Purnama, Andi Oktami Dewi Artha Ayu
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tradisi Molyobui: Simbol Kedewasaan dan Identitas Budaya Masyarakat Desa Bukamog, Kabupaten Buol Saleh, Novitasari A.; Muh. Rusli; Purnama, Andi Oktami Dewi Artha Ayu
TADAYYUN: Journal of Religion, Social and Humanities Studies Vol 2 No 2 (2024): Tadayyun: Journal of Religion, Social and Humanities Studies
Publisher : Program Studi Sosiologi Agama, FUD, IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tradisi Molyobui merupakan salah satu ritual adat masyarakat Desa Bukamog, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, yang menandai masa peralihan seorang anak perempuan menuju usia remaja. Tradisi ini sarat dengan makna simbolis yang mencerminkan nilai religius, sosial, dan budaya masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan prosesi Molyobui dan makna simbolik yang terkandung di dalamnya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif jenis dekskriptif dengan pendekatan antropologi yang berusaha menungkapkan informasi yang lengkap dan mendalam mengenai Tradisi Molyobui (Memasuki Usia Remaja) pada masyarakat. Informan dalam penelitian ini adalah remaja, dukun anak, dan orang tua di Desa Bukamog, Kabupaten Buol. Data diperoleh melalui wawancara, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosesi Molyobui tidak hanya berfungsi sebagai ritual penyucian dan tanda kedewasaan, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter dan identitas budaya remaja perempuan di Desa Bukamog. Dalam proses pelaksanaan Tradisi Molyobui dipimpin oleh dukun anak yang sudah ditentukan sebelumnya. Penentuan dukun anak sebelumnya adalah bahwa remaja yang sudah baligh harus di mandikan oleh dukun anak atau mengikuti prosesi Molyobui. Pelaksanaan tradisi ini dimulai dari proses mandi di sumur atau di sungai kemudian setelah itu kembali ke rumah dilanjutkan dengan berganti pakaian adat serta berhias kemudian dilanjutkan prosesi Nari. Nari yang di maksud adalah menari atau tarian Molyobui yang termasuk dalam prosesi memasuki usia remaja.
PERILAKU SOSIAL REMAJA PENGKONSUMSI MINUMAN BERALKOHOL DI KECAMATAN MANANGGU, KABUPATEN BOALEMO Golo, Fitriyanti; Sulaiman Ibrahim; Purnama, Andi Oktami Dewi Artha Ayu
TADAYYUN: Journal of Religion, Social and Humanities Studies Vol 3 No 1 (2025): Tadayyun: Journal of Religion, Social and Humanities Studies
Publisher : Program Studi Sosiologi Agama, FUD, IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku sosial remaja pengkonsumsi minuman beralkohol di Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan dalam penelitian ini adalah remaja, orang tua dan masyarakat di Kecamatan Mananggu. Selanjutnya teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama yang mempengaruhi perilaku remaja dalam mengonsumsi minuman beralkohol meliputi pengaruh teman sebaya, pola asuh orang tua, serta kemudahan akses terhadap minuman beralkohol. Dampaknya meliputi gangguan sosial, konflik keluarga, dan penurunan prestasi akademik. Peran orang tua, tokoh masyarakat, dan lembaga pendidikan sangat penting dalam pencegahan dan penanggulangan perilaku ini. Upaya yang dapat dilakukan meliputi penguatan kontrol sosial, edukasi moral, dan penegakan hukum terhadap penjualan alkohol kepada remaja.