Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Jejak Sejarah : Menilik Kejayaan Kerajaan Turki Utsmani Syahri, Hanifa; Martiana, Wilsa; Roza, Ellya
Hamalatul Qur'an : Jurnal Ilmu Ilmu Alqur'an Vol. 5 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an Jogoroto Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/hq.v5i2.262

Abstract

Tercatat dalam sejarah Kerajaan Usmani di Turki merupakan kerajaan yang pertama berdiri, juga yang terbesar dan paling lama bertahan jika di bandingkan dengan dua kerajaan lain. Kerajaan lain yang dimaksud yaitu Mughal dan safawi Persia. Kerajaan tersebut juga telah memberikan banyak kontribusi bagi perkembangan peradaban Islam sehingga kerajaan ini menarik untuk dikaji. Fokus pembahasan pada artikel ini meliputi sejarah berdirinya kerajaan turki utsmani serta kejayaan dimasanya terutama pada masa Sultan Sulaiman Al-Qanuni. Dimana Pada masa pemerintahannya mampu membawa kejayaan bagi Kesultanan Turki Utsmaniyah. Metode penelitian yang dipakai yaitu metode penelitian studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif kemudian dilanjutkan dengan konten analisis. Dari referensi yang ada, menunjukkan terdapat banyak kemajuan-kemajuan yang dilakukan kerajaan Turki Usmani, baik dalam bidang kebudayaan, politik, kemiliteran, dan pemerintahan. Hasil temuan dapat disimpulkan bahwa salah satu kejayaan terbesar dari Kerajaan Turki Usmani adalah kejayaan di bidang militer dibuktikan dengan luasnya daerah-daerah penaklukan yang dilakukan oleh Kerajaan Turki Usmani.
Jejak Sejarah : Menilik Kejayaan Kerajaan Turki Utsmani Syahri, Hanifa; Martiana, Wilsa; Roza, Ellya
Hamalatul Qur'an : Jurnal Ilmu Ilmu Alqur'an Vol. 5 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an Jogoroto Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/hq.v5i2.264

Abstract

Tercatat dalam sejarah Kerajaan Usmani di Turki merupakan kerajaan yang pertama berdiri, juga yang terbesar dan paling lama bertahan jika di bandingkan dengan dua kerajaan lain. Kerajaan lain yang dimaksud yaitu Mughal dan safawi Persia. Kerajaan tersebut juga telah memberikan banyak kontribusi bagi perkembangan peradaban Islam sehingga kerajaan ini menarik untuk dikaji. Fokus pembahasan pada artikel ini meliputi sejarah berdirinya kerajaan turki utsmani serta kejayaan dimasanya terutama pada masa Sultan Sulaiman Al-Qanuni. Dimana Pada masa pemerintahannya mampu membawa kejayaan bagi Kesultanan Turki Utsmaniyah. Metode penelitian yang dipakai yaitu metode penelitian studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif kemudian dilanjutkan dengan konten analisis. Dari referensi yang ada, menunjukkan terdapat banyak kemajuan-kemajuan yang dilakukan kerajaan Turki Usmani, baik dalam bidang kebudayaan, politik, kemiliteran, dan pemerintahan. Hasil temuan dapat disimpulkan bahwa salah satu kejayaan terbesar dari Kerajaan Turki Usmani adalah kejayaan di bidang militer dibuktikan dengan luasnya daerah-daerah penaklukan yang dilakukan oleh Kerajaan Turki Usmani.
Urgensi Asbab Nuzul Dalam Memaknai Penafsiran Al-Qur'an Dzikra, Aulia Mar'atu; Febrina, Dina; Syahri, Hanifa; Martiana, Wilsa; Agustiar, Agustiar
Hamalatul Qur'an : Jurnal Ilmu Ilmu Alqur'an Vol. 5 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an Jogoroto Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/hq.v5i2.327

Abstract

Pemahaman terhadap asbab nuzul memiliki signifikansi yang mendalam dalam proses penafsiran Al-Qur'an. Sebagai latar belakang historis yang melandasi turunnya ayat-ayat Al-Qur'an, asbab nuzul tidak hanya berfungsi untuk menjelaskan konteks sosial dan budaya saat wahyu diturunkan, tetapi juga membantu mengungkap tujuan, hikmah, dan relevansi ayat dalam kehidupan umat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi asbab nuzul dalam mendukung penafsiran Al-Qur'an yang kontekstual, akurat, dan aplikatif. Melalui pendekatan kualitatif berbasis studi literatur, ditemukan bahwa asbab nuzul mampu menjadi kunci utama dalam menjembatani perbedaan makna dan menghindari kesalahpahaman dalam memahami teks suci. Kajian ini juga menegaskan bahwa penafsiran yang mengabaikan asbab nuzul berpotensi menghasilkan interpretasi yang keliru dan terlepas dari esensi syariat Islam. Dengan memperhatikan pentingnya integrasi antara asbab nuzul dan metode tafsir, artikel ini menyarankan agar para mufassir dan akademisi menjadikan asbab nuzul sebagai salah satu landasan pokok dalam studi Al-Qur'an, sehingga mampu menghasilkan tafsir yang tidak hanya relevan secara historis, tetapi juga kontributif bagi kehidupan modern.
Analisis Komprehensif Empat Aspek Kurikulum Pembelajaran Bahasa Arab Pemula Di Lembaga Markaz El Arabiya Pekanbaru: Analisis Komprehensif Empat Aspek Kurikulum Pembelajaran Bahasa Arab Pemula Di Lembaga Markaz El Arabiya Pekanbaru Martiana, Wilsa; Wahyuni
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35596

Abstract

ABSTRAK Bahasa Arab memiliki posisi strategis dalam pendidikan global karena perannya dalam komunikasi lintas budaya, ekonomi, dan agama. Penelitian ini berfokus pada analisis kurikulum pembelajaran Bahasa Arab tingkat pemula di lembaga pendidikan non-formal Markaz El Arabiya Pekanbaru. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi implementasi dan efektivitas kurikulum dalam empat aspek utama: tujuan, materi, metode, dan evaluasi pembelajaran. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum di Markaz El Arabiya dirancang untuk meningkatkan kepercayaan diri dan keterampilan komunikatif peserta melalui pembelajaran interaktif yang menekankan percakapan, kosakata tematik, dan latihan praktis. Materi pembelajaran menggunakan buku ajar karya pengajar sendiri yang terdiri dari 11 bab dengan fokus pada kosakata dan tata bahasa sederhana. Metode pembelajaran bersifat student-centered dengan pendekatan interaktif, sedangkan evaluasi dilakukan secara lisan dan tulisan. Meskipun belum memiliki kurikulum baku tertulis, pelaksanaan pembelajaran terbukti efektif mengembangkan kompetensi komunikatif peserta, dibuktikan dengan keberhasilan alumni melanjutkan studi ke Timur Tengah. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis dalam pengembangan model kurikulum Bahasa Arab di lembaga non-formal yang adaptif terhadap kebutuhan pembelajar pemula di era global. Kata Kunci: Analisis, Kurikulum Bahasa Arab, Pembelajaran Non Formal
Evolusi Leksikografi Arab: Analisis Model Penyusunan Kamus dari Tradisi Klasik hingga Korpus Digital Martiana, Wilsa; Siregar, Husnatul Hamidiyyah
INCARE, International Journal of Educational Resources Vol. 6 No. 3 (2025): October 2025
Publisher : FKDP (Forum Komunikasi Dosen Peneliti)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59689/incare.v6i3.1299

Abstract

This study examines the evolution of Arabic dictionary compilation models from classical to modern times within the framework of lexicology. The background of this study lies in the importance of dictionaries as key instruments in understanding vocabulary, word structure, and the dynamics of meaning in Arabic, while also responding to the needs of users in the contemporary era. The main questions of this study are: (1) how has the model of Arabic dictionary compilation developed from the classical to the modern era? and (2) what are the implications for the analysis of meaning and word structure in Arabic lexicology? This study aims to reveal methodological changes in Arabic lexicography and its contribution to the study of morphology and semantics. The research method uses a qualitative approach with literature study and descriptive-analytical analysis of primary and secondary sources, including classical, modern, and digital dictionaries. Data validity is strengthened through source triangulation. The results show that classical dictionaries emphasize root systems, makhraj, and authoritative quotations, especially in explaining morphological structure and static meaning. In the modern era, the compilation model has shifted to a more practical alphabetical system, complemented by contemporary linguistic analysis and the fulfillment of Arabic language learners' needs. Meanwhile, digital and corpus-based dictionaries present significant innovations through automatic analysis, dynamic semantic mapping, and technology-based lexical processing. This transformation not only enriches Arabic linguistic resources but also opens up opportunities for the integration of lexicology with computational linguistics. Thus, the evolution of dictionary compilation models shows a shift from traditional approaches to models that are more interactive, adaptive, and responsive to language developments.