Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Physiotherapy Management of Down Syndrome: Case Report Efendi, Alfina Ramadani Dyah; Naufal, Adnan Faris; Viola, Christine
Academic Physiotherapy Conference Proceeding 2023: Academic Physiotherapy Conference Proceeding
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction : Down syndrome is a genetic condition or disorder caused by a chromosomal abnormality that occurs threefold in total or part of chromosome 21. Decreased muscle strength and balance are one of the consequences that occur in the condition of down syndrome. In this study the aim was to determine the effect of providing physiotherapy management in cases of Down syndrome. The research method used in this study was a case study involving a 4-year-old girl diagnosed with Down syndrome. Subjects were given physiotherapy interventions for 3 weeks with a frequency of 2 meetings a week. The interventions provided were walking on a textured catwalk, walking on an inclined plane, and jumping on a trampoline based on a stretch-shortening exercise. The examination given for this case is checking muscle strength using the manual muscle testing method and checking balance using the balance beam test. In this study, the results showed that there were changes in the subject's muscle strength and dynamic balance ability.
Penatalaksanaan Fisioterapi Untuk Meningkatkan Keseimbangan dan Kemampuan Fungsional Pada Pasien Post Stroke Infark Hemiparase : Case Report Dwi Putri, Nuristiqomah; Susilo, Taufik Eko; Viola, Christine
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Mei 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i3.717

Abstract

Stroke menjadi penyebab utama disabilitas global, terutama akibat hemiparesis dan gangguan keseimbangan yang membatasi aktivitas fungsional, sehingga penting untuk dilakukan pengabdian masyarakat melalui fisioterapi sebagai bagian dari proses rehabilitasi pasien pasca stroke. Pemelitian ini menggunakan metode case report pada pasien laki-laki berusia 73 tahun dengan intervensi berupa TENS, IR, strengthening exercise, balance exercise, serta home program. Evaluasi menggunakan alat MMT, BBS, TUG, dan Barthel Index. Hasil menunjukkan adanya peningkatan kekuatan otot pada beberapa regio, skor BBS dari 31 menjadi 42, TUG dari 40,24 detik menjadi 30,17 detik, serta Barthel Index dari 15 menjadi 18. Kemudian, dengan intervensi fisioterapi terstruktur yang disertai edukasi dan dukungan keluarga terbukti membantu proses pemulihan pasien pasca stroke. Temuan ini menegaskan pentingnya fisioterapi dan dukungan keluarga dalam proses pemulihan post stroke.
Strengthening dan Balance Training pada Kasus Hemiparase Sinistra et Causa Stroke Hemoragik: Case Report Hanifah, Zahrani Bakhita; Komalasari, Dwi Rosella; Viola, Christine
Academic Physiotherapy Conference Proceeding 2025: Academic Physiotherapy Conference Proceeding
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Stroke hemoragik sering menyebabkan hemiparase, yaitu kelemahan pada satu sisi tubuh, yang berdampak pada penurunan kekuatan otot, keseimbangan, serta aktivitas fungsional pasien. Intervensi fisioterapi yang tepat diperlukan untuk mendukung proses pemulihan. Tujuan studi kasus ini untuk mengevaluasi efek intervensi fisioterapi berupa strengthening exercise dan balance training pada pasien hemiparase pasca stroke hemoragik.Case Presentation: Seorang pria usia 60 tahun dengan hemiparase sinistra akibat stroke hemoragik, mengalami kelemahan pada ekstremitas kiri dan kesulitan berjalan. Pemeriksaan awal menunjukkan penurunan kekuatan otot, gangguan keseimbangan (Berg Balance Scale = 24), dan ketergantungan sedang dalam aktivitas harian (Barthel Index = 70).Managmenet and outcome: Pasien menjalani fisioterapi sebanyak empat sesi dalam dua minggu yang mencakup stimulasi listrik, latihan penguatan (active-resisted, sit-to-stand, static cycle), dan latihan keseimbangan (sitting/standing balance, jalan di tempat, tandem walking). Setelah intervensi, terjadi peningkatan kekuatan otot, skor Berg Balance Scale meningkat menjadi 31, dan Barthel Index menjadi 85.Discussion: Hasil menunjukkan bahwa kombinasi strengthening exercise dan balance training efektif dalam memperbaiki kekuatan otot, stabilitas postural, serta kemandirian fungsional. Intervensi ini mendukung pemulihan motorik dan mengurangi risiko jatuh pada pasien stroke dengan hemiparase.Conclusion: Pendekatan fisioterapi terstruktur yang menggabungkan strengthening exercise dan balance training terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan fungsional pasien hemiparase pasca stroke hemoragik. Terapi ini dapat menjadi bagian penting dari program rehabilitasi pasien stroke.