Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KEPEMIMPINAN DALAM KEWIRAUSAHAAN SOSIAL MENGUBAH TANTANGAN MENJADI PELUANG BISNIS Miriyani, Miriyani; Asriati, Nuraini
Bisnis-Net Vol 7, No 2: DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/bn.v7i2.5008

Abstract

Revolusi industri 4.0 merupakan tantangan terbesar bagi organisasi yang saat ini dicirikan dengan perubahan signifikan dalam lingkungan bisnis. Kepemimpinan merupakan kunci dalam menghadapi krisis dan menumbuhkan semangat untuk kemajuan wirausaha pada umumnya. Kepemimpinan yang mampu menciptakan para wirausaha sosial yang berorientasi pada pembangunan masyarakat. Para wirausaha sosial diharapkan mampu memberikan peningkatan kinerja wirausaha dalam menghadapi perubahan. Penelitian ini menggunakan metodologi Systematic Literature Review (SLR), dimana Systematic Literature Review merupakan jenis tinjauan literatur dengan menggunakan metode sistematis yang bertujuan untuk mengumpulkan data sekunder berupa karya ilmiah, jurnal, dan sumber lainnya yang relevan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan mampu meningkatkan jumlah wirausaha sosial yang mampu memberikan dampak signifikan untuk kinerja yang berkelanjutan dalam menghadapi tantanga menjadi peluang bisnis dalam situasi yang dinamis.
Langkah-Langkah Implementasi Pendidikan Karakter yang Terintegrasi dalam Pembelajaran Ekonomi Miriyani, Miriyani; Asriati, Nuraini
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Vol 1, No 01 (2024): Seminar Nasional Pendidikan (SNP) Tahun 2024
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jppk.v1i01.87464

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan gambaran tentang cara guru menerapkan pendidikan karakter terintegrasi dalam pendidikan ekonomi di SMA Miftahul Ulum Kubu Raya. Penelitian ini dibuat melalui pendekatan deskriptif kualitatif dan studi kasus. Wawancara, observasi, dan analisis dokumen adalah metode pengumpulan data yang digunakan. Analisis data dilakukan menggunakan. Studi menunjukkan bahwa perencanaan dilakukan, yaitu dengan membuat modul ajar yang unik. Untuk melaksanakannya, nilai-nilai karakter ditanamkan dalam pembelajaran ekonomi melalui praktik, contoh, dan penerapan. Penanaman nilai-nilai karakter dinilai secara afektif melalui lembar pengamatan sikap yang mengukur kesopanan, jujur, disiplin, tangung jawab, peduli, dan kerja sama. Permasalahan yang dihadapi guru adalah pengarus lingkungan keluarga, kurikulum yang padat, kurangnya teladan dari guru yang lain, dan pengaruh teknologi. Guru harus meningkatkan kemampuan mereka untuk menerapkan pendidikan karakter dalam kurikulum merdeka dengan menyelenggarakan IHT (In House Training) terkait pendidikan karakter yang terintegrasi dalam pembelajaran. IHT juga dapat membantu guru membuat modul ajar yang mengandung nilai-nilai karakter dan mendorong peserta didik untuk menjadi lebih aktif dan terlibat dalam kegiatan belajar.
Penguatan Kapasitas Kompetensi Pelaku UKM HW Trans Rasau Jaya Berbasis Startup Learning Path Asriati, Nuraini; Maksum, Junaidi H.; Achmadi, Achmadi; Syahrudin, Husni; Syamsuri, Syamsuri; Miriyani, Miriyani; Haryanto, Ellisius Dwi; Febrianty, Hasya
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/xky4tx65

Abstract

Pelaku UKM di Kawasan Industri Terpadu Mandiri HW Trans Rasau Jaya masih menghadapi berbagai permasalahan, terutama rendahnya literasi digital, keterbatasan kompetensi manajerial, belum optimalnya pemanfaatan teknologi, serta lemahnya inovasi dalam pengembangan produk. Untuk mengatasi persoalan tersebut, tim PKM Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Tanjungpura melaksanakan kegiatan penguatan kapasitas usaha melalui pendekatan Startup Learning Path. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UKM agar mampu menerapkan strategi bisnis modern dan meningkatkan daya saing. Metode pelaksanaan meliputi pendidikan masyarakat, pendekatan ABCD, ceramah interaktif, diskusi, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Jumlah peserta pada kegiatan ini yaitu 20 orang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta secara signifikan, ditandai perubahan pemahaman dari “tidak tahu” menjadi “tahu” pada sebagian besar materi pelatihan, serta tingginya antusiasme peserta selama sesi pelatihan. Kesimpulannya, penerapan Startup Learning Path terbukti efektif dalam memperkuat kompetensi UKM dan mendorong kesiapan mereka menghadapi tuntutan digitalisasi usaha.