Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembentukan Kader Seroja (Kesehatan Reproduksi Remaja) Untuk Mencegah Pernikahan Dini Di SMPN 2 Singosari Diadjeng Setya Wardani; Sri Andarini; Ratna Diana Fransisca; Nur Aini Retno Hastuti
KRESNA: Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Jurnal KRESNA November 2024
Publisher : DRPM Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/kresna.v4i2.157

Abstract

Pernikahan dini merupakan salah satu masalah sosial yang berdampak luas pada kehidupan remaja, termasuk pada aspek kesehatan reproduksi, pendidikan, dan kesejahteraan ekonomi. Upaya pencegahan pernikahan dini memerlukan strategi yang komprehensif, salah satunya melalui pemberdayaan remaja sebagai agen perubahan di lingkungan mereka. Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk kader SEROJA (Kesehatan Reproduksi Remaja) di SMPN 2 Singosari, Kabupaten Malang, sebagai langkah preventif untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kemampuan remaja dalam mencegah pernikahan dini. Metode yang digunakan adalah peer group discussion dan pelatihan intensif kepada para kader remaja yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu. Kader SEROJA dilatih untuk menjadi fasilitator diskusi, penyuluh, dan penggerak di kalangan teman sebaya. Program ini melibatkan guru, orang tua, dan tenaga kesehatan untuk memastikan dukungan yang menyeluruh. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pembentukan kader SEROJA secara signifikan meningkatkan pemahaman remaja tentang kesehatan reproduksi dan risiko pernikahan dini. Para kader juga mampu menyebarluaskan informasi kepada teman sebaya mereka, menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung pencegahan pernikahan dini. Hasil post-test setelah diberikan perlakuan, sebagian besar siswa memiliki sikap baik (85%), dan sebagian besar siswa menyadari pentingnya melanjutkan studi (90%). Kesimpulan: Pembentukan kader SEROJA di tingkat sekolah efektif untuk meningkarkan pengetahuan dan sikap siswa/remaja dalam menyikapi pernikahan dini di SMPN 2 Singosari.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TERKAIT GANGGUAN MENSTRUASI DENGAN KECEMASAN PADA SISWI DI MTS KHADIJAH MALANG Labiba, Sharfina Nur; Loeki Enggar Fitri; Nur Aini Retno Hastuti
Journal of Issues in Midwifery Vol. 9 No. 3 (2025): Volume 9 No 3 Tahun 2025
Publisher : Journal of Issues in Midwifery

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.JOIM.2025.009.03.1

Abstract

Masa remaja ditandai dengan perubahan fisik dan emosional yang dapat memengaruhi kesehatan reproduksi, termasuk gangguan menstruasi dan kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap remaja terhadap gangguan menstruasi dengan tingkat kecemasan pada siswi MTS Khadijah Malang. Desain penelitian yang digunakan adalah cross-sectional dengan jumlah sampel 66 responden yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 48,5% responden memiliki pengetahuan baik, 36,4% cukup, dan 15,2% buruk terkait gangguan menstruasi. Sebanyak 56,1% memiliki sikap negatif, sedangkan 43,9% memiliki sikap positif. Tingkat kecemasan bervariasi, dengan 37,9% tidak cemas, 24,2% cemas ringan, 27,3% cemas sedang, dan 10,6% cemas berat. Analisis statistik menunjukkan hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dan kecemasan (p=0,016), di mana remaja dengan pengetahuan lebih baik cenderung memiliki tingkat kecemasan lebih rendah. Namun, tidak ditemukan hubungan signifikan antara sikap dan kecemasan (p=0,755), yang menunjukkan bahwa faktor lain seperti pengalaman pribadi dan lingkungan sosial dapat memengaruhi sikap remaja. Penelitian ini menyoroti pentingnya edukasi kesehatan reproduksi yang lebih komprehensif, yang tidak hanya meningkatkan pengetahuan tetapi juga membentuk sikap positif terhadap gangguan menstruasi. Kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan tenaga kesehatan diperlukan untuk memberikan informasi yang tepat guna meningkatkan kesiapan remaja dalam menghadapi perubahan biologis dan emosional.Kata kunci: remaja, gangguan menstruasi, kecemasan, pengetahuan, sikap