilan hukum di era digital.
Tindakan Pihak Luar Berkaitan Dengan Insider Trading Dalam Perdagangan Saham Umar , Munazar
HIPOTESA - Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 18 No 1 (2024): HIPOTESA
Publisher : STIA Abdul Azis Kataloka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu jenis kejahatan dalam pasar modal adalah insider trading. Dalam insider trading pihak tidak langsung sebagai pihak luar yang memperoleh informasi rahasia perusahaan dari insider. Pihak luar merupakan pihak yang menerima informasi rahasia perusahaan dari insider baik secara pasif maupun aktif melawan hukum maupun tidak melawan hukum demi keuntungan pribadi dalam perdagangan saham. Hal inilah yang sangat merugikan investor dalam melakukan perdagangan saham. Oleh karena itu maka dibutuhkan perlindungan bagi investor terhadap tindakan pihak luar tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normative. Hasil penelitian menunjukan bahwa bentuk tindakan pihak luar tersebut dapat dilakukan secara aktif dan pasif. Secara aktif dengan melakukan perbuatan melawan hukum seperti mengancam, membujuk orang dalam dan mencuri. Sedangkan secara pasif tanpa melakukan perbuatan melawan hukum yang mana dalam hal ini orang dalam secara sadar tanpa tekanan apapun meupun tidak sengaja memberikan informasi rahasia perusahan kepada pihak luar tersebut dan upaya perlindungan hukum terhadap investor terhadap tindakan pihak luar berkaitan dengan insider trading dalam pasar modal dapat dilakukan dengan 3 cara yaitu memberikan kepastian hukum, pengawasan dan penegakan.