Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Representasi Perpustakaan dan Pustakawan pada Video Musik "Diam-Diam" Umi Haniati; Zeni Istiqomah; Ganis Chandra Puspitadewi
Al-Ma'mun Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : UPT Perpustakaan UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jkki.v4i1.8033

Abstract

Media memiliki dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Youtube sebagai sarana hiburan dan komunikasi yang populer menampilkan beragam konten, diantaranya video. Video musik “Diam-diam” yang dibawakan oleh Tiara Andini dan Arsy Widianto terkesan menarik. Video ini menggunakan latar perpustakaan dengan beragam penanda secara tersirat, sehingga menghadirkan beragam pemaknaan terhadap citra putakawan dan perpustakaan. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis dan merepresentasikan makna yang tersembunyi dalam video “Diam-diam”. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode semiotika. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan observasi dan kajian literatur. Analisis hasil penelitian disajikan menggunakan analisis semiotika dengan menyajikan analisis dari segi sintagmatik dan pragmatik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi perpustakaan yang digambarkan dalam video ini memiliki layanan dengan sistem terbuka, desain ruangan yang nyaman, sistem keamanan yang bagus, dan memiliki koleksi yang banyak. Sedangkan representasi pustakawan yang digambarkan dalam video ini belum friendly, pustakawan masih dianggap sebagai penjaga buku dengan kacamata tebal, tua, dan masih bersifat kaku. Hal ini berbeda dengan kondisi saat ini di mana pustakawan banyak yang sudah friendly, ramah, dan memberikan layanan sebaik mungkin. Stereotip seperti ini hendaknya dikurangi atau bahkan dihilangkan sehingga citra perpustakaan akan semakin baik dan semakin dibutuhkan oleh masyarakat.
Inovasi Layanan di Direktorat Perpustakaan Universitas Islam Indonesia Yogyakarta Winastwan, Rheza Ega; Haniati, Umi; Adelia, Nisa
Buletin Perpustakaan Vol. 7 No. 1 (2024): Buletin Perpustakaan Volume 7 Nomor 1, Mei 2024
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/bpuii.v7i1.34937

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini yaitu untuk mengetahui inovasi layanan di Direktorat Perpustakaan Universitas Islam Indonesia. Alasan pemilihan lokasi tersebut karena berdasarkan pengamatan awal, ditemukan beberapa layanan perpustakaan yang belum banyak diterapkan di perpustakaan perguruan tinggi lainnya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitiatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun temuan pada penelitian ini yaitu inovasi layanan di Direktorat Perpustakaan UII yaitu; (1) layanan anak (Kids Corner), pemustaka layanan anak ini diantaranya para putra putri pegawai kampus UII (2) layanan komunikasi ilmiah yang memberikan program untuk memberikan bantuan kepada sivitas akademika berkaitan dengan kegiatan riset dan (3) layanan jam buka Direktorat perpustakaan UII hingga malam hari dan akhir pekan. Adapun saran penelitian kedepan yaitu fokus pada satu layanan yang sudah dibahas dengan menggali informasi yang lebih komprehensif.
Edukasi Mitigasi Bencana Dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Kesiapsiagaan Siswa Melalui Sosialisasi dan Simulasi Kebencanaan di SMP N 6 Purwokerto Leni Oktopiani; Umi Haniati
Jurnal Relawan dan Pengabdian Masyarakat REDI Vol. 2 No. 4 (2025): Mei
Publisher : Yayasan REDI Tiga Monas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69773/n6vjdb93

Abstract

Kabupaten Banyumas merupakan salah satu kabupaten yang terletak di provinsi Jawa Tengah dengan kondisi geografis yang kompleks. Wilayah ini memiliki tingkat kerentanan bencana yang tinggi akibat pertumbuhan penduduk dan dinamika ekonomi. Menurut catatan dari DIBI (Data dan Informasi Bencana Indonesia) yang dikelola BNPB, wilayah Banyumas memiliki kerentanan terhadap berbagai bencana alam. Bencana-bencana yang mengancam kawasan ini meliputi banjir, longsor, guncangan gempa bumi, kebakaran di area hutan, serta aktivitas vulkanik Gunung Slamet, yang berdampak signifikan pada kehidupan, ekonomi, dan psikologi masyarakat. Tingkat kesiapsiagaan masyarakat yang masih rendah terhadap bencana terbukti dengan tingginya jumlah korban, besarnya kerugian material, kerusakan lingkungan, serta kematian. Anak-anak merupakan kelompok yang paling rentan dalam upaya penanggulangan bencana, sehingga diperlukan langkah-langkah khusus untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang mitigasi bencana sejak dini. Pendidikan pengurangan bencana bagi anak-anak di lingkungan sekolah sangat penting, karena pendidikan merupakan salah satu sarana dalam menanamkan budaya tangguh bencana kepada anak-anak. Tujuannya adalah untuk menumbuhkan kesadaran dan pola pikir yang responsive terhadap bencana, serta menyebarluaskan informasi mengenai bencana dan cara-cara mitigasinya kepada lingkungan sekitar. Salah satu bentuk edukasi yang dapat dilakukan kepada anak-anak adalah kegiatan sosialisasi dan simulasi. Kegiatan sosialisasi ini berjalan dengan lancar dan atusias yang tinggi dari para siswa. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan pada tanggal 21 Januari 2025, dengan melibatkan pihak SMP Negeri 6 Purwokerto dan BPBD Kabupaten Banyumas.
LITERASI DIGITAL MODERASI BERAGAMA MAHASISWA UIN K.H. SAIFUDDIN ZUHRI PURWOKERTO Haniati, Umi; Adelia, Nisa; Winastwan, Rheza Ega
Pustakaloka Vol. 16 No. 2 (2024): Pustakaloka
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/pustakaloka.v16i2.9735

Abstract

Abstract: The development of technology and information in the current era has brought many influences on human life. Often found on social media, conflicts between communities debate religious diversity in Indonesia. Researchers want to know about the Digital Literacy of Religious Moderation of UIN Students Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto. The research method used is quantitative descriptive. The research population was undergraduate students, while the research sample was 266. Based on the data processed in the questionnaire distributed, it is known that the digital literacy ability of UIN students Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto is quite good in various aspects of digital literacy, there is still room for improvement, especially in terms of creativity in composing messages, active participation in social actions, and the ability to collaborate with various parties. This research is expected to be an input for the development of effective learning strategies in improving the digital literacy of religious moderation through the lecture curriculum and the Center for the Study of Religious Moderation and Pancasila at UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto can be more active in socializing to students in the form of digital literacy of religious moderation.
Guidance and Counseling Teachers Strategies In Handling Late Students Anandaputriani, Melda; Haniati, Umi
At-Taujih: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol 3 No 2 (2025): At-Taujih
Publisher : Program Studi Bimbingan Konseling Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/at-taujih;jurnalbimbingankonselingislam.v3i2.2109

Abstract

Discipline is an attitude or behavior that students must have at school. Students should obey the rules that apply at school, especially discipline regarding arrival times. However, in reality there are still many students who are late coming to school for various reasons. Even though it is clear that the rule at school is that students arrive at 07.00 WIB. This also happens at MTs N 1 Banyumas where most of the students who attend school there also live in Islamic boarding schools and orphanages around the school, so they have a greater influence for coming late to school. This is where the role and strategies of guidance and counseling teachers are needed to discipline students who are late coming to school. Guidance and counseling teachers at MTs N 1 Banyumas provide punishment in the form of religious conditioning at school, because guidance and counseling teachers there strictly avoid physical punishment to their students. Apart from that, guidance and counseling teachers also provide individual counseling and calling parents to students who have been late to school 3 times. This research uses a descriptive qualitative approach. Where researchers take data from sources. and get involved directly in the field.
Implementasi The Bear Card Feelings Dalam Bimbingan Klasikal Untuk Melatih Kemampuan Berbicara Siswa Ramdhiani, Ainun Nur Fitri; Haniati, Umi
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/49cvhr59

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan layanan bimbingan klasikal dengan metode permainan simulasi Bear Card Feelings untuk membantu siswa melatih kemampuan berbicara di depan umum di MTs N 1 Banyumas tepatnya di kelas VIIC. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dimana data diperoleh dari hasil wawancara dan observasi yang dilakukan peneliti terkait dengan perilaku dan respon subjek setelah diberikan layanan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa layanan bimbingan klasikal yang dilaksanakan dengan metode permainan simulasi menggunakan alat bantu bear card feelings dapat membantu siswa melatih kemampuan berbicara di depan umum. Dengan demikian perlu dikembangkan lagi metode yang inovatif dan menyenangkan, agar siswa memiliki pemahaman yang mendalam terhadap materi yang disampaikan dengan cara yang menyenangkan. Kata kunci: Bimbingan klasikal, bear card feelings, kecemasan
Digitalisasi Informasi di Museum Muhammadiyah Yogyakarta Sebagai Sarana Inovasi dan Teknologi di Era Digital 5.0 Ahsin, Kahfie Ahmad; Warto; Haniati, Umi
Al-Ma mun Jurnal Kajian Kepustakawanan dan Informasi Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : UPT Perpustakaan UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jkki.v6i2.15372

Abstract

Museums, as institutions preserving historical heritage, face significant challenges in the era of Digital 5.0, where innovation and technology are essential for conveying religious and academic values to the broader society. This study examines the digitalization information at the Muhammadiyah Museum in Yogyakarta, focusing on the innovation of historical information systems as a means of revitalizing ushuluddin values. A qualitative descriptive method is employed, using literature studies and documentation as the primary sources. The findings reveal that digitalization not only facilitates broader access to the Islamic historical narratives promoted by Muhammadiyah but also strengthens the transmission of Islamic values to younger generations in a contextual and interactive manner. This innovation transforms the museum from a mere physical space into a relevant medium for cultural da'wah in an era of digital transformation   Keywords: museum digitalization, Islamic information, Muhammadiyah Museum, historical information system, Digital 5.0 era
The  Advancement of Islamic Literature and Libraries in Al-Andalus the Era UMMAYAD DYNASTY II Ahsin, Kahfie Ahmad; Haniati, Umi; Shiddieqy, Fahmi Ash
Jurnal El-Pustaka Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal El-Pustaka
Publisher : UIN Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/el-pustaka.v6i2.28910

Abstract

This article discusses the development of Islamic thought in the field of Islamic literature in Andalusia. Literature itself is a literary material that is usually used as a source of knowledge based on science that refers to intellectual development. This article will discuss literature during the Umayyad Dynasty II in Andalusia. This is intended to determine the development of Islamic thought in the field of literature, which has made a major contribution to the development of science itself. Without literature, technological developments may not be significant, but literature in Andalusia during the Umayyad dynasty had a glory that greatly influenced intellectual development among the community. The theory used in this article is the theory of civilization and science, with a historical approach that reveals past civilizations. The method used is the historical research method, namely: Heuristics, Verification, Interpretation, and Historiography. This article is qualitative in nature, with reference to the study of literature in collecting sources and information about literature during the Umayyad Dynasty in Andalusia. Keywords: Andalusia, Daulah Bani Ummayah, Literature, Development of Islamic Thought.
Analysis of Aid Distribution and Mitigation of the Causes of Flood Disasters in Karangnanas Village Nabila Syifa; Umi Haniati
Dampeng: Journal of Art, Heritage and Culture Vol. 1 No. 1 (2025): Dampeng: Journal Art, Heritage and Culture
Publisher : Yayasan Abdurrauf Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70742/dampeng.v1i1.181

Abstract

This study analyzes the distribution of aid and mitigation of the causes of flood disasters in Karangananas Village, Sokaraja District, Banyumas Regency. The purpose of this study is to analyze the extent to which aid provided to flood victims has been distributed and to examine the main causes of flooding in the village. In addition, this study also aims to compile mitigation steps that can be taken to prevent similar disasters in the future. This study uses a qualitative descriptive method with in-depth interviews, direct observation, library studies and through Pusdalops data at the Banyumas Regency BPBD. The factors causing flooding in Karangnanas Village consist of very high rainfall, poor drainage infrastructure, and uncontrolled land conversion. Therefore, preventive measures that can be taken include improving drainage infrastructure, building water storage, improving the management of green open spaces, and increasing public awareness of the importance of preserving the environment.
Digital Literacy as an Effort to Prevent Cyberbullying Among Students: Literasi Digital sebagai Upaya Pencegahan Cyberbullying di Kalangan Siswa Haniati, Umi; Lestari, Puji; Elsa Indiani, Dea; Khiqmah, Hulasotul; Safarina Zidnad, Lisda; Fairuz Sangadahe, Maily; Angelina Pratiwif, Cilivia
Tik Ilmeu : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Tik Ilmeu (Desember)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The digital era has made the internet and social media an important part of the lives of teenagers, including high school students in semi-rural areas such as Padamara, Purbalingga Regency. Behind its benefits as a means of learning and communication, low awareness of digital ethics and security increases the risk of cyberbullying. This study aims to analyze the influence of digital literacy on the prevention of cyberbullying in students of SMA Negeri 1 Padamara. The study employed a quantitative approach, utilizing a simple linear regression method, and involved 33 students who had participated in digital literacy training. Digital literacy is measured based on UNESCO's three core competencies, namely the ability to evaluate information, manage digital identity and privacy, and use digital media responsibly. The results showed that digital literacy had a significant and positive effect on cyberbullying prevention, with a regression coefficient of 0.825 and a significance of 0.000 (<0.05). A determination coefficient value (R²) of 0.872 indicates that digital literacy explains 87.2% of the variation in cyberbullying prevention efforts. These findings confirm that strengthening digital literacy competencies in accordance with the UNESCO framework plays a crucial role in shaping safe and ethical online behavior among students. Therefore, schools need to implement digital literacy programs on an ongoing basis to strengthen digital resilience and reduce the potential for cyberbullying in the educational environment.