Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Social And Economics Research

SEGMENTASI PENGGUNA APLIKASI MOBILE DAN TV STREAMING MENGGUNAKAN ANALISIS CLUSTERING K-MEANS DENGAN PYTHON: STUDI KASUS PENGGUNA DI PULAU JAWA Jeffry Kurniawan; Lisdyanto; Ali Sudrajat; Jerry Heikal
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 1 (2025): JSER, June 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i1.900

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi segmentasi pengguna layanan streaming digital berbasis Aplikasi Mobile Android dan Android-TV di wilayah pulau Jawa dan sekitarnya. Metode penelitian menggunakan kusioner online. Data dikumpulkan melalui survey dan diproses menggunakan K-Means clustering menggunakan olah data Pyton, melalui kurang lebih 200 orang responden pengguna aplikasi streaming mobile android-TV. Berdasarkan hasil analisis menghasilkan lima persona utama: Movie Lovers, Religi Family Streamer, Big Screen Lover, Esport Mobile Fan, Local Budget Viewer. Masing-masing persona mencerminkan preferensi terhadap pengeluaran bulanan untuk entertaiment, pengelompokan usia, Gender, waktu yang dihabiskan untuk menonton streaming dalam satu minggu, Jenis layanan streaming yang diminati VOD/ Linear- Channel, kategori konten yang disukai, Jumlah TV yang dimiliki, dan kesukaan menonton pada TV atau smartphone. Segmentasi pada penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 88 orang responden masuk ke dalam target segmen Big Screen Lover dengan value preposition pembuatan product yang diselaraskan dengan segmentasi yang terbentuk. Temuan ini, menekankan pentingnya strategi pemasaran yang ditargetkan dan disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan spesifik dari masing-masing segmen yang terbentuk. Dengan memanfaatkan Informasi dari penelitian ini, diharapkan bisa digunakan bagi Perusahaan yang bergerak pada bidang Aplikasi Streaming Mobile dan Android-TV agar bisa mengoptimalkan produk atau paket yang akan ditawarkan, sesuai dengan kemampuan daya beli konsumen, serta juga bisa merekomendasikan konten yang akan disajikan dalam aplikasi, dan mengetahui platform mana yang paling disukai (Android- Mobile atau Android-TV).
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LANGGANAN PELANGGAN TERHADAP FMX ATAU ONESTREAM MENGGUNAKAN REGRESI LOGISTIK BINER DENGAN ALAT PYTHON Lisdyanto; Ali Sudrajat; Jeffry Kurniawan; Jerry Heikal
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 1 (2025): JSER, June 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i1.979

Abstract

Keputusan untuk berlangganan (subscribe) layanan FMX dan Onestream yang merupakan layanan TV Anywhere atau TV Streaming, memiliki tantangan yang menarik untuk dianalisis, terutama dalam memahami faktor-faktor yang memengaruhi perilaku konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor- faktor utama yang memengaruhi keputusan pelanggan untuk melakukan subscribe FMX dan Onestream. Metode penelitian yang digunakan adalah regresi logistik biner dengan bantuan Phyton. Data dikumpulkan melalui survei terhadap 415 Responden pengguna FMX dan Onestrean yang dipilih secara acak. Variabel independen meliputi berbagai aspek seperti (1) Desain, (2) Kemudahan, (3) Responsif, (4) Hiburan, (5) Content, (6) Harga, (7) informasi, (8) Aplikasi dan (9) Paket, sementara variabel dependen adalah keputusan berlangganan (subscribe). Data survei diolah menggunakan Phyton, dengan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh signifikan terhadap keputusan subscribe adalah kualitas konten dan responsive aplikasi yang memuaskan. Faktor lainnya tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan subscribe. Berdasarkan analisis terhadap 415 responden, model regresi logistik berhasil memprediksi bahwa sebanyak 308 konsumen akan berlangganan (subcribe) dan 0 konsumen tidak akan melakukannya, dengan tingkat akurasi model sebesar 74,2 %. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi kami dan penyedia layanan serupa untuk memfokuskan strategi pemasaran pada kualitas aplikasi (responsive) dan variasi konten guna untuk meningkatkan keputusan pelanggan untuk subscribe.
ANALISIS STRATEGIS MASUKNYA VINFAST KE PASAR KENDARAAN LISTRIK (EV) DI INDONESIA SEJAK 2024 Ali Sudrajat; Lisdyanto; Jeffry Kurniawan; Ovalia Rukmana
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 2 (2025): JSER, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i2.1209

Abstract

Transisi global menuju kendaraan listrik (Electric Vehicles/EVs) telah mendorong disrupsi struktural dalam industri otomotif, di mana persaingan semakin bergeser dari diferensiasi produk menuju inovasi model bisnis dan strategi penetapan harga. Di Indonesia, meskipun pasar EV didukung oleh populasi besar dan kebijakan pemerintah yang proaktif, tingkat penetrasi masih relatif rendah akibat tingginya harga pembelian awal dan kekhawatiran konsumen terhadap risiko baterai. Kondisi ini menciptakan tantangan strategis bagi pendatang baru seperti VinFast yang memasuki pasar tanpa keunggulan skala produksi maupun posisi merek yang mapan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara strategis masuknya VinFast ke pasar kendaraan listrik Indonesia dengan menelaah peran model Battery-as-a-Service (BaaS) sebagai instrumen penetapan harga strategis dalam mendukung pencapaian keunggulan biaya. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif berbasis data sekunder yang bersumber dari literatur akademik, laporan industri, kebijakan publik, dan publikasi perusahaan. Analisis dilakukan menggunakan kerangka SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman VinFast, serta Porter’s Five Forces untuk mengevaluasi intensitas persaingan industri EV di Indonesia. Hasil analisis menunjukkan bahwa VinFast menggunakan strategi market entry yang berfokus pada rekayasa struktur harga dan model kepemilikan melalui BaaS sebagai strategic pricing tool, yang diperkuat oleh pendekatan ecosystem-led market entry melalui layanan taksi listrik. Namun, keberlanjutan strategi ini sangat bergantung pada kesiapan ekosistem, stabilitas regulasi, dan kemampuan perusahaan mengelola risiko finansial jangka panjang. Penelitian ini berkontribusi pada literatur strategi dengan mengaitkan cost leadership, inovasi model bisnis, dan analisis industri dalam konteks pasar EV di negara berkembang.