Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENERAPAN AKUNTANSI SYARIAH DALAM MENINGKATKAN TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS KEUANGAN PADA LEMBAGA KEUANGAN ISLAM Rayyan Firdaus; Rayyan Hidayat
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 6 (2024): Desember 2024 - Januari 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akuntansi syariah merupakan sistem pencatatan keuangan yang berdasarkan prinsip-prinsip syariah Islam, seperti keadilan, transparansi, dan akuntabilitas. Artikel ini bertujuan untuk mengulas pentingnya penerapan akuntansi syariah dalam lembaga keuangan Islam, baik untuk memenuhi kebutuhan pemangku kepentingan maupun menjaga kesesuaian dengan nilai-nilai Islam. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menganalisis konsep, karakteristik, dan praktik akuntansi syariah di lembaga keuangan Islam. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan akuntansi syariah dapat meningkatkan transparansi laporan keuangan, memperkuat kepercayaan masyarakat, dan memastikan pemenuhan prinsip syariah dalam pengelolaan keuangan. Temuan ini diharapkan menjadi rujukan bagi lembaga keuangan Islam dalam mengembangkan sistem akuntansi yang lebih efektif dan sesuai syariah.
PENERAPAN KONSEP GOING CONCERN DALAM PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN DI MASA KRISIS EKONOMI Muammar Khaddafi; M Eggy Atami; Nova Crusita Hutabarat; Rayyan Hidayat; Fajri Ramadan
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Going concern merupakan salah satu asumsi dasar dalam penyusunan laporan keuangan yang menyatakan bahwa perusahaan akan melanjutkan operasionalnya di masa mendatang. PSAK 1 mewajibkan laporan keuangan disusun dengan asumsi kelangsungan usaha, kecuali terdapat indikasi yang menunjukkan sebaliknya. Artikel ini membahas penerapan konsep going concern di masa krisis ekonomi, seperti pandemi COVID-19 dan resesi, yang menimbulkan tantangan besar bagi perusahaan dalam mempertahankan kelangsungan usahanya. Indikator ketidakpastian going concern meliputi kerugian operasional berkelanjutan, arus kas negatif, kegagalan pembayaran utang, dan kehilangan pelanggan utama. Selain itu, artikel ini menjelaskan tanggung jawab manajemen untuk menilai dan mengungkapkan going concern secara transparan, serta tanggung jawab auditor dalam mengevaluasi penilaian manajemen dan memberikan opini audit yang sesuai. Pemahaman going concern di masa krisis ekonomi penting untuk menjaga keandalan laporan keuangan dan meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan terhadap kondisi keuangan perusahaan.
PENERAPAN SISTEM INFORMASIĀ  AKUNTANSI DALAM ORGANISASI UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI PENGELOLAAN KEUANGAN DAN MENDUKUNG PENGAMBILAN KEPUTUSAN Rayyan Hidayat; Rayyan Firdaus
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 10 (2024): Desember 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) dalam organisasi memainkan peran penting dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan dan mendukung proses pengambilan keputusan. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana SIA dapat meningkatkan akurasi, ketepatan waktu, dan keandalan data keuangan, yang pada gilirannya memfasilitasi pengendalian dan pelaporan keuangan yang lebih baik. Dengan mengotomatiskan tugas rutin, SIA mengurangi kesalahan manusia, mempercepat pelaporan keuangan, dan memastikan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku. Selain itu, SIA memberikan informasi keuangan terkini dan komprehensif bagi pengambil keputusan, memungkinkan pilihan strategis yang lebih terinformasi. Artikel ini juga membahas tantangan yang dihadapi organisasi dalam mengadopsi SIA, termasuk resistensi terhadap perubahan, biaya awal yang tinggi, dan kebutuhan akan pelatihan karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun menghadapi tantangan tersebut, integrasi SIA memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kinerja organisasi, transparansi keuangan, dan daya saing secara keseluruhan. Oleh karena itu, organisasi dianjurkan untuk berinvestasi dalam SIA sebagai cara untuk mengoptimalkan proses pengelolaan keuangan mereka dan meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan.