Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGEMBANGAN KUALITAS PRODUK GULA GENDING MELALUI INOVASI KEMASAN, LOGO, DAN VARIAN RASA PADA UMKM DESA KEMBANG KERANG DAYA, LOMBOK TIMUR Aulia Putri, Husnianti; Aqshal, Muhammad; Dini, Faras Embun; Wahyudi, Didin; Aditya, Dimas; Juliyardi, Nasrun; Islammya, Nurul; Wahdah, Nurul; Ariani, Sulhan; Ramadani, Wanda Dian
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2024): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v7i1.6059

Abstract

Usaha mikro atau usaha kecil dan menengah (UMKM) merupakan salah satu tulang punggung perekonomian Indonesia. Peran UMKM adalah memenuhi kebutuhan masyarakat akan produk-produk berkualitas unggul, membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan daerah. Salah satu usaha mikro yang paling menonjol di Desa Kembang Kerang Daya ialah dalam bidang pangan berupa produksi gula gending, namun pendistribusiannya dinilai kurang meluas. Tujuan dari pengabdian ini adalah mengembangkan produk gula gending dalam rangka mewujudkan UMKM naik kelas untuk meningkatkan hasil penjualan dan cakupan pendistribusian. Metode pelaksanaan yang dilakukan berupa observasi, diskusi, praktik, dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini ialah perubahan produk menjadi lebih unggul meliputi inovasi kemasan, logo, dan varian rasa guna menambah minat beli konsumen. Dari hasil kegiatan yang dilakukan, diharapkan dapat membuat UMKM Gula Gending Kembang Kerang Daya berkembang lebih pesat lagi sehingga dapat meningkatkan perekonomian desa.
Komunikasi Empatik sebagai Strategi Sosiologis Perawat dalam Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit Sayang Rakyat Makassar Wahyudi, Didin
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.21202

Abstract

Penelitian ini mengkaji komunikasi empatik sebagai strategi sosiologis perawat dalam pelayanan kesehatan di sebuah rumah sakit di Makassar. Tujuannya memahami praktik komunikasi empatik, faktor yang memengaruhi, serta dampaknya terhadap kualitas layanan dan relasi sosial antara perawat, pasien, dan tim kesehatan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-eksploratif dengan wawancara mendalam, observasi non-partisipatif, dan dokumentasi, dianalisis melalui reduksi, kategorisasi, interpretasi makna, serta diuji keabsahannya dengan triangulasi, member check, dan audit trail. Hasil menunjukkan empat tema utama: (1) komunikasi empatik dimaknai sebagai peran sosial dan kepedulian kemanusiaan; (2) praktik empatik muncul lewat sapaan personal, mendengarkan aktif, penjelasan sederhana, dan sentuhan menenangkan; (3) hambatan berupa beban kerja, keterbatasan waktu, kondisi emosional pasien/keluarga, dan minimnya pelatihan komunikasi; (4) komunikasi empatik menjadi jembatan terapeutik yang membangun kepercayaan, meningkatkan kepatuhan, serta memperkuat kolaborasi tim kesehatan. Kesimpulannya, komunikasi empatik bukan sekadar keterampilan klinis, melainkan strategi sosiologis yang memperkaya hubungan manusiawi, meningkatkan kepuasan, dan efektivitas layanan.
Pola Pengasuhan Anak pada Keluarga Perantau: Kasus pada Keluarga Perantau di Desa Bune Kecamatan Libureng Kabupaten Bone Wahyudi, Didin
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3337

Abstract

Orang tua menjadi pelaku utama dan pertama dalam mendidik dan mengasuh anak dalam lembaga pendidikan informal yaitu keluarga, tapi bagaimana jika orang tua pergi bekerja merantau ke luar kota. Maka dari itu tujuan dari penelitian ini adalah: (i) Untuk mengetahui pola pengasuhan anak pada keluarga perantau di Desa Bune Kecamatan Libureng Kabupaten Bone, (ii) untuk mengetahui prilaku sosial anak pada keluarga perantau di Desa Bune Kecamatan Libureng Kabupaten Bone, (iii)  untuk mengetahui Pola pengasuhan apa yang efektif di terapkan pada keluarga perantau di Desa Bune Kecamatan Libureng Kabupaten Bone. Jenis penelitian ini adalah deskriktif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Lokasi penelitian di di Desa Bune Kecamatan Libureng Kabupaten Bone. Kriteria informan Subjek penelitian ini adalah lima orang tua tunggal (ibu) yang ditinggal suami merantau. Teknik pengumpulan data penelitian ini yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data penelitian ini yaitu melalui triangulasi. Teknik analisis data penelitian ini mencakup reduksi data, penyajian data, dan verivikasi atau penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa informan menggunakan tiga pola pengasuhan anak yaitu (i) Mabullosipeppa, (ii) Assamaturuken, dan (iii) Kuasa Ale. Namun orang tua cenderung menggunakan pola asuh Kuasa Ale. Pemilihan pola asuh tersebut disebabkan oleh faktor budaya, ekonomi keluarga, dan pekerjaan orang tua. Anak berpola asuh Kuasa Ale kurang bisa bersosialisasi baik cenderung mempunyai sifat mendominasi tidak mau kalah sedangkan pola Mabullosipeppa cenderung pendiam hanya mengikuti saja, keduanya terbukti mempunyai dampak yang kurang baik terhadap prilaku sosial anak. Berbeda dengan pola asuh Assamaturuken yang mempunyai dampak baik untuk perkembangan prilaku sosial anak, anak menjadi mempunyai teman banyak karena pintar menempatkan diri di lingkungan sosial.
PENGARUH APLIKASI PUPUK KANDANG SAPI DAN KOMPOS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN EDAMAME [Glycine max (L.) Merr.] Wahyudi, Didin; Karyawati, Anna Satyana; Sitompul, Syukur Makmur
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 2 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu sumber alami unsur hara yang diserap tanaman ialah bahan organik. Bahan organik mengalami proses dekomposisi, dimana hasil akhirnya berupa hara tersedia bagi tanaman. Tanaman edamame tumbuh dengan baik di tanah yang subur, yang dicirikan dengan tingkat bahan organik yang tinggi. Produksi edamame dapat ditingkatkan dengan pemberian bahan organik pada tanah melalui pemupukan organik. Tujuan penelitian ini ialah untuk mempelajari jenis dan dosis pupuk organik yang dapat menghasilkan pertumbuhan dan hasil yang baik pada tanaman edamame. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus – Oktober 2015, di lahan PT. Mitratani Dua Tujuh, Jl. Brawijaya No. 83, Mangli, Kaliwetas, Kabupaten Jember. Perlakuan terdiri dari kontrol (tanpa pemupukan organik), pupuk kandang sapi 8 ton ha-1, pupuk kandang sapi 16 ton ha-1, pupuk kandang sapi 24 ton ha-1, pupuk kompos 8 ton ha-1, pupuk kompos 16 ton ha-1, dan pupuk kompos 24 ton ha-1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk organik mempengaruhi tinggi tanaman dan jumlah daun tanaman edamame. Pupuk organik tidak mempengaruhi jumlah polong edamame, dan mempengaruhi bobot segar polong edamame hanya pada polong berisi 2 biji sempurna, polong berisi biji semuanya tidak sempurna (kisut), dan total. Berdasarkan hasil penelitian, aplikasi pupuk kandang sapi dan kompos memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan tanaman edamame, dimana perlakuan pupuk kandang sapi 24 ton ha-1 memberikan pengaruh tertinggi, dan tidak memberikan pengaruh terhadap hasil tanaman edamame.
Strengthening anti-corruption efforts for the digital native generation based on the path analysis model Pusvita, Djulya Eka; Asriyani, Arini; Dharma, Surya; Wahyudi, Didin
Integritas: Jurnal Antikorupsi Vol 11 No 2 (2025): INTEGRITAS: Jurnal Antikorupsi
Publisher : Komisi Pemberantasan Korupsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32697/integritas.v11i2.1621

Abstract

The results of observations on the digital native generation indicate a problem in which students generally have limited understanding of the impacts of corruption and tend to believe that corruption only occurs at the governmental level, having no direct relevance to their personal lives. Based on this issue, it is important to explore the factors that may influence anti-corruption behavior among digital natives, particularly because variables such as digital legal literacy, character education, and teacher performance have rarely been examined comprehensively in this context. Therefore, this study aims to investigate the crucial mediating role of digital legal literacy in the relationship between character education and teacher performance in shaping anti-corruption behavior among digital native students. This research employed a quantitative approach by developing a path analysis model. The population consisted of digital native students enrolled at the senior high school level in Gowa Regency. Data were collected using a Likert-scale questionnaire, and the data analysis technique used was path analysis. The findings reveal that digital legal literacy plays a significant mediating role in the influence of character education and teacher performance on shaping anti-corruption behavior among digital native students at the senior high school level.