Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Menelaah Prinsip Childfree dari Perspektif Kalangan Muda Laki-laki di Surabaya yang Multikultural Brahmantya, Afrigh Abrar; Jabbar, RP. Farros Ale Abdul; Bumi, Indra Pandita Wahyu Sakti Lingga; Hubbanlillah, Asyaddu; Sharif, Muhammad Diza; Rosyidah, Usma Nur Dian
JSHP : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol 8, No 2 (2024): JSHP (Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Balikpapan.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jshp.v8i2.2129

Abstract

Perspektif laki-laki tidak kalah penting dalam isu childfree. Penelitian bertujuan untuk menggali lebih dalam perspektif laki-laki Surabaya terhadap childfree. Penelitian juga menganalisis keanekaragaman laki-laki Surabaya terkait dengan Inclusive Society. Melalui metode kualitatif deskriptif, informan dipilih melalui teknik purposive dan snowball sampling. Hasil menemukan bahwa ketiga suku Jawa, Madura, dan Tionghoa menentang childfree dengan toleransi tertinggi dari suku Jawa. Childfree didasari faktor ekonomi, kondisi sosial, ketidaksiapan mental, dan kepentingan pribadi. Sebaliknya, childfree ditolak karena bertentangan dengan budaya, kewajiban meneruskan keturunan, dan dianggap egois. Isu childfree mengancam budaya suku Jawa, Madura, dan Tionghoa karena berkurangnya generasi penerus untuk melestarikan budaya sekitar. Menurut para pegiat budaya di Surabaya, isu childfree adalah salah satu tren yang akan pudar seiring berjalannya waktu. Childfree adalah fenomena yang mendapat pandangan variatif dari laki-laki berbagai suku di Surabaya.
Kemunafikan sebagai Krisis Moral dan Sosial: Kajian Hermeneutik Q.S. At-Taubah Ayat 67–70 dalam Perspektif Tadabbur Al-Qur’an Brahmantya, Afrigh Abrar
AL-IMAM: Journal on Islamic Studies, Civilization and Learning Societies Vol 7 No 1 (2026)
Publisher : IDRIS Darulfunun Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58764/j.im.2026.7.129

Abstract

Kajian ini membahas pentingnya Tadabbur Quran, sebuah praktik refleksi mendalam terhadap ayat-ayat Al-Quran, terutama menyoroti ayat-ayat Surah At-Taubah ayat 67-70. Kajian ini menekankan pentingnya memahami dan mengimplementasikan ajaran Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari. Dengan menggunakan pendekatan hermeneutika, kajian ini menjelajahi makna-makna halus dari ayat-ayat tersebut, menyoroti ancaman serius yang Allah tujukan kepada orang munafik, seperti dilupakan-Nya mereka, siksaan abadi di Neraka, dan sia-sia dari perbuatan mereka. Kajian ini menarik pelajaran bagi umat Muslim kontemporer, mendorong mereka untuk mengenali perilaku munafik, menghindari godaan duniawi, belajar dari kesalahan peradaban masa lampau, menegakkan ketaatan agama, dan memupuk dukungan saling antar mukmin. Tadabbur Quran dan analisis hermeneutika disajikan sebagai alat penting untuk memahami hikmah yang dalam dari Al-Quran dan menghadapi tantangan moral dan spiritual.