Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Community Knowledge on Child Gastrointestinal Disease, Growth, and Development : A Cross Sectional Study in Mandangin Islan, Sampang, Indonesia ATHIYYAH, ALPHA FARDAH; Subijanto Marto Sudarmo; Reza Gunadi Ranuh; Andy Darma; Mira Irmawati; Khadijah Rizky Sumitro; Muhammad Irawan; Budiyanto; Novi Rahayu Arianti; Steven Christian Susianto; Sacharissa Zerlina Tsarwah Thirafi
Journal of Community Medicine and Public Health Research Vol. 5 No. 2 (2024): Journal Community Medicine and Public Health Research
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jcmphr.v5i2.54969

Abstract

The prevalence of diarrhea in Madura is higher than in East Java. Mandangin island, an isolated island in Sampang, Madura has limited access to healthcare and knowledge. It will lead to disruptions in the children’s growth and development. This study aimed to evaluate the impact of health education on community knowledge about gastrointestinal disorders and children’s development. This cross-sectional study involved 48 subjects from Mandangin Island, Sampang by total sampling. The subjects received some presentations related to gastrointestinal disease, growth, and development in children using a handbook and audio-visual media. The subjects were required to complete pretest and posttest questionnaires. The pretest and post-test results were processed and analyzed using the statistical software “SPSS” and the Wilcoxon test. Most of the subjects were housewives with a mean age of 28.73 ± 6.22 years old. There was a significant difference between pre-and post-test in gastrointestinal disease, growth, and development in children (46.04 ± 21.71 vs 62.29 ± 13.25, p<0.001). This study found that health education through face-to-face, handbooks, and audiovisual media can enhance community knowledge.
Dampak Pelatihan Terhadap Pengetahuan Tenaga Kesehatan Mengenai Pencegahan dan Penanganan Campak di Kabupaten Sumenep Sulistiawati, Sulistiawati; Athiyyah, Alpha Fardah; Steven Christian Susianto; Dwiyanti Puspitasari
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 8 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v5i8.3452

Abstract

Campak menjadi tantangan kesehatan masyarakat global yang signifikan, sehingga memerlukan pemantauan yang kuat dan intervensi yang cepat, terutama di wilayah dengan tingkat vaksinasi yang fluktuatif dan kepadatan penduduk yang tinggi. Di Indonesia, meskipun telah dilakukan kampanye vaksinasi nasional, wabah lokal sering terjadi. Kabupaten Sumenep, yang terletak di Pulau Madura, Jawa Timur, merupakan wilayah kritis di mana kompetensi tenaga kesehatan yang efektif menjadi kunci dalam strategi penanggulangan selama kejadian luar biasa (KLB) atau skenario pandemi. Studi ini melihat efektivitas pendekatan pelatihan berbasis presentasi yang ditargetkan, dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapan tenaga kesehatan di Kabupaten Sumenep terkait protokol pencegahan, deteksi, dan penangan campak. Metode yang digunakan adalah desain satu kelompok dengan pre-test dan post-test, menggunakan kuesioner pilihan ganda standar berisikan 10 pertanyaan untuk mengevaluasi pengetahuan sebelum dan setelah intervensi pelatihan. Materi pelatihan berfokus pada pembaruan epidemiologi terkini, kriteria diagnostik klinis, prosedur isolasi, dan strategi komunikasi publik yang esensial untuk mengelola wabah. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan secara statistik pada skor rata-rata tes post-test (skor rata-rata: 94 ± 10,7) dibandingkan dengan skor rata-rata pre-test (skor rata-rata: 59 ± 17,08). Penelitian menyimpulkan bahwa intervensi pelatihan singkat dan terarah yang disampaikan melalui presentasi merupakan strategi yang efisien dan efektif untuk meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan dalam merespons wabah penyakit menular secara cepat di Kabupaten Sumenep.