Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Kelompok Perikanan (Pokdakan) Melalui Diversifikasi Produk Budidaya Maggot Black Soldier Fly Bibin, Muhammad; Aksan, Muhammad; Irwan, Muhammad; Zafitri, Nur; Ardian, Ani
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i3.16429

Abstract

Background: Pemberdayaan kelompok perikanan Anugrah melalui diversifikasi produk maggot Black Soldier Fly (BSF) di Desa Maddenra, Kecamatan Kulo, merupakan upaya strategis dalam mendukung ekonomi sirkular dan pengelolaan limbah organik. Maggot BSF, dengan kemampuan yang baik dalam biokonversi limbah organik menjadi produk bernilai ekonomis seperti pakan ikan, pupuk kasgot, tepung maggot serta maggot kering, menjadi solusi dalam mengurangi biaya produksi pakan ikan dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas teknis kelompok perikanan Anugrah dalam mengelola limbah organik rumah tangga melalui biokonversi maggot dan diversifikasi produk hasil biokonversi. Metode: Kegiatan pengabdian ini dikuti oleh 25 peserta yang terdiri dari kelompok mitra (Pokdakan Anugrah), masyarakat Desa Maddenra dan Mahasiswa UMS Rappang. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini melalui penyuluhan, demontrasi plot, pendampingan dan evaluasi. Hasil: Kegiatan PKM ini menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam memproduksi berbagai produk turunan maggot, termasuk pupuk kasgot, maggot kering, tepung maggot, dan pelet maggot. Peningkatan ini berdampak langsung terhadap penguatan ekonomi lokal dan berkontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan melalui pengelolaan limbah yang lebih efisien. Keberhasilan program PKM ini tercermin dari peningkatan pemahaman peserta hingga 92,8%. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini sangat membantu kelompok mitra dalam meningkatkan pendapatan mereka melalui biokonversi maggot dan diversifikasi produk maggot BSF.
Operational Standards for Water Quality Management and Vannamei Shrimp Hatchery Process at PT. Esaputlii Main Initiative of Barru Regency Muhammad Bibin; Bibin, Muhammad; Anggara, Ferdi; Syahrir, Futri; Zafitri, Nur; Sukmawati, Sukmawati
Jurnal Media Akuakultur Indonesia Vol 5 No 3 (2025): Indonesian Journal of Aquaculture Medium
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/x6q60k86

Abstract

Vannamei shrimp or Litopanaeus vannamei is a species of shrimp native to the waters of central and south America, such as Ecuador, Vanezuela, Panama, and Brazil. It was cultivated in Indonesia in 2001 to replace the species Litopanaeus monodon, which experienced decline and production failures due to poor water quality and disease risk. The purpose of this study is to find the water quality management method used to produce vannamei shrimp larvae (Litopenaeus vannamei) in PT. Esaputlii Prakarsa Utama, Barru Regency. The activity was carried out through a participatory approach and direct observation for 4 months (February to May 2025). The results of the study revealed that (1) Strict sanitation of production containers (brood rearing tanks, egg hatching, larvae, and feed cultures) with 100 ppm of chlorine was used; (2) Integrated seawater and freshwater resource management (salinity 30–33 ppt, pH 7–8.3); (3) Routine monitoring of water quality parameters (temperature: 31–34 °C, salinity: 30–32 g/L, pH: 8.1–8.5, alkalinity: 128–152 mg/L); and (4) Operational techniques such as flowthrough in the mother tank and gradual water replacement (10–30%) in the larval tank. If this can be applied to small-scale vannamei shrimp farmers in Barru Regency, it can certainly improve the quality of fry production.