Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dinamika Politik Lokal dalam Membentuk Perilaku Pemilih: Studi Kasus di Desa Luwoo, Kecamatan Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo Lemba, Abd Halid; Hatu, Rauf A
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 9, No 4 (2024): November, I Special Issue on "Educational design research for human beings learn
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v9i4.33236

Abstract

Dinamika Politik Lokal menyajikan berbagai fenomena menarik yang terjadi di berbagai tempat dan memiliki ciri khas tersendiri dalam mengelola dinamika politik. Desa Luwoo telah menunjukan warna tersendiri dalam mengarahkan sisi demokrasi sejak orde lama, orde Baru dan reformasi. Kita bisa melihat hal demikian pada elit politik dan partisipasi warga masyarakatnya dalam memperjuangkan warna partai dan ideologi yang berbeda saat ini. Yang menarik dari dinamika ini adalah warga Luwoo menunjukan warna yang berbeda di setiap pemilihan dengan menjunjung nilai arif demokrasi dan politik. Penelitian ini bertujuan mengungkap pernyataan terkait apa yang menjadi faktor dominan dalam membentuk perilaku pemilih di desa Luwoo? Untuk mengungkap dinamika yang ada penulis menggunakan metode Kualitatif, dengan mencoba menghadirkan Informan dari kalangan elit politik. Baik elit politik lama dan elit politik baru, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat yang pernah menduduki jabatan strategis dalam birokrasi dan elit partai yang berada di desa tersebut, serta penulis mencoba menghadirkan kategori informan nonformal untuk membanding dinamika fakta-fakta yang ada. Adapun hasil penelitian ini mengungkap adanya dinamika yang terjadi di komunitas Lokal Luwoo, baik dinamika elit, ataupun dinamika warga yang bergejolak menentukan arah politik yang beragam warna yang ada selama ini di desa Luwoo yang juga mendapat perhatian dari masyarakat luar, baik tokoh-tokoh politik dan akademisi.
Relevansi Tradisi Tumbilotohe Untuk Penguatan Civic Culture Di Era Modern Nurdin, Mais; Hatu, Rauf A; Nurdin, Ais; Ibrahim, Nurinda; Mubianti, Eka Haspy
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5289

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap secara mendalam relevansi Tradisi Tumbilotohe untuk penguatan civic culture di era modern dengan menjadikan tradisi tersebut sebagai pintu masuk untuk memahami hubungan antara warisan budaya lokal dan pembentukan karakter kewargaan masyarakat Gorontalo. Metode dalam penelitian ini kualitatif deskriptif, data dihimpun melalui observasi langsung pelaksanaan Tumbilotohe, wawancaradan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tumbilotohe masih berfungsi sebagai warisan budaya penting karena memuat nilai religius, kebersamaan, penghormatan terhadap leluhur, serta ikatan kekeluargaan yang kuat, yang secara nyata tercermin dalam praktik gotong royong, kebiasaan berkumpul, dan simbol lampu sebagai representasi kehidupan dan penghormatan bagi anggota keluarga yang telah tiada. Selain itu juga, bahwa proses modernisasi, melalui pergeseran penggunaan lampu tradisional ke lampu hias modern dan semakin dominannya unsur hiburan seperti konser dan tontonan estetis telah mengaburkan sebagian esensi spiritual dan sosial Tumbilotohe, sehingga tradisi berpotensi direduksi menjadi sekadar perayaan seremonial dan atraksi visual. Kondisi ini mengindikasikan adanya ketegangan antara pelestarian makna dan tuntutan modernitas. Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan perlunya upaya sadar dan terarah dari masyarakat, pemerintah daerah, dan lembaga pendidikan untuk melestarikan tidak hanya bentuk luar tradisi, tetapi juga menghidupkan kembali makna filosofisnya melalui edukasi, internalisasi nilai, dan revitalisasi praktik sosial, agar Tumbilotohe tetap berperan sebagai penopang jati diri budaya dan kohesi sosial masyarakat Gorontalo di tengah arus perubahan zaman.