Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Literatur Review: Fondasi Humanistik dalam Pendidikan Kewirausahaan Berbasis Maslow dan Rogers Rohani, Tsania Ayu; Trinovita, Elin; Gagah Pratama, Mahendra Ryansa Gallen; Ghaffar, Alfian Abdul
Economics and Digital Business Review Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v6i2.2780

Abstract

Pendidikan kewirausahaan di era disrupsi dan ketidakpastian global menuntut pendekatan yang tidak hanya berorientasi pada keterampilan teknis, tetapi juga membangun karakter, nilai personal, dan kesadaran diri peserta didik. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji fondasi humanistik dalam pendidikan kewirausahaan dengan menelaah teori Abraham Maslow dan Carl Rogers melalui metode literatur review sistematis. Teori Maslow menekankan pentingnya pemenuhan kebutuhan aktualisasi diri, sementara Rogers menggarisbawahi peran lingkungan belajar yang empatik dan reflektif dalam membentuk individu sebagai fully functioning person. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi prinsip-prinsip humanistik ke dalam kurikulum kewirausahaan melalui strategi seperti project-based learning, self-directed learning, refleksi personal, dan mentoring mampu meningkatkan motivasi intrinsik, keberanian mengambil risiko, dan ketahanan psikologis mahasiswa. Kajian ini juga mengidentifikasi gap penelitian dan implikasi kebijakan, termasuk pentingnya pelatihan fasilitator berbasis nilai dan reformasi kurikulum nasional yang mendukung pendidikan transformatif. Artikel ini merekomendasikan pendekatan kewirausahaan yang lebih memanusiakan, dengan menempatkan pengembangan pribadi sebagai fondasi dalam membentuk wirausahawan yang tangguh, empatik, dan berdaya saing.
Literasi Konsumen dan Identifikasi Praktik Greenwashing dalam Pemasaran Berkelanjutan: Tinjauan Literatur Alfian Abdul Ghaffar; Tsania Ayu Rohani; Elin Trinovita; Mahendra Ryansa Gallen Gagah Pratama
Permana : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 17 No. 2 (2025): August
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/permana.v17i2.1290

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran literasi konsumen dalam mengidentifikasi praktik greenwashing pada pemasaran berkelanjutan. Fenomena meningkatnya kesadaran terhadap isu lingkungan dan sosial mendorong perusahaan menerapkan prinsip sustainability marketing, namun di sisi lain muncul praktik greenwashing yang menyesatkan konsumen melalui klaim ramah lingkungan yang tidak otentik. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dengan menelusuri berbagai publikasi ilmiah pada basis data Scopus, Web of Science, dan Google Scholar. Hasil kajian menunjukkan bahwa rendahnya literasi konsumen memperburuk dampak greenwashing karena menimbulkan kebingungan hijau (green confusion) dan menurunkan tingkat kepercayaan konsumen terhadap merek. Sebaliknya, literasi konsumen yang tinggi dapat berfungsi sebagai mekanisme pertahanan kognitif dalam menilai keaslian klaim keberlanjutan. Studi kasus Shell dan Unilever menunjukkan perbedaan antara komunikasi keberlanjutan yang menyesatkan dan yang otentik. Penelitian ini menegaskan pentingnya literasi konsumen sebagai kunci untuk menciptakan komunikasi pemasaran yang berkelanjutan, transparan, dan kredibel.