Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Urgenitas Rencana Tata Ruang Wilayah Kecamatan Cileles Sebagai Roadmap Pembentukan Daerah Kawasan Industri Baru di Kabupaten Lebak Jumanah; Gian Sumarna; Sukmajaya; Arif Nugroho; Julizar Idris
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol. 12 No. 1 (2024): Sawala : Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/sawala.v12i1.8460

Abstract

Berkembangnya suatu wilayah tentunya akan mengubah tatanan dan kehidupan masyarakat di sekitar lokasi pembangunan. Lahan yang semula berupa kebun dan sawah, dapat berubah menjadi pabrik, gedung perkantoran dan jalan untuk menunjang dan menunjang aktivitas di kawasan tersebut, lahan perkebunan dan pertanian akan berubah menjadi kawasan industri, kawasan yang semula sepi, sejuk akan berubah menjadi bising, sibuk. , dan mungkin akan menjadi panas karena pohon-pohon besar sudah tidak ada lagi. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan gabungan (Mix Method), yaitu dengan melakukan analisis dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis CIPP (Context, Input, Process, Product), proses pengembangan kawasan industri baru di Kabupaten Lebak pada tahun 2023 layak untuk segera dibangun mengingat segala sesuatu yang berkaitan dengan konsep penataan ruang baik kabupaten dan provinsi tidak melanggar aturan atau konsep. Hal ini sejalan dengan pembangunan Tol Serang – Panimbang yang menjadi salah satu elemen pendukung keberadaan KEK Tanjunglesung.
Mediating Economic Growth toward Inclusive Development: State Institutional Capacity and the Developmental Role of BPJS Ketenagakerjaan in Indonesia Julizar Idris; Abdul Gaffar Karim; Abdul Wahab Samad; Arif Nugroho
Jurnal Multidisiplin Sahombu Vol. 5 No. 08 (2025): Jurnal Multidisiplin Sahombu, December (2025)
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article examines BPJS Ketenagakerjaan as a manifestation of state institutional capacity in mediating the transformation of economic growth into inclusive development in Indonesia. Challenging growth centred development assumptions, the study argues that labour welfare outcomes depend on institutional mediation rather than macroeconomic expansion alone. Using a qualitative institutional and public policy analysis based on statutory documents, official reports, labour market data, and peer reviewed literature, the study identifies three key mechanisms. First, BPJS Ketenagakerjaan strengthens social fiscal and administrative capacity through expanding coverage and long term fund accumulation. Second, it institutionalises collective risk pooling that stabilises labour incomes amid market volatility. Third, its long horizon funds exhibit potential to function as public patient capital for development financing, conditional on governance quality. The findings reposition employment based social security as an active developmental institution rather than a residual welfare instrument. The study contributes to development economics and public administration by extending social investment and state capacity debates to developing economies with high labour informality.