Rina Helmina
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FORMULASI GEL EKSTRAK METANOL DAUN BALIK ANGIN (Alphitonia incana (Roxb.) Teijsm. & Binn. Ex Kurz): Bahasa Indonesia Hafiz Ramadhan; Rina Helmina; Yuni Fahriana; Rahmi Muthia; Fitriyanti; Dyera Forestryana
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/farmasains.v11i2.9863

Abstract

Daun Balik Angin (Alphitonia incana (Roxb.) Teijsm. & Binn. Ex Kurz) yang dimaserasi dengan metanol dapat menghambat pertumbuhan S. aureus dan S. epidermidis dengan kadar hambat minimum (KHM) 927 μg/mL dan 1428 μg/mL. Ekstrak daun yang diekstraksi dengan Soxhlet memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat (IC50 32 μg/ml), sehingga ekstrak tersebut dapat dikembangkan menjadi sediaan topikal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formula terbaik berdasarkan karakteristik dan stabilitas (Freeze-thaw cycling) sediaan gel ekstrak metanol daun balik angin. Daun balik angin diekstraksi menggunakan metode maserasi dan soxhlet dengan pelarut metanol, dan dibuat menjadi sediaan gel menggunakan variasi konsentrasi karbopol yaitu 0,5% (F1), 0,75% (F2), dan 1% (F3). Evaluasi sediaan meliputi uji organoleptis, homogenitas, daya sebar, daya lekat, pH, viskositas, dan hedonik. Hasil karakteristik organoleptis berwarna kuning hingga coklat kekuningan, bau khas ekstrak, memiliki tekstur semi solid yang lembut dan homogen. Semua formula memenuhi persyaratan evaluasi fisik sediaan topikal selama siklus pengujian freeze-thaw. Berdasarkan evaluasi fisik, siklus pengujian freeze-thaw, dan uji hedonik dapat disimpulkan bahwa didapatkan formula terbaik dengan konsentrasi Karbopol 0,75% pada ekstrak hasil soxhlet dan formula terbaik dari ekstrak hasil maserasi pada konsentrasi karbopol 0,5%.
Fenomena Penodaan Agama di Indonesia (Studi Komparatif Kitab Suci Al-Qur’an dan Kitab Suci Weda) Rina Helmina
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.5596

Abstract

Fenomena penodaan agama di Indonesia telah menjadi isu yang kompleks, meskipun kebebasan beragama dijamin oleh undang-undang. Ketentuan hukum mengenai larangan penghinaan terhadap agama bertujuan untuk melindungi hak beragama setiap individu, namun seringkali menimbulkan ketegangan di masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi pandangan Islam dan Hindu mengenai penodaan agama, dengan fokus pada ajaran dari kitab suci al-Qur'an dan kitab suci Weda. Penelitian dilakukan melalui kajian pustaka dengan pendekatan deskriptif-analitis, menggunakan data dari kedua kitab suci serta sumber-sumber lain yang relevan. Dengan memahami fenomena penodaan agama dan sikap kedua agama terhadapnya, artikel ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam menciptakan dialog yang konstruktif, memperkuat kerukunan antaragama, dan membangun masyarakat yang harmonis dalam konteks Indonesia yang multikultural.