Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EDUKASI DAN REIBOSASI PROPAGUL MANGROVE DI DESA INDOMUT KABUPATEN HALMAHERA SELATAN PROPINSI MALUKU UTARA Az Umagap, Wirda; Madoan, Muhamad; Bashir, Mutmainnah; Josen, Chantika; Laisouw, Ruslan
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i1.48-52

Abstract

Mangrove merupakan ekosistem yang tumbuh pada daerah pesisir, parairan pantai, muara suangai dan zona estuari. Dilihat dari bentuk pertumbuhannya baik secara horisontal maupun fertikal, maka ekosistem Mangrove memiliki beberapa fungsi yang sangat penting, diantaranya fungsi ekonomi, fungsi ekologi dan fungsi biologi. Reboisasi hutan mangrove dapat memperbaiki ekosistem pesisir, memperbaiki taraf hidup masyarakat sekitarnya dengan hasil hutan dan perikanan. Edukasi diharapkan dapat memberikan pemahaman kesadaran masyarakat akan pentingnya ekosistem mangrove, dan dapat memberi manfaat bagi masyarakat setempat. berisi pokok-pokok pengabdian, seperti tujuan, metode dan hasil pengabdian. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap fungsi dan manfaat ekosistem mangrove, dan Mengadakan reboisasi propagul mangrove sebagai upaya dalam menciptakan regenerasi pertumbuhan mangrove dan dapat mempertahankan kestabilan pertumbuhan ekosistem mangrove. Kegiatan Pengabdian dilakukan di Desa Indomut Kabuaten Halmahera Selatan. Metode yang digunakan dengan menggunakan tahapan persiapan, tahapan edukasi dan tahapan reboisasi untuk penanaman propahul mangrove. Berdasarkan pada kegiatan ini yang dilaksanakan di Desa Indomut bersama masyarakat melakukan penanaman propagul mangrove di wilayah pesisir hutan mangrove sebagai ekosisitem mangrove adalah secara edukasi dapat mendorong partisipasi aktif dalam upaya konservasi dan pemanfaatan berkelanjutan ekosistem mangrove, yang terpenting adalah untuk keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat pesisir, Reboisasi Proses penanaman propagul mangrove di desa Indomut bersama masyarakatdengan  Jumlah propagul mangrove yang ditemukan dan sudah ditanami berjumlah 50 pohon, dan masih berlajut pada pengelolaan propagul mangrove agar lebih bermanfaat bagi masyarakat di desa Indomut
EDUKASI DAN REIBOSASI PROPAGUL MANGROVE DI DESA INDOMUT KABUPATEN HALMAHERA SELATAN PROPINSI MALUKU UTARA Az Umagap, Wirda; Madoan, Muhamad; Bashir, Mutmainnah; Josen, Chantika; Laisouw, Ruslan
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i1.48-52

Abstract

Mangrove merupakan ekosistem yang tumbuh pada daerah pesisir, parairan pantai, muara suangai dan zona estuari. Dilihat dari bentuk pertumbuhannya baik secara horisontal maupun fertikal, maka ekosistem Mangrove memiliki beberapa fungsi yang sangat penting, diantaranya fungsi ekonomi, fungsi ekologi dan fungsi biologi. Reboisasi hutan mangrove dapat memperbaiki ekosistem pesisir, memperbaiki taraf hidup masyarakat sekitarnya dengan hasil hutan dan perikanan. Edukasi diharapkan dapat memberikan pemahaman kesadaran masyarakat akan pentingnya ekosistem mangrove, dan dapat memberi manfaat bagi masyarakat setempat. berisi pokok-pokok pengabdian, seperti tujuan, metode dan hasil pengabdian. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap fungsi dan manfaat ekosistem mangrove, dan Mengadakan reboisasi propagul mangrove sebagai upaya dalam menciptakan regenerasi pertumbuhan mangrove dan dapat mempertahankan kestabilan pertumbuhan ekosistem mangrove. Kegiatan Pengabdian dilakukan di Desa Indomut Kabuaten Halmahera Selatan. Metode yang digunakan dengan menggunakan tahapan persiapan, tahapan edukasi dan tahapan reboisasi untuk penanaman propahul mangrove. Berdasarkan pada kegiatan ini yang dilaksanakan di Desa Indomut bersama masyarakat melakukan penanaman propagul mangrove di wilayah pesisir hutan mangrove sebagai ekosisitem mangrove adalah secara edukasi dapat mendorong partisipasi aktif dalam upaya konservasi dan pemanfaatan berkelanjutan ekosistem mangrove, yang terpenting adalah untuk keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat pesisir, Reboisasi Proses penanaman propagul mangrove di desa Indomut bersama masyarakatdengan  Jumlah propagul mangrove yang ditemukan dan sudah ditanami berjumlah 50 pohon, dan masih berlajut pada pengelolaan propagul mangrove agar lebih bermanfaat bagi masyarakat di desa Indomut
EDUKASI EKOSISTEM DAN KEANEKARAGAMAN HAYATI LAUT BERBASIS MASYARAKAT DI PULAU SIBU KELURAHAN GURAPING KECAMATAN OBA UTARA KOTA SOFIFI PROPINSI MALUKU UTARA Az Umagap, Wirda; Matdoan, Muhammad; Laisouw, Ruslan
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 3 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i3.1317-1322

Abstract

Ekosistem laut adalah sistem kehidupan di lingkungan laut yang melibatkan interaksi antara organisme hidup (biotik) dan lingkungan fisik (abiotik) seperti suhu, salinitas, cahaya, dan arus laut. Ekosistem laut mencakup berbagai habitat mulai dari perairan dangkal hingga laut dalam dan memiliki peran penting dalam mendukung kehidupan di bumi. Laut bahkan menghasilkan sekitar 50% oksigen di atmosfer melalui fotosintesis fitoplankton. Keanekaragaman hayati membuat ekosistem lebih produktif, stabil, dan tahan terhadap perubahan lingkungan. Ekosistem laut adalah bagian penting dari kehidupan di bumi yang harus dijaga. Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat, khususnya anak muda, terhadap pentingnya pelestarian laut, kita dapat menjaga keberlanjutan ekosistem ini untuk generasi mendatang. Ekosistem dan Keanekaragaman Hayati Laut memiliki beberapa fungsi yang sangat penting, diantaranya fungsi ekonomi, fungsi ekologi, fungsi social dan fungsi biologi. Ada juga memberikan ancaman bagi ekosistem dan keanekaragaman hayati laut seperti Overfishing, Pencemaran laut, Perubahan iklim, Pengasaman laut, dan Kerusakan habitat. Transformasi kimia di lautan karena penyerapan CO2 bisa menyebabkan penurunan air laut dan mengancam kehidupan biota seperti terumbu karang  kerang (bilvalvia). Edukasi diharapkan dapat memberikan pemahaman kesadaran masyarakat akan pentingnya ekosistem laut dan keanekaragaman hayati yang dapat memberi manfaat bagi masyarakat setempat. berisi pokok-pokok pengabdian, seperti tujuan, metode dan hasil pengabdian. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap fungsi dan manfaat ekosistem dan keanekaragaman laut. Metode yang digunakan dengan menggunakan tahapan persiapan, tahapan edukasi dan sosialisasi, serta tahap edukasi lapangan. Berdasarkan pada kegiatan ini yang dilaksanakan di Pulau Sibu bersama masyarakat pesisir  melakukan pengamatan di wilayah laut dan pesisirnya serta melihat dampak kerusakan yang akan terancam. Ekosistem laut dan keanekaragaman hayati laut merupakan komponen penting bagi keberlangsungan kehidupan di bumi. Ekosistem laut berperan dalam menjaga keseimbangan iklim, menyediakan oksigen, serta menjadi habitat jutaan organisme. Oleh karena itu, pengelolaan dan konservasi laut menjadi tanggung jawab bersama.