Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Transformasi Layanan Perbankan dari Antrian Panjang Menuju Banking in Your Pocket Rizieq, Muhammad
BanKu: Jurnal Perbankan dan Keuangan Vol 5, No 2 (2024): Volume 5, Nomor 2, Agustus 2024
Publisher : Program Studi Perbankan dan Keuangan Fakultas Ekonomi Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/banku.v5i2.13217

Abstract

Transformasi digital dalam layanan perbankan telah membawa perubahan signifikan dalam akses dan penggunaan layanan keuangan oleh nasabah. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis transformasi layanan perbankan dari sistem konvensional menuju digital banking, dengan fokus pada bagaimana teknologi mengubah cara nasabah berinteraksi dengan bank, serta dampak dari perubahan ini terhadap efisiensi operasional bank dan perilaku konsumen. Pertanyaan penelitian yang diajukan meliputi: bagaimana perkembangan teknologi mempengaruhi layanan perbankan, apa keuntungan bagi nasabah dari digital banking, dan bagaimana perbankan digital mendukung masyarakat tanpa tunai di masa depan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi literatur yang mengkaji berbagai sumber, termasuk laporan industri perbankan, artikel akademik, dan data terkait perkembangan teknologi dalam sektor keuangan. Penelitian ini juga mencakup analisis tren terbaru dalam teknologi perbankan, seperti kecerdasan buatan (AI), blockchain, dan biometrik, serta mengidentifikasi manfaat bagi nasabah dan bank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital banking telah membawa kemudahan akses, efisiensi operasional yang signifikan, dan peningkatan pengalaman nasabah. Layanan seperti mobile banking dan pembayaran digital telah mengubah cara nasabah bertransaksi, mengurangi ketergantungan pada uang tunai, serta memungkinkan pengelolaan keuangan yang lebih fleksibel. Dampak besar dari transformasi ini adalah pengurangan biaya operasional bagi bank, peningkatan keamanan transaksi, serta semakin dekatnya masyarakat menuju sistem ekonomi tanpa tunai. Perbankan digital tidak hanya memberi keuntungan bagi konsumen, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi yang lebih efisien dan transparan.
PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN SERTA HAKIKAT MANUSIA DALAM BELAJAR PERSPEKTIF ISLAM Rizieq, Muhammad; Muslim Afandi; Mhd. Subhan
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 3 (2026): Mei 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas konsep pertumbuhan, perkembangan, dan hakikat manusia dalam belajar dalam perspektif Islam dengan pendekatan konsep dan kepustakaan. Pertumbuhan dipahami sebagai perubahan kuantitatif yang bersifat fisik dan dapat diukur, sedangkan perkembangan merupakan proses perubahan kualitatif yang mencakup aspek intelektual, emosional, sosial, dan spiritual. Islam memandang kedua proses tersebut sebagai bagian dari sunnatullah yang berlangsung secara bertahap dan berkesinambungan dalam kehidupan manusia. Al-Qur'an menjelaskan tahapan asal usul dan dinamika kehidupan manusia sebagai dasar teologis bagi konsep pertumbuhan dan perkembangan. Dalam konteks pendidikan, manusia diposisikan sebagai makhluk pembelajar yang memiliki potensi fitrah berupa akal, hati, dan jasad yang harus dikembangkan secara seimbang. Pemikiran Syed Muhammad Naquib al-Attas menegaskan bahwa tujuan pendidikan Islam adalah membentuk manusia beradab yang mampu menempatkan ilmu secara proporsional dalam kerangka tauhid. Sementara itu, Al-Ghazali menekankan pentingnya tazkiyatun nafs sebagai inti perkembangan spiritual, dan Ibnu Khaldun menyoroti peran lingkungan sosial dalam membentuk perkembangan intelektual dan peradaban manusia. Dengan demikian, artikel ini menyimpulkan bahwa pertumbuhan dan perkembangan dalam perspektif Islam bersifat holistik, integratif, dan berorientasi pada pembentukan insan kamil yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia.