Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap masalah gizi seperti kelebihan berat badan dan diperkirakan pada tahun 2030 akan ada 49,5 juta remaja dengan status gizi overweight. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media kuartet sebagai media edukasi tentang jajanan sehat untuk remaja usia 12-15 tahun dengan status gizi overweight. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation) untuk mengembangkan media edukasi dan pada tahap implementation dilakukan dengan metode Quasy Experimental dengan rancangan pre post-test with a control group. Penelitian ini melibatkan partisipasi tiga validator ahli dan 15 remaja sebagai calon pengguna. Pengumpulan data melalui wawancara dan kuesioner penilaian media. Jumlah sampel pada tahap implementation terdiri dari 36 remaja awal overweight. Analisis data menggunakan teknik deskriptif. Hasil penilaian kelayakan media oleh ahli diperoleh skor rata-rata 80% dengan kategori layak dan uji coba media pada kelompok calon pengguna diperoleh skor rata-rata 84,7% dengan kategori sangat layak. Kuartet jajanan sehat dapat digunakan sebagai media edukasi gizi jajanan sehat pada remaja usia 12-15 tahun dengan status gizi overweight. Uji beda skor pengetahuan jajanan sehat menggunakan analisis statistik Wilcoxon pada kelompok intervensi di tahap evaluation diperoleh nilai p=<0,001 sedangkan nilai p=0,618 pada kelompok kontrol. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan skor pengetahuan yang signifikan pada kelompok intervensi setelah 21 hari diberikan edukasi kuartet jajanan sehat.