Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrasi Nilai-Nilai Moderasi Beragama dalam Perencanaan Kurikulum PAI di Era Society 5.0 Agus; Agus Setiawan; Ainur Alam Budi Utomo; Rahmat Riyanto
Mimbar Kampus: Jurnal Pendidikan dan Agama Islam Vol. 24 No. 1 (2025): Mimbar Kampus: Jurnal Pendidikan dan Agama Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/mk.v24i1.6070

Abstract

The PAI curriculum currently plays a strategic role in shaping student character, especially in facing the challenges of the Society 5.0 era which demands inclusive, tolerant and respectful attitudes. This research aims to examine the integration of religious moderation values in Islamic Education curriculum planning at SMPIT Manbaul Ulum. This research uses a qualitative approach with a case study method, as well as data collection through in-depth interviews with school principals, teachers, and classroom observations. The data analysis technique used is triangulation to ensure the validity and legitimacy of the findings. The research results show that SMPIT Manbaul Ulum has succeeded in integrating the values of religious moderation in the PAI curriculum, with an emphasis on tolerance, mutual respect and inclusivity. However, there are challenges related to a deeper understanding of the application of moderation values by some teachers. Some teachers expressed the need for further training to improve their competence in teaching the value of moderation. In learning practice, various methods such as discussions, simulations and case studies are used to invite students to explore relevant social issues. The implication of this research is the need for training for teachers in teaching the value of religious moderation and the development of more in-depth learning materials to create a better generation. tolerant and harmonious in the era of Society 5.0.
PENGEMBANGAN KREATIVITAS PENGOLAHAN LIMBAH ORGANIK RUMAH TANGGA MENJADI ECO ENZYME DI KELURAHAN BENDOGERIT KECAMATAN SANANWETAN KOTA BLITAR Rahmat Riyanto; Ida Syamsu Roidah
Faedah : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 3 (2023): Agustus : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/faedah.v1i3.250

Abstract

Sampah adalah bahan yang tersisa dari penggunaan produk dan tidak memiliki nilai guna, namun tetap dapat menjadi barang berharga jika melewati proses daur ulang. Lebih dari 60% sampah yang dibuang di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) merupakan sampah organik. Di Kelurahan Bendogerit Kecamatan Sananwetan Kota Blitar terdapat komunitas kelompok bank sampah yang bertujuan mengelola sampah anorganik yang terkumpul dari sisa sisa limbah rumah tangga masyarakat setempat, sedangkan sampah organik rumah tangga belum terkelola dengan baik. Oleh karena itu, melihat kondisi tersebut munculah ide untuk mengelola sampah organik rumah tangga menjadi produk yang memiliki nilai guna yaitu eco enzyme. Eco enzyme merupakan cairan hasil proses fermentasi dari limbah organik, gula dan air. Cairan ini merupakan cairan serbaguna yang dapat dimanfaatkan dalam berbagai aspek kehidupan oleh manusia, hewan atauapun lingkungan.Kegiatan ini dilakukan dengan berbagai tahap yaitu wawancara dan observasi secara langsung kepada masyarakat, konsultasi dan uji coba atau praktek pembuatan eco enzyme serta dilakukan sosialisasi kepada masyarakat. Kegiatan ini dilakukan juga dengan harapan meningkatkan kesadaran, pengetahuan serta kreativitas masyarakat dalam pengolahan sampah organik rumah tangga menjadi produk yang memiliki nilai guna.