Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Moderasi Beragama Sebagai Pilar Kebhinekaan: Telaah Pemikiran Kh. Hasyim Asy'ari dan Kh. Ahmad Dahlan Mohammad Dzaky Zaidan; Elisha Qotrunnada; Khansa Labiibah Hasna; Al bani Ridho Pratama; Abdul Fadhil
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 3 No. 4 (2025): Januari
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v3i4.674

Abstract

Religious moderation is an important pillar in Indonesia's diversity, because it functions as a bridge to embrace various differences and encourage tolerance between religious communities. In the context of diversity, religious figures have a central role in shaping the understanding and practice of moderation. This research aims to analyze the contributions and thoughts of K.H. Hasyim Asy'ari and K.H. Ahmad Dahlan regarding religious moderation, which is a pillar of diversity, and its relevance in religious life in Indonesia. Using a descriptive qualitative approach, this research analyzes the works and thoughts of the two figures through literature study and literature review. Data collection was carried out using a systematic analysis method to understand their thoughts and contributions in strengthening religious moderation in a multicultural society in Indonesia. It is hoped that this research can make a significant contribution to the development of the concept of religious moderation, not only in the context of religious life, but also in social interactions in various community groups in Indonesia, so that it can strengthen harmony and harmony in society in various aspects of daily life.
Peran Pendidikan Islam dalam Membentuk Solidaritas Sosial: Telaah Teori Fungsionalisme Mohammad Dzaky Zaidan; Al Bani Ridho Pratama; Alfina Meiza Fasya; Muhammad Hanif Fadhilah; Abdul Fadhil
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 4 No. 2 (2025): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v4i2.946

Abstract

Di tengah tantangan erosi solidaritas sosial, Pendidikan Islam seringkali dipandang berperan penting dalam menjaga kohesi masyarakat. Berangkat dari latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis bagaimana ajaran dan praktik dalam Pendidikan Islam berfungsi membangun solidaritas sosial melalui pendekatan Teori Fungsionalisme. Menggunakan metode studi pustaka kualitatif, penelitian ini mengkaji berbagai sumber data primer dan sekunder, termasuk literatur teoretis mengenai Fungsionalisme, Pendidikan Islam, serta artikel penelitian yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa elemen-elemen inti seperti ukhuwah Islamiyah, ta’awun, dan kegiatan kolektif secara fungsional bertindak sebagai mekanisme efektif untuk menanamkan kesadaran kolektif, memfasilitasi integrasi, dan mensosialisasikan nilai bersama. Kontribusi utama penelitian ini adalah menyediakan kerangka analisis sosiologis yang menjelaskan bagaimana institusi Pendidikan Islam secara sistematis menjalankan fungsi esensial seperti transmisi nilai dan penguatan ikatan sosial dalam memelihara stabilitas dan kohesi masyarakat, melampaui pemahaman deskriptif konvensional