Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

TRAINING OF TRAINER SAKSI PADA PEMILIHAN KEPALA DAERAH KABUPATEN TANAH LAUT TAHUN 2024 Mahyuni, Mahyuni; Syafari, Muhammad Riduansyah; Hadiyanor, Enly; Krayadi, Sugeng; Fatori, Ach; Kaysfi, Muhammad Farisan
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v2i1.350

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan saksi melalui program Training of Trainer (ToT) yang dilaksanakan di Kabupaten Tanah Laut pada tahun 2024. Metode program ini mencakup pelatihan tatap muka, simulasi, diskusi kelompok, dan evaluasi komprehensif, dengan fokus pada pemahaman hak, tugas, dan kewajiban saksi pada Pilkada. Hasil pelaksanaan program menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap mekanisme Pilkada dan pengawasan suara. ToT berperan efektif dalam menyiapkan saksi yang lebih kompeten, mendukung pelaksanaan Pilkada sehingga dapat berdampak terhadap meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap proses Pilkada, sehingga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga demokrasi yang sehat dan berintegritas.
Analisis Konseptual Peran Pemuda dalam Pembangunan Desa Berdasarkan Undang-Undang Desa Fatori, Ach; Fatimah, Haliza; Marseli Faderi, Lannie
Jurnal Administrasi Politik dan Sosial Vol 6 No 2 (2025): JAPS Agustus 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46730/japs.v6i2.283

Abstract

This study aims to conceptually analyze the role of youth in village development based on the regulatory framework of Law Number 3 of 2024 on Villages, as well as to identify the challenges and opportunities associated with it. The research employs a qualitative approach using literature review methods, drawing from scholarly journals, books, and relevant policy documents. The findings indicate that the main barriers to youth participation include entrenched seniority culture, limited access to resources, minimal involvement in decision-making processes, and a persistent trend of urban migration. Nevertheless, three key opportunities can be optimized: youth involvement in village development planning, the promotion of local youth entrepreneurship, and the digital transformation of villages. Strengthening the role of youth requires a supportive ecosystem encompassing affirmative policies, capacity-building programs, institutional support, and access to funding. Through collaborative and regulatory approaches, youth can serve as a driving force for inclusive, self-reliant, and sustainable village development.
EFEKTIVITAS PELATIHAN SAKSI PADA PILKADA KABUPATEN TANAH LAUT TAHUN 2024 Fatori, Ach; Mahyuni, Mahyuni
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 11 No. 2 (2024): 2024 Desember
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v11i2.353

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas pelatihan saksi terhadap pemahaman tugas dan fungsi saksi dalam tahapan pemungutan dan penghitungan suara pada Pilkada. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain one-group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari 50 saksi yang dipilih secara proporsional dari populasi sebanyak 1.150 saksi di Kabupaten Tanah Laut. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji paired t-test untuk mengukur perbedaan signifikan antara skor pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor posttest dibandingkan pretest, dengan rata-rata skor awal sebesar 53,9 meningkat menjadi 74,4 setelah pelatihan. Uji paired t-test menghasilkan nilai thitung > ttabel dan signifikansi (p-value < 0,05), yang menegaskan bahwa pelatihan secara signifikan meningkatkan pemahaman saksi terhadap tugas dan fungsi saksi. Hasil ini menunjukkan bahwa program pelatihan efektif dan memiliki dampak positif dalam memperkuat kompetensi saksi, sehingga dapat menjadi landasan untuk pengembangan program pelatihan yang lebih efektif di masa depan.
The Islamic Educational Values in The Batimung Tradition : Implications for The Young Generation in Banjar District Nimah Nimah; Ach Fatori; Panggih Prabowo R.S.
Journal of Southern Sociological Studies Vol. 1 No. 1 (2025): Voices from The South (First Edition)
Publisher : Master's Program in Sociology, Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jsss.v1i1.40507

Abstract

This study investigates the Islamic educational values embodied in the Batimung tradition, a ritual steam bath practiced by the Banjar ethnic group in South Kalimantan, Indonesia. Positioned within a Global South framework, Batimung is analyzed as a site of cultural resilience and pedagogical innovation amid the pressures of globalization and epistemic hegemony. Utilizing a qualitative literature review, the study draws from academic sources published between 2015 and 2024 to examine Batimung’s moral, spiritual, ecological, and gendered dimensions. Findings reveal that Batimung fosters key Islamic values such as thaharah (purity), tazkiyah al-nafs (self-purification), muamalah (social ethics), and communal harmony through embodied, affective learning. Women’s central roles in ritual performance further highlight its function as a matrifocal space for moral transmission. Beyond its symbolic significance, Batimung offers transformative potential for Islamic education through culturally grounded curricula, experiential pedagogy, and environmental ethics. The study advocates for the formal recognition of Batimung within Islamic education policy and practice, emphasizing its relevance for character formation, intergenerational knowledge transfer, and epistemological decolonization. Ultimately, Batimung represents a living educational system that integrates body, spirit, nature, and community—offering a holistic and context-responsive model for Islamic character education in the 21st century.