Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) dengan Kejadian Penyakit Akibat Kerja (PAK) dan Produktivitas kerja di PT. Pelindo (Persero) Regional IV Cabang Makassar New Port Yayat, Hidayat; Sitti Fatima; Muhammad Ikhtiar
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 5 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i5.713

Abstract

Standard operating procedure atau biasa disingkat SOP merupakan panduan untuk memastikan kegiatan operasional organisasi atau perusahaan berjalan dengan lancar. Penggunaan SOP dalam organisasi bertujuan untuk memastikan organisasi beroperasi secara konsisten, efektif, efisien, sistematis dan terkelola dengan baik, untuk menghasilkan produk yang memiliki mutu konsisten sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sikap pekerja terhadap penerapan standar operasional prosesur dengan kejadian penyakit akibat kerja dan produktivitas kerja pada pekerja di PT. Pelindo (Persero) Regional IV Cabang Makassar New Port Tahun 2022.Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan rancangan cross sectional study. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan total sampling dengan jumlah 77 responden. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan uji chi-square pada tingkat kepercayaan 95% (alpha=0.05). Dari hasil penelitian diperoleh bahwa tidak ada hubungan antara sikap pekerja terhadap  penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) dengan kejadian Penyakit Akibat Kerja (PAK) diperoleh bahwa nilai p value=0.919>0.05 dan ada hubungan antara sikap pekerja terhadap penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) dengan produktivitas kerja yang sangat baik diperoleh bahwa nilai p value=0.001<0.05 di PT. Pelindo (Persero) Regional IV Cabang Makassar New Port Tahun 2022.Penelitian ini menyarankan agar pekerja lebih meningkatkan sikap patuh terhadap prosedur untuk menjaga kesehatan dan keselamatan diri, memberlakukan sistem hukuman bagi pekerja yang bekerja tidak sesuai dengan prosedur, karena bekerja sesuai dengan prosedur akan membuat pekerjaan lebih cepat dan singkat dalam mecapai target perusahaan.
Kajian Konseptual tentang Integrasi Media Visual dalam Pembelajaran Kosakata Bahasa Arab Anwar Abd. Rahman; Nurfadillah Nurfadillah; Fathimah Azzahra Ilyas; Sitti Fatima; Nurul Atira Muqmin; Fausiah Fausiah
Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa Vol. 5 No. 1 (2026): April: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurribah.v5i1.8065

Abstract

This study aims to conceptually examine the role of visual media in Arabic vocabulary learning and its relevance in the context of education in the digital era. Vocabulary mastery is a fundamental component in learning Arabic; however, in practice, vocabulary learning often encounters various challenges, such as the abstract nature of vocabulary, low student motivation, and the dominance of conventional teaching methods. This study employed a qualitative approach using library research. Data were obtained through a review of relevant scholarly sources, including books, journal articles, and previous research related to visual media and Arabic language learning. Data were collected through documentation techniques and analyzed using content analysis to examine the concepts, roles, and effectiveness of visual media in Arabic vocabulary instruction. The findings indicate that visual media, both conventional and digital, play a significant role in improving vocabulary comprehension, strengthening memory retention, and increasing students’ motivation and engagement in the learning process. Visual media also help transform abstract vocabulary into more concrete and contextual representations, making learning more meaningful and effective. Nevertheless, the implementation of visual media still faces several challenges, including limited facilities, teachers’ digital competence, and the suboptimal use of technology in learning activities. Therefore, it is necessary to develop innovative instructional strategies and enhance teachers’ competencies to ensure that visual media can be utilized effectively and sustainably in Arabic language learning.