Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERLINDUNGAN HAK KONSUMEN OLEH BANK DALAM PEMBELIAN PERUMAHAN MELALUI SISTEM PRE PROJECT-SELLING KPR Nuraisyah, Kania; Ohesa, Suci Lestari; Sari, Pepiyanti Ayu Puspita; Susanti, Pipi
Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Vol. 8 No. 6 (2024): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3783/causa.v8i6.7496

Abstract

Penelitian ini diharapkan memberi fungsi untuk mengkaji aspek perlindungan konsumen dalam transaksi jual beli properti yaitu perumahan yang menggunakan sistem pre project-selling, yang dapat dilakukan melalui pembayaran tunai atau Kredit Kepemilikan Rumah (KPR). Sistem pre-project selling dengan skema KPR diatur dalam Pasal 15 ayat (1) huruf a angka 2 Peraturan Bank Indonesia Nomor 20/8/PBI/2018 tentang Rasio Loan to Value (LTV) untuk Kredit Properti, Rasio Financing to Value (FTV) untuk Pembiayaan Properti, serta Uang Muka untuk Kredit atau Pembiayaan Kendaraan Bermotor. Peraturan ini mewajibkan bank yang menyalurkan Kredit Properti (KP) atau Pembiayaan Properti (PP) untuk properti yang belum sepenuhnya tersedia agar mematuhi ketentuan tersebut, memiliki perjanjian dengan pengembang yang menjamin penyelesaian properti sesuai perjanjian dengan nasabah. Dengan demikian, bank secara tidak langsung bertanggung jawab atas kelalaian pengembang dalam menyelesaikan properti sesuai perjanjian. Penelitian ini mengandalkan metode wawancara sebagai teknik pengumpulan data dari berbagai pihak terkait, termasuk bank, pengembang, dan konsumen. Hasil wawancara menunjukkan bahwa bank wajib menjalin kesepakatan kerja sama dengan pihak pengembang yang menyatakan bahwa pengembang sanggup menyelesaikan properti sesuai perjanjian. Untuk meningkatkan kepercayaan konsumen, bank juga harus memenuhi persyaratan lain sebagaimana diatur dalam Pasal 15 ayat (1) huruf a angka 3 peraturan tersebut. Bank bertanggung jawab atas kerugian yang dialami konsumen jika pengembang gagal memenuhi perjanjian atau melakukan wanprestasi. Tanggung jawab bank ini didukung oleh jaminan yang diberikan pengembang kepada bank, yang digunakan untuk menjamin penyelesaian kewajiban pengembang kepada konsumen sesuai perjanjian
REVITALISASI PEMBERDAYAAN UMKM MELALUI STRATEGI SPANDUK DAN LABELING DALAM MENGAKSELERASI PERTUMBUHAN EKONOMI MASYARAKAT DESA GUNUNG BESAR KECAMATAN ARMA JAYA Nuraisyah, Kania
TRIBUTE: JOURNAL OF COMMUNITY SERVICES Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/tribute.v6i1.37024

Abstract

Penelitian ini mengkaji revitalisasi pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui strategi spanduk dan labeling dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Gunung Besar, Kecamatan Arma Jaya. UMKM memiliki peran krusial dalam mendukung perekonomian lokal, namun tantangan yang dihadapi UMKM seperti keterbatasan akses pasar dan kurangnya pengenalan produk menjadikan penghambat pertumbuhan UMKM. Penelitian ini menggunakan pendekatan partisipatif dengan data yang dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi spanduk dan labeling yang tepat dapat meningkatkan visabilitas produk UMKM, menarik minat konsumen, dan memperluas jangkauan pasar. Spanduk yang dirancang dengan estetika yang menarik dan informasi yang jelas mampu menarik perhatian konsumen potensial. Sementara itu, labeling yang informatif dan menarik dapat meningkatkan citra produk dan kepercayaan konsumen. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi spanduk dan labeling tidak hanya meningkatkan daya saing produk UMKM, tetapi juga berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Gunung Besar, Kecamatan Arma Jaya. Oleh karena itu, disarankan kepada pemerintah daerah dan lembaga terkait untuk memberikan dukungan yang lebih besar dalam bentuk pendampingan terhadap UMKM yang sedang berkembang. Dengan demikian UMKM dapat semakin berkembang secara berkelanjutan dan memberikan konstribusi yang lebih besar terhadap perekonomian desa. Penelitian ini memberikan wawasan baru tentang pentingnya strategi spanduk dan labeling dalam pemberdayaan UMKM dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi desa. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pengambil kebijakan dan praktisi dalam merancang program pemberdayaan UMKM yang lebih efektif dan berkelanjutan.