Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Power of Dai- Dai Virtual: Peran Dakwah dalam Literasi Pesan terkait Covid 19 di Era Post Truth Khadijah Arnus, Sri; Prio Utomo, Agus; Mamis, Subriah
Meyarsa: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : IAIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/meyarsa.v3i1.5934

Abstract

Facts and news hoaxes about Covid-19 are widely scattered in the media. This creates panic and confusion in the audience. In the midst of public confusion about the confusion of information, on the other hand the figure of a preacher or "virtual opinion leader" often provides views on topics circulating in society and social media from an Islamic point of view, through the da'wah they convey. This study aims to examine the role of virtual dai-dai in providing literacy to the public regarding Covid 19 messages on social media. This type of research is descriptive qualitative. Data collection was done by interview method. This research was conducted in Baruga District, Kendari City. The criteria for informants are in the age range of 17-30 years, social media users, and often access religious lectures from social media such as YouTube, Instagram and Facebook. Based on the results of the study, the virtual dai-dai who gave the most literacy to messages related to Covid 19 were Ustadz Das'at Latief, Ustadz Somad and Aa Gym. Ustadz Das'at Latif relatively often appears to give explanations regarding Covid 19, both in mainstream media and in virtual media, even the Ministry of Health uses him in public service advertisements for Covid 19. The style of language that is interspersed with humor, uses a typical Sulawesi speaking style to make the audience more easily understands the explanations of the preachers in reviewing the Covid 19 problem from the point of view of the Qur'an and Hadith. In the midst of a crisis of public trust regarding information circulating in the community, there is another power that can provide this understanding, namely the power of virtual dai-dai.
Analisis Pergeseran Struktur Ekonomi dan Ketimpangan Pendapatan Kota Kendari Tahun 2010 – 2018 Prio Utomo, Agus
Robust: Research of Business and Economics Studies Vol. 1 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/robust.v1i2.3737

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh Non Performing Financing (NPF) dan Financing to Deposit Ratio (FDR) terhadap Return On Asset (ROA) perbankan syariah di indonesia. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 7 perusahaan perbankan syariah dengan rentang waktu pengamatan dari 2014 – 2018. Data dalam penelitian ini diolah menggunakan Eviews 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NPF terhadap ROA memiliki nilai probabilitas atau signifikansi sebesar 0.0161 dan nilai Coefficient Beta sebesar -0.176136 maka dapat disimpulkan bahwa NPF berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA. FDR terhadap ROA memiliki nilai probabilitas atau signifikansi sebesar 0.3840 dan nilai Coefficient Beta sebesar -0.012821 maka dapat disimpulkan bahwa FDR berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap ROA. NPF dan FDR secara simultan terhadap ROA memiliki nilai signifikansi sebesar 0.000200 < 0.05 hal ini berarti secara simultan variabel NPF dan FDR secara simultan berpengaruh signifikan terhadap ROA. Sedangkan nilai R-squared sebesar 0.650668 atau 65.07%. artinya bahwa, variabel NPF dan FDR dapat menjelaskan variabel ROA sebesar 65.07% sedangkan sisanya 34.93% dijelaskan oleh variabel lain.
Peran Buzzer Politik di Ruang Publik pada Pilpres 2024 Arnus, Sri; Mamis, Subria; Prio Utomo, Agus
Jurnal Al Nahyan Vol. 2 No. 2 (2025): Al-Nahyan : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islan STAIMAS Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi membawa perubahan pada bentuk komunikasi politik salah satunya adalah munculnya fenomena buzzer dalam sebuah kontestasi pemilu khusunya di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana peran buzzer politik di media sosial X/Twitter pada Pilpres 2024, dimana sebagian besar partai politik melakukan manuver untuk menentukan siapa tokoh yang akan diusung pada Pilpres 2024. Untuk melihat peran buzzer tersebut digunakan Social Network Analisis (SNA) yang dilakukan oleh Drone Emprit. Berdasarkan hasil analisis dari data yang direlease oleh Drone Emprit dapat dijelaskan bahwa peran Buzzer politik sebagai amplifier di media sosial. Buzzer digunakan oleh para tokoh politik dalam membangun isu atau membuat isu menjadi perhatian bagi netizen di media sosial.Peran Buzzer juga digunakan membangun popularitas tokoh. Selain membangun popularitas buzzer juga berperan dalam membangun citra positif tokoh di media sosial dengan mendengungkan hal positif tentang sang tokoh. Apabila ditinjau dari sudut pandang teori kritis yang dikemukakan oleh Cristian Fuchs dalam bukunya Communications and Capitalism pada bagian political communication in the public sphere, peran buzzer politik ini dapat di kategorikan sebagai bentuk komunikasi kapitalis. Dimana pesan-pesan yang disebarkan di media sosial merupakan komoditas yang digunakan untuk mendapatkan keuntungan pihak tertentu dan juga untuk memperoleh keuntungan secara materi bagi buzzer itu sendiri. Media sosial yang selama ini dianggap sebagai ruang publik yang merupakan ruang debat kritis tidak dapat berperan sebagaimana mestinya diakibatkan oleh adanya amplifikasi oleh buzzer politik terhadap isu-isu yang dibentuk untuk tujuan tertentu.