Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PSIKOEDUKASI : HARGAI DIRI SENDIRI DENGAN MENGHINDARI KENAKALAN REMAJA PADA SMA NEGERI 1 DEWANTARA Anastasya, Yara Andita; Humairoh, Dwi Irza; Eliana, Dea; Adelia, Dyotami; Rani, Gustia
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 5 (2024): Oktober
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i5.1394

Abstract

Remaja cenderung memiliki emosi yang kurang stabil dan sering kesulitan dalam pengambilan keputusan yang tepat, karena masa remaja merupakan fase pencarian jati diri yang rentan terhadap pengaruh lingkungan dan dorongan diri sendiri. Psikoedukasi diperlukan untuk membantu remaja memahami pentingnya pengambilan keputusan yang baik guna menghindari pengaruh negatif dan kenakalan remaja. Pengabdian ini bertujuan memberikan psikoedukasi kepada 45 siswa SMA N 1 Dewantar. Melalui materi yang disampaikan, siswa mendapatkan pemahaman mengenai tugas-tugas perkembangan remaja, terutama di tahap remaja tengah, serta pentingnya pengambilan keputusan yang tepat demi kebaikan diri. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa mengenai pengambilan keputusan yang sehat dan manfaat psikoedukasi dalam membantu mereka menghindari kenakalan remaja. Simpulan, diharapkan psikoedukasi ini dapat memberikan dampak positif dan mengurangi kasus kenakalan akibat salah pergaulan. Kata Kunci: Psikoedukasi, Remaja, Pengambilan Keputusan, Kenakalan Remaja, Stabilitas Emosi
GAMBARAN HOPE PADA MAHASISWA UNIVERSITAS MALIKUSSALEH YANG TINGGAL DI DAYAH Fitriani, Fira Zulfa; Adelia, Dyotami; Navis, Winatun; Aqila, Nessa; Mauliza, Rahmi; Fazila, Rahma; Safarina, Nur Afni
Journal of Psychology Vol. 1 No. 4 (2025): Mei
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jp.v1i4.2544

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat harapan (hope) pada mahasiswa Universitas Malikussaleh yang tinggal di dayah. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, melibatkan 226 responden mahasiswa aktif yang tinggal di empat dayah di Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, dengan pengumpulan data melalui kuesioner berbasis teori harapan Snyder yang meliputi aspek goals, pathway thinking, dan agency thinking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki tingkat harapan pada level menengah hingga tinggi, dengan nilai rata-rata pada ketiga aspek harapan tersebut menunjukkan kemampuan menetapkan tujuan yang jelas, perencanaan strategi yang baik, serta motivasi internal yang kuat untuk mencapai tujuan hidup. Simpulan penelitian ini menyatakan bahwa mahasiswa yang tinggal di dayah memiliki kesiapan psikologis yang baik dalam menghadapi tantangan akademik dan kehidupan sehari-hari, yang dapat menjadi dasar pengembangan program peningkatan karakter berfokus pada harapan. Kata Kunci: Harapan, Mahasiswa, Dayah, Pendidikan Tinggi, Motivasi
Benson Relaxation Therapy reduces stress levels among undergraduate students during thesis writing Hafnidar, Hafnidar; Adelia, Dyotami; Irza, Dwi; Eliana, Dea; Rani, Guatia
INSPIRA: Indonesian Journal of Psychological Research Vol 6 No 2 (2025): Vol. 6 No. 2 December 2025
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/inspira.v6i2.14142

Abstract

Thesis completion represents a significant source of academic stress for final-year undergraduates. This study examined the effect of Benson Relaxation Therapy (BRT) as a non-pharmacological intervention on stress levels among students completing their thesis at Universitas Malikussaleh. A quantitative, experimental design was employed using a posttest-only approach. Of the 30 initial respondents screened, three students with high stress levels participated in the BRT intervention. Stress was measured using an adapted questionnaire based on Sarafino and Smith’s (2012) model. Quantitative inferential analysis indicated no statistically significant effect of the intervention (p = .626). However, observational data from the intervention group indicated favorable subjective and behavioral changes, including reduced anxiety, a more tranquil disposition, and decreased physiological arousal following the session. While the small sample size limits statistical generalizability, the qualitative findings suggest BRT may hold practical value as a simple, culturally adaptable stress management tool. The study points out that further research with more rigorous methodologies, including larger samples and pretest-posttest designs, is needed to conclusively evaluate the efficacy of BRT in academic settings. These preliminary results contribute to the growing literature on holistic, non-pharmacological approaches to supporting student mental health during demanding academic transitions