Smart Identity Learning and Education merupakan konsep pemberdayaan masyarakat yang menekankan kepada peningkatan kapasitas dan kecakapan masyarakat sebagai upaya pembangunan kehidupan masyarakat sosial dan berpendidikan. Konsep ini akan berfokus pada peningkatan literasi dengan membentuk pojok-pojok literasi sebagai pusat pembelajaran dan pengembangan kapasitas setiap identitas-identitas yang tergabung kedalam ekosistem sosial di desa. Konsep tersebut diinisiasi oleh Tim PPK Ormawa Himip Fisip Unri dalam melakukan pengabdian di Desa Pagaruyung dengan membentuk Lima Pojok Literasi Bertuah. Metode pelaksanaan program terdiri dari sosialisasi, edukasi, pelatihan dan pendampingan serta menggunakan Partisitipatory Rural Appraisal sebagai pedoman penyusunan program. Pelaksanaan program dilaksanakan dengan bermitra kepada Pemerintah Desa dan Pemerintah Kabupaten Kampar. Sasaran dari pelaksanaan program ini adalah penyelenggara pemerintah, Peserta Didik TK dan SD, PKK, Karang Taruna dan UMKM di Desa Pagaruyung. Indikator keberhasilan program terdiri dari terbentuknya lima pojok literasi, dihasilkannya kurikulum pembelajaran non-formal, meningkatnya keberhasilan dan kecakapan hidup masyarakat, dan tumbuhnya kegiatan ekonomi baru. Hasil dari kegiatan ini adalah adanya peningkatan kapasitas pengetahuan masyarakat dan keterampilan kecakapan hidup masyarakat yang menjadi peserta pojok literasi serta tumbuhnya kegiatan ekonomi baru sebagai implementasi keterampilan kecakapan hidup yang diajarkan di pojok literasi.