Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrating Legal Protection Strategies for Wife and Children Due to Rejection of Marriage Isbat Application Jalil, Abdul; Abdul Haq Syawqi; M. Haris Hidayatulloh; Supraptiningsih, Umi; Cut Linda Marheni
Nurani Vol 24 No 2 (2024): Nurani: jurnal kajian syari'ah dan masyarakat
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/nurani.v24i2.24748

Abstract

This study explores integrative legal protection strategies for wives and children, bridging normative and sociological perspectives, in the face of Isbat Nikah application rejections. This strategy is essential because it is motivated by the facts in the field, namely that many Isbat Nikah are not registered and have legal consequences. This study uses a qualitative approach; this empirical study is drawn from observation data and interviews with judges and clerks in three religious courts (PA) in East Java, namely in Pamekasan, Probolinggo, and Pasuruan Districts. The data was further enriched by comparing it with document and literature studies, then analyzed using descriptive techniques. This article finds that the legal protection of wives and children due to the rejection of Isbat Nikah applications is to apply an integrative normative-sociological strategy. Normatively, the way that can be taken is by integrating several aspects such as aspects of the law, law enforcement, and facilities or facilities that can support the application of law, such as human resources and sophisticated tools such as tools to find out a person's DNA. Meanwhile, sociologically, two aspects of social problems are crucial to carrying out an integrated improvement strategy, namely aspects such as aspects of a religious-type society and a negative patriarchal culture. Religious communities often exhibit a strong susceptibility to dependence on religious guidance.
Literasi Perencanaan Keuangan Islam dalam Perlindungan Konsumen Muslim Vina Septiana Permatasari; M. Haris Hidayatulloh
Shafin: Sharia Finance and Accounting Journal Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/sfj.v3i2.10391

Abstract

Berbagai permasalahan keuangan bermunculan bersamaan dengan pesatnya perkembangan teknologi keuangan. Perkembangan teknologi keuangan dan percepatan inklusi keuangan yang tidak diimbangi dengan peningkatan literasi keuangan dapat merugikan masyarakat. Salah satu aspek dalam literasi keuangan yang harus dimiliki oleh masyarakat adalah kemampuan perencanaan keuangan. Perencanaan keuangan masyarakat muslim memiliki perbedaan dengan perencanaan keuangan konvensional. Penelitian ini mendeskripsikan perencanaan keuangan dengan memadukan panduan perencanaan keuangan dari Financial Planning Standar Boards (FPSB) Indonesia dengan panduan Islam yang berkaitan dengan keuangan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literature dan content analisis yang diperkuat dengan wawancara kepada pakar perencanaan keuangan dan mengikuti Associate Wealth Planner Syariah (AWPS) Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa finansial edukator yang memahami perencanaan keuangan Islam sangat diperlukan dalam perlindungan konsumen muslim. Oleh sebab itu FPSB Indonesia membentuk asosiasi wealth planner syariah (AWPS). Kolaborasi berbagai pihak sangat diperlukan dalam meningkatkan perlindungan konsumen muslim melalui peningkatan literasi perencanaan keuangan syariah. Perencanaan keuangan yang tepat dan Islami diharapkan dapat membantu individu atau rumah tangga muslim menjadi lebih sejahtera. Kesejahteraan ini kemudian juga akan berimplikasi pada kesejahteraan sosial dan peningkatan inklusi keuangan yang aman bagi konsumen muslim dan masyarakat pada umumnya.