Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Pendidikan Karakter dengan Pengurangan Perilaku Bullying di Sekolah Palupi, Tri Nathalia; Purnama, Zulfah Rizka; Umam, Khoirul
Journal of Mandalika Literature Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jml.v6i2.4036

Abstract

Penelitian ini mengkaji hubungan antara pendidikan karakter dengan pengurangan perilaku bullying di sekolah, dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur. Bullying tetap menjadi masalah yang meresahkan di lingkungan pendidikan, yang berdampak negatif pada kesehatan mental dan kinerja akademik siswa. Penelitian ini menggali berbagai artikel ilmiah, kerangka teori, dan studi kasus untuk memahami bagaimana pendidikan karakter dapat berperan penting dalam mengurangi perilaku bullying. Pendidikan karakter, yang fokus pada pengembangan nilai-nilai moral dan etika seperti rasa hormat, empati, dan tanggung jawab, terbukti menjadi langkah pencegahan yang efektif terhadap bullying. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketika siswa diajarkan untuk menginternalisasi dan menerapkan sikap karakter positif, mereka cenderung menunjukkan perilaku prososial dan memiliki tingkat agresi serta bullying yang lebih rendah. Selain itu, penelitian ini juga menyoroti peran guru, kebijakan sekolah, dan keterlibatan orang tua dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pengembangan karakter. Ditekankan bahwa pendekatan holistik terhadap pendidikan karakter, yang diintegrasikan ke dalam kurikulum dan budaya sekolah, dapat secara signifikan mengurangi insiden bullying. Artikel ini menyimpulkan bahwa penting untuk terus melakukan penelitian mengenai efektivitas program pendidikan karakter dan perlunya penerapan lebih lanjut di sistem pendidikan di seluruh dunia.
PERAN DUKUNGAN KELUARGA DAN LINGKUNGAN SOSIAL DALAM MENGURANGI TINGKAT STRES IBU RUMAH TANGGA TIDAK BEKERJA Arbiansyah, Tri Panca; Palupi, Tri Nathalia; Tobing, Octaviani
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 12, No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v12i1.9701

Abstract

Ibu rumah tangga tidak bekerja sering menghadapi tekanan psikologis akibat peran domestik yang kompleks serta minimnya pengakuan sosial. Tingginya tuntutan dalam mengurus rumah tangga, mendidik anak, dan menjaga keharmonisan keluarga dapat memicu stres, terlebih jika tidak diiringi dengan dukungan keluarga dan lingkungan sosial yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan keluarga dan lingkungan sosial terhadap tingkat stres ibu rumah tangga tidak bekerja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Sampel berjumlah 100 ibu rumah tangga tidak bekerja di wilayah JABODETABEK yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan skala likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil analisis menunjukkan terdapat pengaruh signifikan dukungan keluarga dan lingkungan sosial terhadap tingkat stres ibu rumah tangga tidak bekerja dengan nilai R = 0,842 dan R-Square = 0,709, artinya kontribusi kedua variabel sebesar 70,9%. Secara parsial, dukungan keluarga memiliki nilai T-Value = 5,242 >1,96 dan lingkungan sosial memiliki nilai T-Value = 5,21 > 1,96 dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Hasil ini mengindikasikan bahwa baik dukungan keluarga maupun lingkungan sosial secara signifikan memengaruhi tingkat stres, dengan pengaruh terbesar berasal dari dukungan keluarga. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran lingkungan sosial dan keluarga dalam menekan tingkat stres ibu rumah tangga tidak bekerja.
Comparison of Early Childhood Vocabulary Development in Digital and Conventional Learning Halmina, Andi; Palupi, Tri Nathalia
Jurnal Ar Ro'is Mandalika (Armada) Vol. 6 No. 3 (2026): JURNAL AR RO'IS MANDALIKA (ARMADA)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/armada.v6i3.6218

Abstract

Vocabulary development is a fundamental component of early childhood language acquisition and plays a crucial role in children’s cognitive growth and future academic success. The rapid integration of digital technology into early childhood education has raised questions regarding its effectiveness compared to conventional learning approaches in supporting vocabulary development. This study aims to compare early childhood vocabulary development in digital learning and conventional learning contexts. The research employed a qualitative approach using a literature study design. Data were collected from reputable national and international journals, books, and research reports related to early childhood vocabulary development, digital learning, and conventional learning. The selected literature was analyzed using content analysis to identify patterns, similarities, and differences between the two learning approaches. The findings indicate that digital learning effectively supports receptive vocabulary development and initial word recognition through multimodal features such as visuals, audio, and interactivity, particularly when accompanied by adult guidance. In contrast, conventional learning demonstrates stronger outcomes in expressive vocabulary development, pragmatic language use, and deeper semantic understanding through face-to-face interaction, dialogic reading, and guided communication. Overall, the study concludes that digital and conventional learning offer complementary benefits, and a blended learning approach provides the most effective support for early childhood vocabulary development.