Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MODUS OPERANDI TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG DITINJAU BERDASARKAN HUKUM INTERNASIONAL (Studi Kasus Penyekapan Pekerja Migran Indonesia Di Kamboja) Putri, Mutiara Jasmine; Saffanah, Zahra; Septiana, Kinanti Puput; Putri, Salsa Nabila; Putri, Tata Adela; Arianti, Deby
Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Vol. 8 No. 9 (2024): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3783/causa.v8i9.7698

Abstract

Tindak pidana perdagangan orang (TPPO) merupakan kejahatan serius yang melibatkan eksploitasi terhadap korban, termasuk pekerja migran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum terhadap pekerja migran Indonesia (PMI) yang menjadi korban TPPO di Kamboja. Dengan menggunakan metode penelitian yuridis normatif, pendekatan yang digunakan meliputi pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Penelitian ini meninjau ketentuan dalam UU No. 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang serta UU No. 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan yang mencakup literatur, jurnal, artikel, dan media massa relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun regulasi telah dirancang untuk melindungi pekerja migran, implementasi di lapangan masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk kurangnya koordinasi antar lembaga dan minimnya pemahaman PMI mengenai hak-hak mereka. Penelitian ini merekomendasikan penguatan perlindungan hukum melalui peningkatan sosialisasi, perbaikan mekanisme pengawasan, dan kerja sama internasional yang lebih efektif. Dengan demikian, diharapkan penanganan TPPO terhadap PMI dapat lebih optimal untuk menjamin keadilan bagi para korban.
Tingkat Literasi Digital Mahasiswa Teknik Informatika dan Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Bengkulu: Tinjauan Berdasarkan Kompetensi Individu Putri, Salsa Nabila; Kurniawati, Juliana
Jurnal Audiens Vol. 6 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v6i4.678

Abstract

This study examines the digital literacy of students at Universitas Muhammadiyah Bengkulu across three dimensions of individual competence: use skills, critical understanding, and communicative abilities. A mixed methods approach with a convergent parallel design was employed, integrating quantitative data from 74 respondents collected via a 5-point Likert scale questionnaire and analyzed using descriptive statistics and independent sample T-tests, along with qualitative data from in-depth interviews with 10 informants analyzed thematically. The findings indicate that students’ digital literacy ranges from sufficient to high, with differences across study programs. Informatics students excel in use skills, whereas Communication students demonstrate stronger critical understanding and communicative abilities. The T-tests revealed significant differences across all three dimensions: use skills (t = 2.150; p = 0.034), critical understanding (t = 1.993; p = 0.049), and communicative abilities (t = 1.993; p = 0.040). Qualitative findings reinforce the quantitative results, highlighting differences in patterns of media usage, comprehension, and practices according to academic orientation. The study underscores that digital literacy is shaped by a combination of individual competence and educational context. These findings are crucial for designing digital literacy programs tailored to the specific needs of different academic disciplines, enabling students to become critical, responsible, and adaptive digital users in the information age.