Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Hikamatzu Journal of Multidisciplinary Research

PENGARUH LATIHAN METODE SCHROTH TERHADAP SKOLIOSIS : LITERATURE REVIEW Danu Firmansyah; Tsabitah Ayu Nismara; Dini Nur Alpiah
Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary Vol. 2 No. 1 (2025): Multidisciplinary Approach
Publisher : Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skoliosis terjadi ketika tulang belakang melengkung ke samping, membentuk kurva berbentuk S atau C dan dapat membuat pinggul serta bahu tidak sejajar. Skoliosis adalah masalah umum pada anak-anak dan remaja, karena mereka tumbuh dengan cepat. Skoliosis bisa disebabkan oleh cacat lahir, kejang otot, peradangan atau perbedaan panjang kaki. Skoliosis idiopatik remaja adalah deformitas struktural tulang belakang dengan deformasi 3 dimensi, termasuk pergeseran lateral dan rotasi vertebra yang mempengaruhi anak-anak pada masa pubertas. Pada populasi umum, prevalensi AIS adalah sekitar 2,5% dengan sudut Cobb >10 derajat. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui seberapa pengaruhnya latihan dengan metode Schroth terhadap skoliosis. Penelitian literature review dilakukan dengan menggunakan PICO di database seperti Google Scholar dan Pubmed. Didapat 5 jurnal yang memenuhi kriteria dan menyatakan bahwa intervensi berbasis Schroth Method menunjukan peningkatan terhadap fungsional tulang belakang dengan skoliosis. Dapat disimpulkan bahwa intervensi berbasis Schroth Method efektif dalam perbaikan postur tubuh dan mengurangi Sudut Cobb serta mencegah perkembangan kelainan
Pengaruh Swedish Massage Dalam Penurunan Hipertensi Pada Lansia: Literature Review Robiatun Amalia Ranti; Sindy Aulia; Mozaky Ramadhan Putra Aria; Tsabitah Ayu Nismara; Herana; Maria Eno Rahayu Wibawaningrum
Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary Vol. 2 No. 2 (2025): Multidisciplinary Approach
Publisher : Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tekanan darah tinggi, yang biasa diistilahkan sebagai hipertensi, diidentifikasi dengan angka sistolik melebihi 140 mmHg dan angka diastolik lebih dari 90 mmHg; kondisi ini sering kali tidak memperlihatkan gejala yang terlihat sehingga dikenal sebagai "penjahat tanpa suara" Informasi dari WHO (2021) menunjukkan bahwa hipertensi merupakan penyebab sekitar 16,5% dari keseluruhan 9,4 juta kematian di seluruh dunia, dengan jumlah individu yang mengalaminya mencapai 1,28 miliar dewasa dalam kelompok umur 30 sampai 79 tahun. Di Indonesia, prevalensi hipertensi mencapai 33,4% pada pria dan 35,4% pada wanita, menjadikannya sebagai penyakit paling umum kedelapan pada tahun 2018, yang dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya masalah kesehatan serius seperti stroke, penyakit jantung, dan kerusakan ginjal jika tidak ditangani dengan baik. Penelitian literature review dilakukan dengan menggunakan pencarian PICO di database seperti Google Scholar, Science Direct, dan Pubmed. Didapat 4 jurnal yang memenuhi kriteria. Dapat disimpulkan bahwa intervensi Swedish Massage efektif menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik melalui teknik effleurage dan petrissage yang merangsang sistem saraf parasimpatis, meningkatkan sirkulasi darah, pelepasan endorfin, dan mengurangi stres.