Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS 3 FAKTOR KENYAMANAN BERIBADAH DI MASJID BEKASI Pratama, Rizki Ananda
JoDA Journal of Digital Architecture Vol 2, No 2: Maret 2023
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/joda.v2i2.4274

Abstract

Aktivitas ibadah umat muslim di masjid saat pandemi sebelumnya dibatasi penggunaanya dan pemakaiannya. Kewajiban seorang mulim untuk melakukan ibadah khususnya laki-laki di masjid adalah hal yang sudah diatur dalam agama, sehingga masjid harus bisa memberikan kenyamanan untuk setiap pengguna didalamnya. Penggunaan masjid sudah ditetapkan menjadi 5 waktu diluar kegiatan lain seperti kegiatan majelis, acara keagamaan, tempat untuk pembelajaran dan kegiatan positif lainnya yang dapat difungsikan didalam ataupun sekitaran area masjid. Faktor kenyamanan dalam pencahayaan dan suara merupakan suatu hal wajib agar terciptanya suasana kondusif dan tidak mengganggu pengguna yang ada didalam dan sekitarnya. Masjid Jami’ Al-Ukhuwwah Bekasi merupakan masjid yang berada di daerah kering dan panas sehingga ketiga faktor kenyamanan tersebut harus bisa diatasi. Faktor pencahayaan akan berdampak pada kenyamanan termal yang berdampak ketidak nyamanan karena suhu yang sangat panas dan kelembapan udara di dalam bangunan tersebut. Faktor dari kebisingan dapat menyebabkan terganggunya kegiatan keagamaan didalam masjid tersebut. Pengukuran kenyamanan termal didalam masjid menggunakan CBE Thermal Comfort di 5 Waktu sholat untuk menganalisis apakah perlu adanya ubahan terhadap bukaan dari fasad masjid. Pengukuran dan analisis pencahayaan yang cukup menggunakan lux meter dan disesuaikan dengan standar yang telah disepakati oleh kebijakan internasioanl. Pengukuran untuk tingkat kebisingan menggunakan dB meter dan disesuaikan dengan standar yang telah ada.
Tren Penilaian Formatif dan Portofolio untuk Pendidikan Dasar: Solusi Pengganti Ujian Standar Ramadhani, Nur Aisyah; Pratama, Rizki Ananda; Putri, Elena Maharani
FONDASI: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 1 (2026): FONDASI: Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/fondasi.v2i1.344

Abstract

Standardized testing systems in primary education are increasingly criticized for their inability to comprehensively measure 21st-century competencies. This study aims to analyze trends in formative and portfolio assessment as alternatives to standardized tests in primary education contexts. This research employs a systematic literature review approach of 30 scientific articles published between 1990-2025, focusing on the implementation of formative and portfolio assessment in primary education. Findings indicate that portfolio assessment enhances student engagement in learning processes, provides a holistic view of competency development, and supports constructivist learning principles. Formative assessment integrated with technology (e-portfolios) proves effective in providing continuous feedback and authentically documenting students' learning progress. Formative and portfolio assessment offer a more comprehensive, humanistic approach aligned with 21st-century competency demands compared to traditional standardized tests, although implementation requires adequate teacher preparation and infrastructure support.