Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan E-Modul Fisika Berbasis 5E Learning Cycle pada Materi Pengukuran Terhadap Pemahaman Konsep Siswa Ramadhani, Nur Aisyah; Lubis, Rajo Hasim
Lensa: Jurnal Kependidikan Fisika Vol. 13 No. 2: December 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/j-lkf.v13i2.17834

Abstract

Penelitian didasari oleh rendahnya pemahaman konsep fisika siswa yang masih di bawah Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Penelitian bertujuan untuk mengembangkan E-Modul berbasis 5E Learning Cycle yang valid, praktis, dan efektif sehingga mampu meningkatkan pemahaman konsep siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan menggunakan model 4-D yang terdiri dari: Define, Design, Develop, Disseminate. Subjek penelitian yaitu ahli materi dan ahli desain untuk validasi E-Modul, serta respon guru dan respon siswa untuk kepraktisan. Respon siswa terbagi menjadi dua, yaitu kelompok kecil berjumlah 6 siswa kelas X-7 dan kelompok besar berjumlah 35 siswa kelas X-4, serta tes untuk melihat peningkatan pemahaman konsep siswa kelas X-4 sehingga diketahui keefektifan E-Modul. Hasil penelitian uji validasi yang dikembangkan dikategorikan “sangat valid”. E-Modul dikategorikan “sangat praktis” melalui hasil respon guru, uji kelas kecil, dan uji kelas besar. E-Modul dikategorikan “sangat efektif” melalui hasil tes pemahaman konsep dengan N-Gain sebesar 0,73. Dengan demikian disimpulkan bahwa E-Modul berbasis 5E Learning Cycle valid, praktis, dan efektif sehingga mampu meningkatkan pemahaman konsep siswa pada materi pengukuran. Penelitian ini menawarkan kontribusi melalui integrasi E-Modul dan pendekatan 5E Learning Cycle yang belum pernah diaplikasikan pada materi pengukuran secara spesifik.
Tren Penilaian Formatif dan Portofolio untuk Pendidikan Dasar: Solusi Pengganti Ujian Standar Ramadhani, Nur Aisyah; Pratama, Rizki Ananda; Putri, Elena Maharani
FONDASI: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 1 (2026): FONDASI: Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/fondasi.v2i1.344

Abstract

Standardized testing systems in primary education are increasingly criticized for their inability to comprehensively measure 21st-century competencies. This study aims to analyze trends in formative and portfolio assessment as alternatives to standardized tests in primary education contexts. This research employs a systematic literature review approach of 30 scientific articles published between 1990-2025, focusing on the implementation of formative and portfolio assessment in primary education. Findings indicate that portfolio assessment enhances student engagement in learning processes, provides a holistic view of competency development, and supports constructivist learning principles. Formative assessment integrated with technology (e-portfolios) proves effective in providing continuous feedback and authentically documenting students' learning progress. Formative and portfolio assessment offer a more comprehensive, humanistic approach aligned with 21st-century competency demands compared to traditional standardized tests, although implementation requires adequate teacher preparation and infrastructure support.
Perlindungan Multidimensional Bagi Pekerja Migran Indonesia Non Prosedural Oleh Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kalimantan Utara Ramadhani P, Berthi; Ismail, Ismail; Nabilah, Eva Albatun; Ramadhani, Nur Aisyah
Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik Vol. 6 No. 2 (2025): (JIHHP) Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jihhp.v6i2.6972

Abstract

Peningkatan jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) Non Prosedural menunjukkan keterbatasan akses terhadap kesempatan kerja layak sekaligus tingginya praktik perekrutan ilegal di Indonesia. Negara memiliki kewajiban konstitusional untuk melindungi seluruh warga negara, termasuk PMI non prosedural. Objek risetnya adalah PMI Non Prosedural. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan multidimensional oleh BP3MI Kaltara kepada PMI non prosedural serta mengidentifikasi upaya preventif pencegahan PMI non prosedural di perbatasan Kalimantan Utara, Indonesia Malaysia. Metode penelitian menggunakan metode hukum empiris dengan pendekatan yuridis sosiologis melalui wawancara, observasi dan analisis kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BP3MI Kalimantan Utara memberikan perlindungan hukum, ekonomi, dan sosial melalui pengawasan jalur perbatasan, pendampingan hukum, pemulangan dan reintegrasi sosial serta sosialisasi/edukasi migrasi yang aman. Namun demikian, keterbatasan fasilitas pelatihan, rendahnya pengetahuan teknologi digital dan cepatnya perkembangan jaringan perekrutan ilegal menjadi tantangan utama. Negara tetap berkewajiban memberikan perlindungan kepada PMI Non Prosedural berdasarkan prinsip non diskriminasi dan amanat konstitusi. Penelitian ini merekomendasikan penguatan sosialisasi, peningkatan fasilitas pelatihan dan kolaborasi lintas sektor.