Defina
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peningkatan Kulitas Hidup Keluarga Melalui Penyuluhan 8 Fungsi Keluarga di Posyandu dan Persepsi Warga Bogor Defina; Nafisah, Salma; Kamila, Yasmin; Dwifano, Tacha; Rifaldi, Muhammad; Revaly Prasasta Sudewo, Vieri; Zulfiqar, Zhafier; Hade Murti, Muhammad
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 4 (2024): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v8i4.15353

Abstract

Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) merupakan salah satu kegiatan pengabdian masyarakat. Lokasi KKNT adalah Kelurahan Pamoyanan Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Berdasarkan hasil survei dan wawancara kepada warga diketahui permasalahan yang ada di RW 11, yaitu pernikahan dini, anak putus sekolah, lingkungan kotor, dan gizi buruk. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai fungsi keluarga melalui penyuluhan fungsi keluarga. Metode pelaksanaan kegiatan penyuluhan dilakukan pretes sebelum penyuluhan dilaksanakan lalu dilaksanakan penyuluhan pada 14 Juli 2022 di Posyandu Mekar Seruni, RW 11 Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor oleh Kepala Departemen Ilmu Keluaraga, Fakultas Ekologi Manusia, IPB. Setelah kegiatan penyuluhan, dilakukan postes dan evaluasi. Hasilnya, adanya peningkatan pengetahuan masyarakat terhadap fungsi keluarga. Masyarakat berpendapat bahwa mereka mendapatkan ilmu dan pemahaman terkait kedelapan fungsi keluarga, yaitu fungsi agama, sosial budaya, cinta dan kasih sayang, perlindungan, reproduksi, sosialisasi dan pendidikan, ekonomi, serta lingkungan. Dampak yang dialami masyarakat adalah kegiatan penyuluhan dapat memicu rasa ingin tahu, kesadaran, dan keinginan untuk mengimplementasikan materi yang disampaikan. Masyarakat juga sangat tertarik apabila diadakan kembali kegiatan penyuluhan yang serupa. Keberlanjutan program ini adalah adanya pendampingan oleh dosen dan mahasiswa KKNT.
Peningkatan Kulitas Hidup Keluarga Melalui Penyuluhan 8 Fungsi Keluarga di Posyandu dan Persepsi Warga Bogor Defina; Nafisah, Salma; Kamila, Yasmin; Dwifano, Tacha; Rifaldi, Muhammad; Revaly Prasasta Sudewo, Vieri; Zulfiqar, Zhafier; Hade Murti, Muhammad
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 4 (2024): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v8i4.15353

Abstract

Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) merupakan salah satu kegiatan pengabdian masyarakat. Lokasi KKNT adalah Kelurahan Pamoyanan Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Berdasarkan hasil survei dan wawancara kepada warga diketahui permasalahan yang ada di RW 11, yaitu pernikahan dini, anak putus sekolah, lingkungan kotor, dan gizi buruk. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai fungsi keluarga melalui penyuluhan fungsi keluarga. Metode pelaksanaan kegiatan penyuluhan dilakukan pretes sebelum penyuluhan dilaksanakan lalu dilaksanakan penyuluhan pada 14 Juli 2022 di Posyandu Mekar Seruni, RW 11 Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor oleh Kepala Departemen Ilmu Keluaraga, Fakultas Ekologi Manusia, IPB. Setelah kegiatan penyuluhan, dilakukan postes dan evaluasi. Hasilnya, adanya peningkatan pengetahuan masyarakat terhadap fungsi keluarga. Masyarakat berpendapat bahwa mereka mendapatkan ilmu dan pemahaman terkait kedelapan fungsi keluarga, yaitu fungsi agama, sosial budaya, cinta dan kasih sayang, perlindungan, reproduksi, sosialisasi dan pendidikan, ekonomi, serta lingkungan. Dampak yang dialami masyarakat adalah kegiatan penyuluhan dapat memicu rasa ingin tahu, kesadaran, dan keinginan untuk mengimplementasikan materi yang disampaikan. Masyarakat juga sangat tertarik apabila diadakan kembali kegiatan penyuluhan yang serupa. Keberlanjutan program ini adalah adanya pendampingan oleh dosen dan mahasiswa KKNT.
MINDFULNESS, SOCIAL SUPPORT, AND ELDERLY QUALITY OF LIFE Adara, Naufalia; Pranadji, Diah Krisnatuti; Defina
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 12 No. 2 (2025): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JKKP.122.02

Abstract

Abstract The quality of life of the elderly can be influenced by mindfulness which is a person's awareness to accept his life and social support from family, friends, and special people. This study aims to analyze the effect of mindfulness and social support on the quality of life of the elderly. The study involved 66 elderlies, consisting of 33 elderlies in Sindang Barang Village, Bogor City and 33 elderlies in Ciasmara Village, Bogor Regency. The study used a cross-sectional design with purposive sampling according to the research criteria, namely elderly widows who live with children. Mindfulness and social support of urban and rural elderly are categorized as low, while quality of life is categorized as good. There were no differences between urban and rural widowed elderly in mindfulness and social support, but there were differences in quality of life. Rural elderly has a better quality of life than urban. Correlation tests showed that family support was related to quality of life. Regression tests showed family support had a positive effect on quality of life. In widowed elderly, high family support will improve their quality of life. Abstrak Kualitas hidup lansia dapat diperngaruhi oleh mindfulness yang merupakan kesadaran seseorang untuk menerima hidupnya serta dukungan sosial dari keluarga, teman, dan orang spesial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh mindfulness dan dukungan sosial terhadap kualitas hidup lansia. Penelitian melibatkan 66 lansia, terdiri dari 33 lansia di Kelurahan Sindang Barang Kota Bogor dan 33 lansia di Desa Ciasmara Kabupaten Bogor. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan purposive sampling sesuai kriteria penelitian, yaitu lansia janda yang tinggal bersama anak. Mindfulness dan dukungan sosial lansia perkotaan dan pedesaan berkategori rendah, sedangkan kualitas hidup berkategori baik. Tidak ada perbedaan antara lansia janda di perkotaan dan pedesaan pada mindfulness dan dukungan sosial, namun terdapat perbedaan pada kualitas hidup. Lansia pedesaan memiliki kualitas hidup lebih baik daripada perkotaan. Uji korelasi menunjukkan dukungan keluarga berhubungan dengan kualitas hidup. Uji regresi menunjukkan dukungan keluarga berpengaruh positif terhadap kualitas hidup. Pada lansia janda, tingginya dukungan keluarga akan meningkatkan kualitas hidupnya.
Coping Strategies, Stress Levels of Housewives, and Their Influence on Family Communication Lidiawati; Krisnatuti, Diah; Defina
Journal of Family Sciences Vol. 10 No. 2 (2025): Journal of Family Sciences
Publisher : Department of Family and Consumer Sciences, Faculty of Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jfs.v10i2.57661

Abstract

Family communication is essential for family life. This study aimed to determine the influence of family characteristics, coping strategies, and homemaker stress levels on family communication. The respondents in this study were housewives with children of a minimum age of junior high school. A total of 100 respondents were obtained using volunteer sampling techniques, of which 50 people were domiciled in villages and 50 in cities in the Bogor area. The results indicate that the education of husbands and wives and family income in villages are lower than those in cities. However, the number of children living in cities was more significant than that living in villages. In addition, the number of mothers in villages categorized as high was more significant than in cities. Likewise, regarding stress levels, the average stress level of mothers in villages was lower than that of mothers in cities. The average communication of mothers in villages and cities was higher for conversation-oriented communication than conformity. The results of the regression test showed that stress levels and coping strategies had a significant positive effect on family communication during conversations. In addition, coping strategies significantly positively affected communication orientation conformity. This implies that stress and coping strategies influence family communication. Thus, family conformity orientation communication must continue to improve to reduce maternal stress levels.