Annisa Aqilah Haya
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

EFEKTIVITAS TERAPI ABA (APPLIED BEHAVIOUR ANALYSIS) TERHADAP ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS AUTIS Annisa Aqilah Haya; Tristiadi Ardi Ardani
Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 4 No. 3 (2024): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/empowerment.v4i3.1236

Abstract

Penelitian ini mengkaji efektivitas terapi Applied Behavior Analysis (ABA) dalam membantu perkembangan anak-anak berkebutuhan khusus, terutama yang mengalami gangguan spektrum autisme. Terapi ABA berfokus pada penguatan perilaku positif dan mengurangi perilaku yang tidak adaptif melalui pendekatan terstruktur dan sistematis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui studi pustaka atau kajian literatur dengan menganalisis berbagai literatur terkait penerapan ABA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ABA efektif dalam meningkatkan kemampuan sosial, komunikasi, dan perilaku adaptif pada anak-anak dengan autisme, terutama ketika diterapkan secara konsisten dan dini. Dukungan dari lingkungan keluarga serta intervensi tepat waktu menjadi faktor penting dalam keberhasilan terapi ini. Kesimpulannya, ABA merupakan pendekatan yang signifikan dalam membantu anak-anak autisme mencapai potensi mereka, meskipun membutuhkan komitmen jangka panjang. This study examines the effectiveness of Applied Behavior Analysis (ABA) therapy in helping the development of children with special needs, especially those with autism spectrum disorders. ABA therapy focuses on reinforcing positive behaviors and reducing non-adaptive behaviors through a structured and systematic approach. This study uses a qualitative method through literature study, by analyzing various literature related to the application of ABA. The results showed that ABA was effective in improving social, communication, and adaptive behavior skills in children with autism, especially when applied consistently and early. Support from the family environment as well as timely intervention are important factors in the success of this therapy. In conclusion, ABA is a significant approach in helping children with autism reach their potential, even if it requires a long-term commitment.
ANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS SLOW LEARNER DI SLB AUTIS LAB UM M Muhibullah; Ivana Eriska; Annisa Aqilah Haya; Tristiadi Ardi Ardani
Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 5 No. 1 (2025): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/empowerment.v5i1.1363

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan belajar siswa berkebutuhan khusus kategori slow learner di SLB Autis Lab Universitas Negeri Malang (UM). Slow learner adalah anak-anak yang memiliki keterbatasan kognitif, sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk memahami dan menguasai materi pembelajaran dibandingkan anak seusianya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan wawancara dan observasi untuk menggali informasi dari guru yang menangani siswa slow learner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan utama siswa slow learner meliputi pemahaman akademik yang rendah, kesulitan mengikuti instruksi kompleks, serta keterbatasan dalam interaksi sosial. Guru memainkan peran penting dengan menyesuaikan metode pembelajaran, seperti pengulangan materi, penggunaan media visual, dan pemberian instruksi sederhana. Selain itu, dukungan orang tua sangat diperlukan melalui bimbingan di rumah. Penelitian ini menyoroti pentingnya pendekatan holistik yang menggabungkan teori perkembangan kognitif, teori kecerdasan majemuk, dan dukungan emosional untuk membantu anak slow learner mencapai potensi optimal mereka. This research aims to analyze the learning difficulties of students with special needs in the slow learner category at the SLB Autism Lab, State University of Malang (UM). Slow learners are children who have cognitive limitations, so they take longer to understand and master learning material than children their age. This research uses qualitative methods with interviews and observations to gather information from teachers who work with slow learner students. The research results show that the main difficulties of slow learner students include low academic understanding, difficulty following complex instructions, and limitations in social interaction. Teachers play an important role by adapting learning methods, such as repeating material, using visual media, and providing simple instructions. Apart from that, parental support is very necessary through guidance at home. This research highlights the importance of a holistic approach that combines cognitive development theory, multiple intelligence theory, and emotional support to help slow learner children reach their optimal potential
STRATEGI PENGUATAN COPING STRESS MAHASISWA DALAM MENGHADAPI TEKANAN AKADEMIK DAN ORGANISASI: STUDI PADA BPH LSO TAHFIDZ AL-QUR’AN Annisa Aqilah Haya; Nayla Fithratuzzahara
Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 5 No. 2 (2025): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/empowerment.v5i2.1583

Abstract

Students who are actively involved in campus organizations often face dual pressures from academic demands and organizational responsibilities, which may trigger stress if not managed with adaptive coping skills. This study aims to evaluate the effectiveness of guided sharing sessions in enhancing stress coping abilities among student board members of LSO Tahfidz Al-Qur’an. Using a quantitative approach with a single-subject A-B-A experimental design, four selected participants took part in six intervention sessions involving group discussions, written reflections, and relaxation exercises. Pre-test results indicated a tendency toward maladaptive coping strategies, whereas post-test scores showed a significant increase in the use of adaptive coping mechanisms. The average coping score improved from 12.5 to 20.5. Qualitative data from participant reflections further supported these findings, revealing increased self-awareness and a stronger commitment to self-care. Thus, guided sharing sessions proved to be an effective and contextually relevant intervention to help students manage stress in the face of dual academic and organizational roles. Mahasiswa yang aktif dalam organisasi kerap menghadapi tekanan ganda dari tanggung jawab akademik dan kegiatan organisasi, yang dapat memicu stres jika tidak diimbangi dengan keterampilan coping yang adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas sharing session terbimbing dalam meningkatkan coping stress mahasiswa pengurus Badan Pengurus Harian (BPH) LSO Tahfidz Al-Qur’an. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen single subject A-B-A pada empat subjek terpilih. Intervensi dilakukan dalam enam sesi dengan metode diskusi kelompok, refleksi, dan latihan relaksasi. Hasil pre-test menunjukkan bahwa subjek cenderung menggunakan coping maladaptif, sementara post-test menunjukkan peningkatan signifikan pada strategi coping adaptif. Rata-rata skor coping meningkat dari 12,5 menjadi 20,5. Temuan ini diperkuat oleh data kualitatif berupa refleksi peserta yang menunjukkan peningkatan kesadaran diri dan komitmen terhadap self-care. Dengan demikian, sharing session terbimbing terbukti menjadi intervensi yang efektif dan relevan dalam membantu mahasiswa mengelola stres secara sehat di tengah peran ganda yang dijalani.
STRATEGI PENGUATAN COPING STRESS MAHASISWA DALAM MENGHADAPI TEKANAN AKADEMIK DAN ORGANISASI: STUDI PADA BPH LSO TAHFIDZ AL-QUR’AN Annisa Aqilah Haya; Nayla Fithratuzzahara
Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 5 No. 3 (2025): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/empowerment.v5i3.1597

Abstract

Students who are actively involved in campus organizations often face dual pressures from academic demands and organizational responsibilities, which may trigger stress if not managed with adaptive coping skills. This study aims to evaluate the effectiveness of guided sharing sessions in enhancing stress coping abilities among student board members of LSO Tahfidz Al-Qur’an. Using a quantitative approach with a single-subject A-B-A experimental design, four selected participants took part in six intervention sessions involving group discussions, written reflections, and relaxation exercises. Pre-test results indicated a tendency toward maladaptive coping strategies, whereas post-test scores showed a significant increase in the use of adaptive coping mechanisms. The average coping score improved from 12.5 to 20.5. Qualitative data from participant reflections further supported these findings, revealing increased self-awareness and a stronger commitment to self-care. Thus, guided sharing sessions proved to be an effective and contextually relevant intervention to help students manage stress in the face of dual academic and organizational roles. Mahasiswa yang aktif dalam organisasi kerap menghadapi tekanan ganda dari tanggung jawab akademik dan kegiatan organisasi, yang dapat memicu stres jika tidak diimbangi dengan keterampilan coping yang adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas sharing session terbimbing dalam meningkatkan coping stress mahasiswa pengurus Badan Pengurus Harian (BPH) LSO Tahfidz Al-Qur’an. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen single subject A-B-A pada empat subjek terpilih. Intervensi dilakukan dalam enam sesi dengan metode diskusi kelompok, refleksi, dan latihan relaksasi. Hasil pre-test menunjukkan bahwa subjek cenderung menggunakan coping maladaptif, sementara post-test menunjukkan peningkatan signifikan pada strategi coping adaptif. Rata-rata skor coping meningkat dari 12,5 menjadi 20,5. Temuan ini diperkuat oleh data kualitatif berupa refleksi peserta yang menunjukkan peningkatan kesadaran diri dan komitmen terhadap self-care. Dengan demikian, sharing session terbimbing terbukti menjadi intervensi yang efektif dan relevan dalam membantu mahasiswa mengelola stres secara sehat di tengah peran ganda yang dijalani.