Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pengetahuan Ibu Terhadap Status Gizi Balita Arief, Ria Qadariah; Prasetyaningtyas, Linda Widayanti; Hidayati L, Sri
Al GIZZAI: PUBLIC HEALTH NUTRITION JOURNAL Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/algizzai.v5i1.52878

Abstract

The nutritional status of toddlers is a crucial point to see their growth and development in the future. To support this growth and development, nutritional knowledge is needed which can have the greatest influence in assisting the lives of these toddlers. This study aims to analyze the relationship between mothers' knowledge about nutrition and the nutritional status of their toddlers. The research used a cross-sectional study to see this relationship by measuring mothers' knowledge about nutrition by means of knowledge scoring, measuring the nutritional status of toddlers with weight based on age and height based on age which is chronic nutritional status. The result is that maternal knowledge has a significant impact on the nutritional status of toddlers. Therefore, it is important to increase mothers' knowledge, especially regarding health and nutrition.
Analisis Kemampuan Berpikir Analitis Peserta Didik Kelas VII Pada Pembelajaran IPA Di SMP Negeri 3 Waru Falah, Gusti Afrizal Zamzami; Wakhidah, Nur; Arum, Wahyuni Fajar; Ummah, Khoirotul; Hidayati L, Sri
Experiment: Journal of Science Education Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/experiment.v4i2.30258

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir analitis peserta didik kelas VII dalam pembelajaran IPA di SMP Negeri 3 Waru. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan instrumen berupa tes uraian yang disusun berdasarkan tiga indikator berpikir analitis, yaitu membedakan, mengorganisasikan, dan mengatribusikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan berpikir analitis peserta didik tergolong rendah dengan skor rata-rata keseluruhan 36,4, yang masuk dalam kategori "kurang." Dari tiga indikator yang diukur, kemampuan "mengatribusikan" memperoleh skor rata-rata tertinggi (51,15), sedangkan "mengorganisasikan" memiliki skor rata-rata terendah (27,01). Sebagian besar peserta didik (86%) memperoleh skor di bawah 60. Temuan ini mengindikasikan perlunya pengembangan kemampuan berpikir analitis peserta didik melalui pembelajaran yang lebih inovatif, seperti pendekatan student-centered learning. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menganalisis kemampuan komunikasi sains dengan materi dan teknik pengambilan data yang berbeda untuk hasil yang lebih komprehensif.