Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Efektivitas Program Rehabilitasi Narapidana dalam Kebijakan Pemasyarakatan di Indonesia Fathoni, Achmad Robbi
Journal of Correctional Management Vol 2 No 1 (2025): Journal of Correctional Management (JCM)
Publisher : Polteknik Pengayoman Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52472/jcm.v2i1.530

Abstract

Penelitian ini mengkaji efektivitas program rehabilitasi narapidana dalam sistem pemasyarakatan Indonesia melalui tinjauan literatur sistematis. Tingginya tingkat residivisme di Indonesia menekankan perlunya program rehabilitasi yang efektif untuk mendukung reintegrasi sosial narapidana. Studi ini meninjau penelitian sebelumnya tentang berbagai jenis program rehabilitasi, termasuk pelatihan keterampilan, konseling psikologis, dan program pendidikan. Penelitian ini menyoroti peran penting faktor internal, seperti motivasi dan kesehatan mental narapidana, serta faktor eksternal, seperti kondisi overcrowding di lapas dan dukungan pasca-bebas, dalam menentukan keberhasilan program-program tersebut. Temuan menunjukkan bahwa meskipun program pelatihan keterampilan dan pendidikan dapat meningkatkan kemandirian ekonomi, intervensi psikologis, khususnya terapi perilaku kognitif (CBT), memiliki dampak yang lebih kuat dalam mengurangi perilaku kriminal. Namun, efektivitas program-program ini sering kali terhambat oleh tantangan struktural seperti keterbatasan sumber daya dan kesenjangan antara kebijakan dan pelaksanaannya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa program rehabilitasi yang komprehensif, disertai dengan dukungan pasca-bebas yang memadai, sangat penting untuk mengurangi tingkat residivisme dan meningkatkan reintegrasi sosial narapidana di Indonesia.
Rehabilitasi Melalui Ayat: Metode Qurani sebagai Jalan Transformasi Diri Narapidana Fathoni, Achmad Robbi
Journal of Correctional Management Vol 2 No 1 (2025): Journal of Correctional Management (JCM)
Publisher : Polteknik Pengayoman Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52472/jcm.v2i1.573

Abstract

This study aims to explore the impact of the Qurani method in teaching the Qur'an within correctional facilities, focusing on its effect on improving recitation skills and fostering religious character among inmates. The Qurani method, which employs a systematic and structured approach, helps participants gradually develop proficiency in reading the Qur'an. It consists of four stages: the introduction to Arabic letters, learning correct pronunciation with vowel marks, understanding tajwid rules, and practicing Qur'anic recitation with correct intonation. The method not only enhances technical skills in reading but also promotes spiritual and moral development, which are crucial for the rehabilitation of inmates. Despite its proven effectiveness, the implementation of this method faces challenges such as limited human resources, time constraints, and the varying motivation of inmates. Nevertheless, the Qurani method remains a promising tool for reintegrating inmates into society by improving their reading skills and instilling moral values.
Pendekatan Strategis untuk Memperkuat Kesehatan Mental Taruna X dalam Meningkatkan Prestasi Akademik dan Non Akademik di MPA Tingkat I Ginting, Dennis Adriano Imanuel; Puspita, Intan Kartika Danti; Yanthi, Ni Kadek Dwi Artha; Tumangken, Rivaldo; Simanungkalit, Willy Immanuel; Fathoni, Achmad Robbi
Empiricism Journal Vol. 6 No. 4: December 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/pq86vf34

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kesehatan mental Taruna X serta implikasinya terhadap prestasi akademik dan non-akademik di lingkungan pendidikan semi-militer. Pendekatan kualitatif digunakan untuk menggali secara mendalam dinamika psikologis taruna melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen institusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan fisik, tuntutan akademik yang tinggi, dan struktur disiplin yang ketat menjadi sumber utama stres, kelelahan mental, dan penurunan motivasi belajar. Namun demikian, ketahanan pribadi, kemampuan regulasi emosi, serta self-efficacy terbukti berperan sebagai faktor pelindung yang membantu taruna beradaptasi dan mempertahankan performa optimal. Dukungan sosial antar-taruna turut memperkuat kesejahteraan mental, sementara dukungan institusional yang masih bersifat reaktif menunjukkan adanya kebutuhan akan sistem pendampingan yang lebih preventif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan kesehatan mental taruna membutuhkan strategi yang terstruktur melalui program manajemen stres, konseling proaktif, dan intervensi berbasis ketahanan mental untuk meningkatkan prestasi akademik, kesiapan fisik, dan kualitas karakter taruna. Strategic Approaches to Strengthen the Mental Health of Cadets X in Improving Academic and Non-Academic Performanceat MPA Level I Abstract This study aims to analyze the factors that influence the mental health of Cadets X and examine their implications for academic and non-academic performance within a semi-military educational environment. A qualitative approach was employed to explore the psychological dynamics of the cadets through in-depth interviews, observations, and institutional document analysis. The findings indicate that physical demands, high academic pressure, and strict disciplinary structures are the primary sources of stress, mental fatigue, and declining learning motivation. However, personal resilience, emotional regulation skills, and self-efficacy function as protective factors that help cadets adapt and maintain optimal performance. Peer social support also contributes to strengthening mental well-being, while the institution’s reactive support system highlights the need for a more preventive mentoring structure. This study concludes that enhancing cadets’ mental health requires structured strategies through stress management programs, proactive counseling, and resilience-based interventions to improve academic performance, physical readiness, and character development.