Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS RESIKO KEAMANAN PADA PERUSAHAAN INDOFOOD Sari Jamilah Rangkuti; Arsyadona, Arsyadona
Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 14 No. 6 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8734/musytari.v14i6.10592

Abstract

Penelitian ini mengkaji aspek teoretis manajemen risiko keamanan dengan studi kasus PT Indofood Sukses Makmur Tbk melalui pendekatan studi literatur. Metodologi yang digunakan adalah systematic literature review dengan menganalisis berbagai sumber literatur ilmiah, Framework keamanan, dan standar industri terkait manajemen risiko keamanan perusahaan. Hasil kajian menunjukkan pentingnya pendekatan teoretis dalam pengembangan sistem keamanan perusahaan, terutama dalam aspek identifikasi risiko, evaluasi ancaman, dan strategi mitigasi. Penelitian ini menghasilkan model konseptual manajemen risiko keamanan yang dapat diimplementasikan di industri makanan.
OVERVIEW KELAYAKAN BISNIS Putri Zahra; Rizki Ananda Syahfitri; Sari Jamilah Rangkuti
Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 14 No. 6 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8734/musytari.v14i6.10593

Abstract

Studi kelayakan bisnis ini merupakan proses sistematis untuk mengevaluasi potensi keberhasilan suatu bisnis, dengan mempertimbangkan aspek pasar, manajemen, teknis, keuangan, dan hukum. Tujuan utamanya adalah untuk menentukan apakah suatu bisnis dapat bertahan, mengurangi potensi kerugian, dan memaksimalkan keuntungan. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka dengan mengumpulkan data dari berbagai jurnal. Langkah-langkah utama dalam penelitian meliputi pengumpulan data, analisis, dan studi kasus. Sumber data sekunder seperti buku, artikel jurnal, dan. Berdasarkan studi kelayakan Chicken Crush Medan, bisnis tersebut dapat dikatakan layak dengan menunjukkan potensi pertumbuhan yang besar, didukung oleh manajemen yang kuat, strategi pemasaran yang efektif, kesiapan teknis, kepatuhan hukum, dan permintaan pasar terutama di kalangan pelajar.
Sosialisasi Proses Pembuatan Sabun Cuci Piring Cair sebagai Peluang Usaha bagi Ibu Rumah Tangga di Desa Timbang Lawan, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat Intan Nofitasari; Hanifa Salsabila; Sari Jamilah Rangkuti; Pinasthika Alya Disti; Muhammad Auliyah Al Ghazali ZA; Ilka Zufria
Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Mei : NUSANTARA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/nusantara.v6i2.8433

Abstract

This activity was conducted in Timbang Lawan Village, located in Bahorok Sub-district, Langkat Regency, North Sumatra Province. The results of surveys and interviews with partners indicate that most residents, especially housewives, carry out activities at home, work as agricultural laborers, and engage in farming. This situation provides significant opportunities to train and educate them through programs aimed at improving economic conditions and financial independence. However, the main inhibiting factors identified are limited access to information, knowledge, and technology, which hinder their creativity in utilizing leisure time productively. The purpose of this community empowerment program is to provide education and socialization to inspire and empower the community in addressing economic problems through training in making dishwashing liquid. After this activity, it is expected that participants can reduce household expenses by no longer needing to purchase dishwashing liquid on a daily basis. Moreover, if opportunities arise, they may also identify business prospects to develop dishwashing liquid production. The expected benefit of this activity is to foster an entrepreneurial spirit among housewives in Timbang Lawan Village.