Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Development of Coffee Fruit Skin (Coffea canephora) formula as Antioxidant peel-off Masks. Nursal, Fith Khaira; Amalia, Anisa; Nining, Nining; Putri, Dania Athaya; Larasati, Kinanti Dara
JSFK (Jurnal Sains Farmasi & Klinis) Vol 11 No 2 (2024): J Sains Farm Klin 11(2), August 2024
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jsfk.11.2.118-126.2024

Abstract

The outer skin of robusta coffee bean (Coffea canephora) was a processing waste containing phenolic compounds with antioxidant role. This activity is relevant when used in cosmetic preparations such as peel-off masks, which form a thin elastic layer on the facial surface and are easy to remove. One of the important ingredients of peel-off masks is plasticizer such as sorbitol characterized by flexibility, not easily fragile, and elasticity. Therefore, this research aimed to develop peel-off formula from robusta coffee skin by influencing sorbitol variations on the characteristics of masks in the form of gel. A total of six gel masks formulas were made with sorbitol variations of 10%, 12.5%, and 15%. The two types of gel base used were Carbopol 940 and HPMC (Hydroxy Propyl Methyl Cellulose), at concentrations of 0.25% and 4%, respectively. The results showed that sorbitol variations affected the physical characteristics (p > 0.05) but did not influence antioxidant activity of robusta coffee skin extract peel-off masks.
Formulasi dan Uji Kestabilan Fisik Suspensi Poliherbal Bawang Putih, Jahe Merah dan Lemon Nursal, Fith Khaira; Nining, Nining; Putri, Dania Athaya
JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Vol 7, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpscr.v7i3.56654

Abstract

Gangguan kardiovaskular merupakan penyakit dengan tingkat prevalensi yang cukup tinggi di Indonesia, salah satunya adalah hiperlipidemia. Pengobatan dan pencegahannya dapat melalui konsumsi beberapa herbal, disamping penanganan medis berupa senyawa sintetis. Kombinasi bawang putih, jahe merah, dan lemon terbukti dapat berperan sebagai antihiperlipidemia, dan telah banyak dikonsumsi dalam bentuk cairan minuman. Stabilitas merupakan masalah yang sering muncul dalam sediaan cair. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formula optimal suspensi poliherbal (bawang putih, jahe merah, dan lemon) dan melakukan uji kestabilan fisik sediaan formula optimal. Stabilitas sediaan menjadi parameter yang ditentukan sebagai standar persyaratan sediaan yang memenuhi kriteria. Susunan formula terdiri dari komponen tetap umbi jahe merah 2 g, bawang putih 1,5 g, dan cuka apel 1 g, serta komponen yang bervariasi yaitu hidroksi propil metilselulosa (HPMC) sebagai pengsuspensi, lemon, dan madu. Optimasi formula dilakukan dengan metode Box-Behnken Design dengan menentukan pengaruh faktor konsentrasi komponen suspensi (HPMC, madu, dan lemon) terhadap karakteristik fisik seperti pH, viskositas, volume sedimentasi, dan redispersibilitas. Hasil optimasi diperoleh komposisi HPMC 0,25%, lemon 0,2% dan madu 4,6%. Stabilitas fisik sediaan selama empat minggu pada tiga suhu (ruang, 25°C, dan 40°C) tidak mengalami perubahan organoleptis, pH rentang 4,20-4,49, dan viskositas dibawah 50 cps. Berdasarkan volume sedimentasi dan pengamatan redispersibilitas, sediaan masuk kategori yang mudah dituang. Penyimpanan dengan perbedaan suhu mempengaruhi nilai pH, namun tidak berbeda bermakna terhadap nilai viskositas.