Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pendekatan Strategis untuk Memperkuat Kesehatan Mental Taruna X dalam Meningkatkan Prestasi Akademik dan Non Akademik di MPA Tingkat I Ginting, Dennis Adriano Imanuel; Puspita, Intan Kartika Danti; Yanthi, Ni Kadek Dwi Artha; Tumangken, Rivaldo; Simanungkalit, Willy Immanuel; Fathoni, Achmad Robbi
Empiricism Journal Vol. 6 No. 4: December 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/pq86vf34

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kesehatan mental Taruna X serta implikasinya terhadap prestasi akademik dan non-akademik di lingkungan pendidikan semi-militer. Pendekatan kualitatif digunakan untuk menggali secara mendalam dinamika psikologis taruna melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen institusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan fisik, tuntutan akademik yang tinggi, dan struktur disiplin yang ketat menjadi sumber utama stres, kelelahan mental, dan penurunan motivasi belajar. Namun demikian, ketahanan pribadi, kemampuan regulasi emosi, serta self-efficacy terbukti berperan sebagai faktor pelindung yang membantu taruna beradaptasi dan mempertahankan performa optimal. Dukungan sosial antar-taruna turut memperkuat kesejahteraan mental, sementara dukungan institusional yang masih bersifat reaktif menunjukkan adanya kebutuhan akan sistem pendampingan yang lebih preventif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan kesehatan mental taruna membutuhkan strategi yang terstruktur melalui program manajemen stres, konseling proaktif, dan intervensi berbasis ketahanan mental untuk meningkatkan prestasi akademik, kesiapan fisik, dan kualitas karakter taruna. Strategic Approaches to Strengthen the Mental Health of Cadets X in Improving Academic and Non-Academic Performanceat MPA Level I Abstract This study aims to analyze the factors that influence the mental health of Cadets X and examine their implications for academic and non-academic performance within a semi-military educational environment. A qualitative approach was employed to explore the psychological dynamics of the cadets through in-depth interviews, observations, and institutional document analysis. The findings indicate that physical demands, high academic pressure, and strict disciplinary structures are the primary sources of stress, mental fatigue, and declining learning motivation. However, personal resilience, emotional regulation skills, and self-efficacy function as protective factors that help cadets adapt and maintain optimal performance. Peer social support also contributes to strengthening mental well-being, while the institution’s reactive support system highlights the need for a more preventive mentoring structure. This study concludes that enhancing cadets’ mental health requires structured strategies through stress management programs, proactive counseling, and resilience-based interventions to improve academic performance, physical readiness, and character development.
Peran Budaya Daerah Terhadap Perilaku Taruna di Sekolah Kedinasan X Hasan, Muhammad Jidan; Fathoni, Achmad Robbi; Putri, Ni Made Rista; Yudanto, Muhammad Iqbal Ardhi; Anugerah, I Made Penta Okta Prasta Dwi; Rumboirusi, Sefnat Tokri
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 6 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i6.918

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya nilai-nilai budaya daerah dalam membentuk perilaku dan karakter taruna di tengah sistem pendidikan kedinasan yang menekankan disiplin dan hierarki. Keberagaman latar belakang budaya taruna berpotensi memengaruhi cara mereka beradaptasi dan berperilaku dalam lingkungan kedinasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran budaya daerah terhadap pembentukan perilaku taruna di Sekolah Kedinasan X. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap 20 orang taruna yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Analisis data dilakukan secara induktif untuk mengidentifikasi tema-tema utama yang berkaitan dengan nilai budaya dan perilaku taruna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya daerah berperan signifikan dalam membentuk perilaku taruna, khususnya dalam aspek sikap hormat dan sopan santun (90%), disiplin dan tanggung jawab (80%), gotong royong dan kebersamaan (70%), serta kemampuan adaptasi terhadap perbedaan budaya (60%). Sementara itu, nilai kepemimpinan (50%) masih memerlukan pembinaan lebih lanjut melalui proses pendidikan kedinasan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa budaya daerah merupakan fondasi penting dalam pembentukan karakter taruna yang berintegritas, disiplin, dan mampu bekerja sama dalam lingkungan kedinasan yang multikultural.