Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ASBABUN NUZUL DALAM PERSPEKTIF TASAWUF Father, Bunayya Zean; Mustofa Dzikri Lubis; Muhammad Aliyazir; Nur Fadillah Hanum Nasution; M Ghifari Manurung
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 11 No. 1 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v11i1.10552

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk menganalisis asbab an-nuzul dalam perspektif tasawuf, dengan fokus pada dimensi spiritual yang terkandung dalam konteks turunnya ayat-ayat Al-Qur'an. Asbab an-nuzul tidak hanya dipahami sebagai latar belakang historis dari wahyu, tetapi juga sebagai cerminan kondisi spiritual umat manusia pada masa tersebut. Dalam tradisi tasawuf, asbab an-nuzul dipandang sebagai jembatan antara syariat dan hakikat, yang memberikan panduan tidak hanya dalam memahami hukum, tetapi juga dalam perjalanan spiritual individu menuju Allah SWT. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis, memanfaatkan sumber-sumber primer seperti Al-Qur'an, kitab tafsir, dan literatur tasawuf. Analisis dilakukan dengan menelusuri keterkaitan antara asbab an-nuzul dan nilai-nilai spiritual yang diajarkan dalam tasawuf. Hasil kajian menunjukkan bahwa setiap ayat yang memiliki konteks historis tertentu juga mengandung hikmah yang mendalam, seperti pentingnya kesabaran, keadilan sosial, dan kesadaran akan hubungan manusia dengan Tuhan. Melalui perspektif tasawuf, asbab an-nuzul memberikan wawasan yang lebih luas tentang makna spiritual Al-Qur'an, memungkinkan individu untuk tidak hanya memahami pesan-pesan ilahi secara tekstual, tetapi juga merenungkan dan mengaplikasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Pengetahuan tentang asbab an-nuzul juga relevan bagi generasi modern dalam mengintegrasikan ajaran Al-Qur'an ke dalam praktik moral dan spiritual yang lebih mendalam.
Eksplorasi Penafsiran Quran Surah Al-Muddatsir Ayat 1-7 Fauziah Nur Ariza; Atika Ilmah Mrp; Qonita Fathin Suhaila; Romadhan Siregar; Wildanu Farhan; Mustofa Dzikri lubis
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 7 (2025): Menulis - Juli
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i7.501

Abstract

Surah Al-Muddatsir ayat 1–7 merupakan bagian awal dari wahyu yang memiliki makna penting dalam konteks dakwah Rasulullah SAW. Ayat-ayat ini memuat seruan langsung kepada Nabi Muhammad untuk bangkit dan menjalankan misi kenabiannya dengan penuh kesungguhan, kesucian jiwa, dan keteguhan hati. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi berbagai penafsiran ulama klasik dan kontemporer terhadap ayat-ayat tersebut serta mengungkap relevansinya dalam kehidupan dakwah dan spiritualitas umat Islam masa kini. Dengan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka, Hasil eksplorasi menunjukkan bahwa ayat-ayat ini mengandung pesan moral, spiritual, dan dakwah yang kuat, serta menekankan pentingnya kesiapan pribadi dalam memikul tanggung jawab dakwah. Temuan ini memperkaya pemahaman terhadap dimensi ruhani dan aksi dalam Islam.