Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Gangguan Tidur gengan Sleep Hygiene pada Anak Sekolah Dasar di UPT SD Negeri 009 Pulau Ramadhani, Revany Nur; Afiah, Afiah; Indrawati, Iin
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 4 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i4.144

Abstract

Gangguan tidur merupakan kondisi yang ditandai dengan jumlah, kualitas, atau waktu tidur. Dampak gangguan tidur adalah gangguan belajar, memori, perilaku. Sleep hygiene adalah sebuah terapi non- farmakologis untuk masalah gangguan tidur yang memaparkan pembentukan rutinitas tidur, pola tidur yang baik dan tidur secara berkualitas. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan gangguan tidur dengan sleep hygiene pada anak sekolah dasar di UPT SD Negeri 009 Pulau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian cross sectional. Penelitian dilakukan pada tanggal 27 Mei 2024 jumlah sampel 60 orang yang diperoleh menggunakan total sampling. Teknik mengmpulkan data menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat. Hasil uji fisher’s exast test menunjukkan ada hubungan antara gangguan tidur dengan sleep hygiene pada anak sekolah dasar di UPT SD Negeri 009 Pulau. Dengan diadakan penelitian ini diharapkan kepada penderita gangguan tidur dan sleep hygiene yang buruk agar dapat memperbaiki waktu tidur dan dapat tidur dengan lingkungan kondisi tempat tidur yang nyaman.
Penerapan Edukasi Perkembangan Motorik Kasar untuk Ny D yang Mempunyai Anak Usia 4-6 Tahun di Ruangan Poli Anak Ramadhani, Revany Nur; Sudiarti , Putri Eka; Kasumayanti, Erma
World Health Digital Journal Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/wolgitj.v2i1.66

Abstract

Edukasi merupakan proses pembelajaran yang bertujuan untuk mengembangkan potensi diri atau kualitas dari pola pikir dan pengetahuan dari suatu individu atau kelompok. Ibu adalah sebutan umum kepada seorang wanita atau perempuan yang sudah menikah dan mempunyai anak. Motorik kasar merupakan gerakan tubuh yang menggunakan otot-otot besar atau sebagian besar atau seluruh anggota tubuh yang dipengaruhi oleh kematangan anak itu sendiri  (Oramas, 2016). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan edukasi perkembangan motorik kasar untuk ibu yang mempunyai anak usia dini 4-6 tahun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan studi kasus pretest dan posttest. Hasil penelitian diketahui sebelum dilakukan penerapan edukasi responden memiliki pengetahuan rendah dan setelah dilakukan meningkat tinggi, responden  hanya bisa menjawab 1 pertanyaan dan mendapat skor 20 di pretest, dan bisa menjawab 4 soal  mendapat skor 80 di posttest. Kesimpulan penelitian ini yaitu edukasi perkembangan motorik kasar untuk ibu yang mempunyai anak usia dini 4-5 tahun untuk meningkatkan pengetahuan ibu. Hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh penerapan edukasi perkembangan motorik kasar untuk ibu yang mempunyai anak usia dini 4-6 tahun untuk meningkatkan pengetahuan ibu.