Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pentingnya Memahami Cybergogy bagi Guru Milenial dalam Menghadapi Perubahan Era Transformasi Digital Widijantoro, Noor; Anwar, Muhammad Saiful
FOUNDASIA Vol. 15 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/foundasia.v15i2.79859

Abstract

Artikel ini menjelaskan pentingnya memahami cybergogy bagi guru milenial dalam menghadapi transformasi digital. Guru merupakan ujung tombak dalam mencerdaskan kehidupan bansa. Strategi pendekatan yang dilakukan oleh guru akan menentukan kesuksesan dalam kegiatan belajar mengajar di dalam kelas. Perkembangan era transformasi digital juga berdampak pada persekolahan. Pada saat ini, peserta didik lahir sudah dikelilingi oleh kemutakhiran teknologi digital dan internet, begitu pula dengan guru yang mengajarnya. Oleh karena itu, guru generasi milenial akan mengajar peserta didik yang juga lahir dikelilingi oleh perkembangan teknlogi informasi, maka diperlukan strategi pembelajaran yang juga memanfaatkan media digital yang disebut dengan istilah cybergogy. Metode pembahasan dalam artikel ini menggunakan kajian literatur atau studi kepustakaan. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa, bagi guru milenial memiliki kompetensi terhadap penguasaan teknologi digital dan internet, merupakan sebuah keharusan. Karena dengan menguasai media pembelajaran tersebut akan menjadi salah satu alternatif solusi dalam menciptakan suasana pembelajaran yang efektif. Hal ini, sangat erat karena potret perilaku peserta didik saat ini, sangat dekat dengan penggunaan teknologi digital.
PELATIHAN PENGEMBANGAN KARAKTER SISWA SMK 1 MA'ARIF SLEMAN YOGYAKARTA BERBASIS NILAI KEBUDAYAAN PESANTREN Rachmadani, Fadhila; Rohman, Arif; Anwar, Muhammad Saiful; Widijantoro, Noor
Al-Umron : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): AL-UMRON : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM) UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SUNAN GIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/alumron.v6i2.4613

Abstract

This research, which was conducted in one unit with community service activities, aims to provide character development training for students based on Islamic boarding school values ​​at SMK 1 Ma'arif, Sleman, Yogyakarta. This research is based on a sense of concern about the increasing number of juvenile delinquencies among high school students. Juvenile delinquency is triggered by several factors such as globalization, modernization, and the rapid development of information technology. This research focuses on efforts to minimize the negative impacts of these factors. This research uses a focus group discussion or FGD data collection method involving 18 respondents. This qualitative research uses the theoretical framework of Imam Al-Ghazali's philosophical thought, in order to analyze reflectively-philosophically the values ​​of Islamic boarding school culture as a basis for developing character education for students at SMK 1 Ma'arif, Sleman, Yogyakarta. The community service activities used were the lecture method and action plan assistance. The lecture method is used to convey material related to the values ​​of Islamic boarding school education in order to build the character of adolescents at SMK 1 Ma'arif, Sleman, Yogyakarta. This action plan mentoring method, participants are asked to submit a proposal for "Development of Student Activities at SMK 1 Ma'arif, Sleman, Yogyakarta through the Habituation of Pesantren Culture". The implementation of this research and community service activity was carried out at SMK 1 Ma'arif, Sleman, Yogyakarta. The target of this research and community service activity is the participants of the Student Character Development Training Based on Pesantren Values ​​at SMK 1 Ma'arif, Sleman Yogyakarta. The results of this research and community service activity, training participants get benefits that contribute to self-development in terms of insight, intellectual, personal, and professional.
Modal Sosial dalam Pendidikan Vokasional untuk Anak dengan Hambatan Intelektual (Studi Kasus di SLBN 1 Yogyakarta) Fitriawan, Bunga Kharisma Nuria; Dwiningrum, Siti Irene Astuti; Widijantoro, Noor
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 15, No 1 (2026): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v15i1.23967

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan menganalisis (1) Modal sosial yang dibangun oleh rombongan belajar vokasional di SLBN 1 Yogyakarta. (2) Modal sosial yang digunakan oleh sekolah dan keluarga untuk membangun usaha berdasarkan keahlian vokasional yang sudah dipelajari anak dengan hambatan intelektual di SLBN 1 Yogyakarta, dan (3) Faktor pendukung dan penghambat dalam penggunaan modal sosial pada rombongan belajar vokasional untuk anak dengan hambatan intelektual di SLBN 1 Yogyakarta. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Objek penelitiannya adalah pendidikan keahlian vokasional dan modal sosial yang melibatkan pimpinan dan satu wakil pimpinan SLBN 1 Yogyakarta, empat orang guru rombongan belajar SLBN 1 Yogyakarta, dan tiga orang wali murid SLBN 1 Yogyakarta. Teknik yang digunakan untuk menghimpun data, yakni teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kemudian uji validitas data diuji dengan menggunakan teknik triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Sedangkan, analisis data menggunakan teknik Miles dan Huberman, yaitu pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Terdapat sejumlah aktivitas yang dilakukan oleh sekolah dan orang tua dalam proses membangun modal sosial (kepercayaan, norma dan nilai, jejaring kemitraan serta partisipasi; 2) Sekolah dan keluarga mempunyai strategi dengan pendekatan yang adaptif, holistik, dan kolaboratif dalam menggunakan modal sosial untuk membangun usaha berdasarkan keahlian vokasional yang sudah dipelajari peserta didik; dan 3) Terdapat faktor pendukung penggunaan modal sosial pada rombongan belajar keahlian vokasional untuk anak dengan hambatan intelektual di SLBN 1 Yogyakarta, seperti sarana prasarana yang memadai di setiap rombongan belajar, partisipasi aktif orang tua dan guru, peserta didik bersikap terbuka atas kesulitan yang dialami, dan jalinan kemitraan yang dibangun oleh sekolah dengan pihak Dunia Usaha Dunia Industri maupun lembaga pendidikan. Di samping itu juga terdapat faktor penghambat hal tersebut, yakni kondisi emosional peserta didik yang kompleks, stigma negatif masyarakat, penerimaan orang tua pada anak, kondisi ekonomi orang tua peserta didik yang berada di posisi menengah ke bawah.