Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Konsep Smart Identity Learning and Education sebagai Upaya Pembangunan Kehidupan Masyarakat Sosial dan Berpendidikan di Desa Pagaruyung Ginting, Gilang Arihta; Asyifa, Nurul; Sari, Elvina Mutia; Azhari, Muhammad; Febrina, Rury Febrina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 8, No 1 (2025): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v8i1.7846

Abstract

Smart Identity Learning and Education merupakan konsep pemberdayaan masyarakat yang menekankan kepada peningkatan kapasitas dan kecakapan masyarakat sebagai upaya pembangunan kehidupan masyarakat sosial dan berpendidikan. Konsep ini akan berfokus pada peningkatan literasi dengan membentuk pojok-pojok literasi sebagai pusat pembelajaran dan pengembangan kapasitas setiap identitas-identitas yang tergabung kedalam ekosistem sosial di desa. Konsep tersebut diinisiasi oleh Tim PPK Ormawa Himip Fisip Unri dalam melakukan pengabdian di Desa Pagaruyung dengan membentuk Lima Pojok Literasi Bertuah. Metode pelaksanaan program terdiri dari sosialisasi, edukasi, pelatihan dan pendampingan serta menggunakan Partisitipatory Rural Appraisal sebagai pedoman penyusunan program. Pelaksanaan program dilaksanakan dengan bermitra kepada Pemerintah Desa dan Pemerintah Kabupaten Kampar. Sasaran dari pelaksanaan program ini adalah penyelenggara pemerintah, Peserta Didik TK dan SD, PKK, Karang Taruna dan UMKM di Desa Pagaruyung. Indikator keberhasilan program terdiri dari terbentuknya lima pojok literasi, dihasilkannya kurikulum pembelajaran non-formal, meningkatnya keberhasilan dan kecakapan hidup masyarakat, dan tumbuhnya kegiatan ekonomi baru. Hasil dari kegiatan ini adalah adanya peningkatan kapasitas pengetahuan masyarakat dan keterampilan kecakapan hidup masyarakat yang menjadi peserta pojok literasi serta tumbuhnya kegiatan ekonomi baru sebagai implementasi keterampilan kecakapan hidup yang diajarkan di pojok literasi.
Pacu Sampan as a Cultural Tourism Attraction: A Study on Tourism Development Potential at The Taman Bunga Impian Okura Pekanbaru Ibrahim, Mariaty; Martina, Elti; Etika, Etika; Asyifa, Nurul; Prambudi, Yogi; Zacky Faluti, M.
International Journal of Science and Environment (IJSE) Vol. 5 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijse.v5i4.305

Abstract

The research was conducted at one of Pekanbaru’s tourist attractions, Taman Bunga Impian Okura, which served as the study location and research object for tourism development. Tourism development plays a crucial role today in preventing visitor fatigue caused by repetitive offerings. Therefore, destination managers must actively explore development opportunities to encourage repeat visits and create renewed tourist experiences. Pacu Jalur, a water-based traditional rowing festival held in Kuansing Regency, is one example of a cultural tourism attraction featured on the international tourism calendar. Inspired by Pacu Jalur’s success in utilizing cultural uniqueness, Taman Bunga Impian Okura also promotes pacu sampan culture as a potential tourism attraction. In addition to functioning as a recreational paddle sport, this activity supports natural and man-made educational tourism as well as sports tourism. Taman Bunga Impian Okura features a diverse collection of ornamental flowers, numerous handmade creative products, and performances showcasing local arts, culture, and culinary traditions. Its development has contributed to economic revitalization and generated new employment opportunities for the surrounding community. Continuous innovation and diversification of attractions have helped position Taman Bunga Impian Okura as a floral tourism destination in Pekanbaru. Strategically located along the banks of the Siak River, the site offers environmental, cultural, and recreational potential capable of enhancing the visitor experience. Research findings suggest that Taman Bunga Impian Okura, with its riverfront location, is being developed as a sports-based tourism destination to strengthen visitor engagement and increase tourist interest.