Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Aplikasi ClassPoint dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Materi Teks Novel Kelas XII MA Negeri 1 Serang Galih Mustika, Adinda; Dewi Sriana; Tatu Hilaliyah
Metakognisi Vol 7 No 1 (2025): Metakognisi
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Babunnajah Pandeglang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57121/meta.v7i1.290

Abstract

  Pesatnya perkembangan teknologi menggiring manusia untuk selalu belajar terkait dengan keterbaruan yang ada. Salah satu pembaruan yang terjadi dalam pendidikan ialah dengan memanfaatkan digital yakni aplikasi ClassPoint dalam proses pembelajaran. Berkaitan dengan hal tersebut, penelitian bertujuan untuk mengetahui implementasi ClassPoint dalam pada materi Novel kelas 12 yang membahas analisis unsur intrinsik. Penelitian termasuk ke dalam deskripsi kualitatif. Subjek penelitian ialah siswa kelas XII Jurusan IPS adapun objek yang diteliti ialah proses pembelajaran Bahasa Indonesia materi novel dalam analisis unsur intrinsik. Penelitian dilakukan di MA Negeri 1 Serang selama 2 minggu yang dilakukan di kelas XII IPS karena terhambatnya waktu penelitian maka peneliti memutuskan kelas XII IPS menjadi sampel. Penelitian berkaitan dengan implementasi ClassPoint sebagai media pembelajaran mencakup dua hal 1) media presentasi guru di kelas, 2) media penilaian dan evaluasi. Selain itu juga  penelitian meninjau kelebihan dan kekurangan ClassPoint dalam Pembelajaran novel. Lebih lanjut, hasil penelitian menunjukkan 84,19% hasil dari respon angket siswa kelas 12 IPS MA Negeri 1 Serang di mana siswa merasa puas dan termotivasi terkait penerapan pembelajaran menggunakan aplikasi ClassPoint.  Selain itu, siswa juga merasa aktif di kelas dalam penggunaan aplikasi ClassPoint karena sangat mudah dipahami.
REGIONAL LANGUAGE HOMONYMY AS A RHETORICAL STRATEGY OF HUMOR IN DIGITAL MEME DISCOURSE Galih Mustika, Adinda; Fitria Anggraini D; Erwin Salpa Riansi
Cakrawala Pedagogik Vol 9 No 3 (2025): Cakrawala Pedagogik
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Pendidikan Syekh Manshur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51499/cp.v9i3.830

Abstract

This study aims to analyze the use of homonyms in memes as a digital cultural phenomenon. The research method used is a qualitative method with a semantic approach, namely by exploring homonymous forms that are used to create meaning, humor, and social criticism in meme discourse. The research data was obtained through the collection of Indonesian memes from idntimes.com pages that contain elements of a homonym language game. The analysis was carried out by identifying homonymous words that give rise to ambiguity of meaning and examining the visual and linguistic context that reinforces the effects of humor and social innuendo. The results of the study show that homonyms in memes not only serve as a language game, but also as a rhetorical strategy to convey social criticism in a subtle and witty way. In addition, homonyms have proven to be effective in capturing the audience's attention because they bring out multiple layers of meaning and invite creative interpretations from readers.