Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh shift kerja dan beban kerja terhadap work fatigue pada perawat instalasi rawat inap RSU Haji Medan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif yang bertujuan untuk mengetahui hubungan serta pengaruh antar variabel yang diteliti. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat instalasi rawat inap RSU Haji Medan yang berjumlah 283 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan penentuan jumlah sampel menggunakan rumus Hair sehingga diperoleh sebanyak 110 responden yang memenuhi kriteria penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang kemudian diolah menggunakan bantuan program SPSS versi 26. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial shift kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap work fatigue dengan nilai t hitung sebesar 10,314 yang lebih besar dari t tabel 1,982 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05. Beban kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap work fatigue dengan nilai t hitung sebesar 8,081 yang lebih besar dari t tabel 1,982 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05. Secara simultan shift kerja dan beban kerja berpengaruh signifikan terhadap work fatigue dengan nilai F hitung sebesar 120,971 yang lebih besar dari F tabel 2,08 dengan nilai signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,688 menunjukkan bahwa 68,8% work fatigue dapat dijelaskan oleh variabel shift kerja dan beban kerja, sedangkan sisanya sebesar 31,2% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini.