Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengevaluasi penerapan model connected (keterpaduan) dalam kegiatan pembelajaran mata pelajaran IPAS di kelas 4 SDN 14 Cakranegara. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data dari hasil observasi, wawancara, serta dokumentasi. Guru dan seluruh peserta didik kelas 4 yang ikut terlibat dalam pembelajaran conected adalah subjek dari penelitian ini. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa model connected mengintergrasikan beberapa konsep mata pelajaran ke dalam suatu kegiatan mata pelajaran lainnya, memberikan peserta didik kesempatan mendapatkan pengalaman langsung yang sesuai dengan konteks kehidupan sehari-hari siswa. Guru juga mengalami kendala dan tantangan dalam menghadapi peserta didik dalam pengelolaan kelas serta mengatur keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan variasi model dan metode yang digunakan dalam pembelajaran dan peningkatan manajemen kelas diperlukan untuk melaksanakan model connected agar terlaksana dengan maksimal.