Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HAKIKAT REWARD DALAM FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM Chandra, Mayora; Cindy Aulia; Hazral Nauva
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 9 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v9i1.8814

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep reward dalam filsafat pendidikan Islam, yang tidak hanya berfungsi sebagai alat motivasi tetapi juga sebagai sarana pembentukan akhlak mulia dan internalisasi nilai-nilai Islami. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi kepustakaan, penelitian ini menganalisis teks-teks utama seperti Al-Qur'an, Hadits, dan karya para ulama klasik, serta literatur akademik terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reward dalam pendidikan Islam mencakup dimensi spiritual, moral, dan sosial yang saling melengkapi. Dimensi spiritual mendorong siswa untuk memperkuat hubungan dengan Allah SWT, dimensi moral memperkuat karakter seperti kejujuran dan tanggung jawab, sedangkan dimensi sosial memperkuat hubungan antarindividu dalam lingkungan pendidikan. Lebih lanjut, penelitian ini menawarkan model implementasi reward Islami yang relevan dengan sistem pendidikan modern. Model ini menekankan integrasi nilai-nilai Islam dalam sistem penghargaan, sehingga menciptakan individu yang unggul secara akademis sekaligus memiliki moralitas dan kesadaran spiritual yang tinggi. Temuan ini tidak hanya memberikan kontribusi teoritis dalam memahami reward sebagai elemen kunci dalam pendidikan Islam, tetapi juga menawarkan panduan praktis bagi pendidik dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif dan produktif. Studi lebih lanjut disarankan untuk memperluas penerapan model ini dalam berbagai konteks pendidikan.
Implementasi Strategi Discovery Learning dalam Pembelajaran Akidah Akhlak di MTs Muhammadiyah-01 Medan Syafira, Tengku Indah; Chandra, Mayora; Daulay, Wira Buana Satria; Arlina, Arlina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36547

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana teknik Discovery Learning digunakan dalam pengajaran "Akhlak terhadap Sesama Manusia" sebagai bagian dari Akidah Akhlak (moralitas Islam) di kelas IX MTs Muhammadiyah-01 Medan. Penelitian ini menggunakan metode fenomenologi yang bersifat kualitatif. Tiga belas peneliti bertindak sebagai pengamat, sedangkan dua puluh siswa kelas sembilan bertindak sebagai subjek. Metode pengumpulan data meliputi observasi partisipan, wawancara mendalam, dan perekaman foto. Reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan merupakan langkah-langkah dari pendekatan Miles dan Huberman, yang digunakan untuk analisis data. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa teknik Discovery Learning dilaksanakan dalam lima langkah: identifikasi masalah, pengumpulan data melalui diskusi kelompok, bukti melalui presentasi, dan penarikan kesimpulan. Langkah pertama adalah menggunakan gambar atau poster sebagai stimulus. Pemahaman siswa tentang gagasan moral, empati, dan kemampuan berpikir kritis semuanya ditingkatkan melalui penggunaan pendekatan Discovery Learning dalam pendidikan. Namun, terdapat sejumlah tantangan, termasuk mengelola waktu siswa secara efektif, mengakomodasi tingkat kemampuan mereka yang beragam, dan mengatasi kelas yang terlalu padat. Karena teknik Discovery Learning dapat membuat pembelajaran siswa lebih relevan, kontekstual, dan mudah diingat dalam aktivitas sehari-hari mereka, penelitian ini memperlihatkan bahwa teknik ini bermanfaat jika digunakan dalam pembelajaran Akidah Akhlak.