Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gambaran Kepatuhan Minum Obat Penderita Tuberkulosis Paru Di Rumah Sakit Khusus Paru Medan Sumatera Utara Ginting, Amnita Anda Yanti; Pakpahan, Rotua Elvina; Zebua, Selviyan Enjelita
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15853

Abstract

Tuberkulosis merupakan suatu penyakit kronik menular yang disebabkan oleh Bakteri Mycobacterieum tuberkulosis. Penyakit Tuberkulosis relaps (kambuh), kasus baru, bahkan resistensi hingga saat ini menjadi masalah kesehatan die seluruh dunia baik global ataupun internasional yang harus die atasi. Kepatuhan minum obat adalah salah satu masalah dalam pengobatan TB. Ketiedakpatuhan penderita tuberkulosis paru merupakan salah satu penyebab kegagalan pengobatan tuberkulosis yang menjadi hambatan untuk mencapai kesembuhan. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross sectional dengan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 95 responden kepatuhan minum obat rendah sebanyak 59 responden (62.2%), kepatuhan sedang 21 responden (22.1%) dan kepatuhan tinggi 15 responden (15.8%). Rendahnya kepatuhan minum obat ini karena responden lupa minum obat, lupa membawa obat dikarenakan sibuk bekerja, ketidaknyamanan minum obat dan kesulitan dalam mengingat minum obatnya serta kurangnya motivasi diri untuk sembuh. Kepatuhan minum obat lebih ditingkatkan dengan mengikuti aturan minum obat, adanya motivasi untuk sembuh dan memberikan penyuluhan kesehatan pentingnya minum OAT hingga tuntas yang diberikan oleh pelayanan kesehatan.
Gambaran Kepatuhan Minum Obat Penderita Tuberkulosis Paru Di Rumah Sakit Khusus Paru Medan Sumatera Utara Zebua, Selviyan Enjelita; Ginting, Amnita Anda Yanti; Pakpahan, Rotua Elvina
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15808

Abstract

Tuberkulosies merupakan suatu penyakiet kroniek menular yang diesebabkan oleh Bakterie Mycobacterieum tuberkulosies. Penyakiet Tuberkulosies relaps (kambuh), kasus baru, bahkan resiestensie hiengga saat ienie menjadie masalah kesehatan die seluruh duniea baiek global ataupun ienternasieonal yang harus die atasie. Kepatuhan mienum obat adalah salah satu masalah dalam pengobatan TB. Ketiedakpatuhan penderieta tuberkulosies paru merupakan salah satu penyebab kegagalan pengobatan tuberkulosies yang menjadie hambatan untuk mencapaie kesembuhan. Metode penelitian ini mengunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross sectional dengan mengunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 95 responden kepatuhan minum obat rendah sebanyak 59 responden (62.2%), kepatuhan sedang 21 responden (22.1%) dan kepatuhan tinggi 15 responden (15.8%). Rendahnya kepatuhan minum obat ini karena responden lupa minum obat, lupa membawa obat dikarenakan sibuk bekerja, ketidaknyamanan minum obat dan kesulitan dalam mengingat minum obatnya serta kurangnya motivasi diri untuk sembuh. Kepatuhan minum obat lebih ditingkatkan dengan mengikuti aturan minum obat, adanya motivasi untuk sembuh dan memberikan penyuluhan kesehatan pentingnya minum OAT hingga tuntas yang diberikan oleh pelayanan kesehatan.